Dua Penguasa

Dua Penguasa
Bab179. Tamu


__ADS_3

Sudah berapa hari dilewatkan oleh Han Xiao, Bi Jiao, Ruan Jian dan Xia Shiva. Mereka berempat tenggelam dalam kultivasi bersama tersebut, dalam beberapa hari ini kekuatan tiga gadis itu meningkat banyak, tapi tidak untuk Han Xiao. Penyimpanan Qi pemilik Istana Dao sungguh bagaikan jurang tidak berdasar, semua kekuatan dari Ruan Jian hanya memberinya kemajuan sedikit saja.


Han Xiao membuka matanya lalu memberi arahan untuk Ruan Jian mengehentikan lantunan SUtra Matahari dan Bulan, menurut perhitungannya para 'Tamu' yang disebutkannya harus sudah datang hari ini.


"Han, kau sudah berkultivasinya?" Benar saja, suara Ne Zha terdengar dibalik pintu, sudah dipastikan bahwa para tamu sudah tiba karena Ne Zha sampai datang sendiri menggedor pintu.


"Sudah," jawab Han Xiao seraya membuka pintu.


Ne Zha mengangguk ringan, "Mereka sudah tiba, tapi ada sedikit masalah."


"Masalah?" Han Xiao menggernyitkan dahinya.


"Kekuatan menengah seluruhnya bergabung dalam aliansi, kini jumlah mereka melebihi angka dua ribu," jelas Ne Zha.


Han Xiao menggearuk kepalanya yang tak gatal, kekuatan menengah yang bergabung dalam aliansi sungguh tidak dalam hitungan mereka. Ketiga gadis yang mendengar informasi dari Ne Zha terkejut, mereka segera bangkit dan menanyakan ulang apakah itu benar atau bohong.


"Mereka semua kini sudah berada di luar kota, jika peserta berada di dalam kota tidak akan bisa diserang atau dibunuh, jadi mereka menunggu disana," terang Ne Zha.


"Aku tidak peduli, ayo kita kesana!" seru Han Xiao penuh semangat.


***


Sesampainya di halaman luar rumah milik tim Penguasa Generasi, Han Xiao melihat tim Yang Shui dan lainnya yang sudah bersiap untuk berperang.


"Sudah siap?!" tanya Han Xiao penuh semangat.


"Kepalamu sudah siap!" kutuk Yang Shui, sungguh dia juga terkejut ketika melihat para jenius kekuatan menengah seluruhnya bergabung dalam aliansi.


"Kalian semangat! Aku jamin hari ini adalah kemenangan terbesar kita! Kita akan mencetak sejarah di Benua Angin Selatan!" seru Han Xiao menyemangati para tim yang ada.


Entah bagaimana caranya, namun itu sangat berpengaruh. Para anggota tim segera bersemangat dan tubuh mereka merasakan sebuah peningkatan kekuatan, mungkin tidak besar. Tapi ini membuat mereka seolah terbakar oleh semangat juang.


Han Xiao tersenyum lebar melihat para tim terbius olehnya, ini adalah salah satu kehebatan memiliki Istana Dao, sebagai kekuatan mutlak alam, dia bisa mempengaruhi emosi seseorang.

__ADS_1


"Tamu kita sudah ada di depan, tidak baik kan jika kita tidak menyambutnya?" ujar Han Xiao.


Pemuda itu menghampiri Yang Qianfan dan menepuk bahu pemuda cantik tersebut, "Semangatlah, raih posisi tertinggi."


Yang Qianfan hanya mengangguk ringan sebelum memimpin pasukan yang diberikan padanya, setidaknya dia adalah yang palig berpengalaman dalam memimpin pasukan berperang karena beberapa kali Yang Qianfan berada di perbatasan untuk terlibat perang secara langsung.


Han Xiao dan Ne Zha mungkin lebih sering di medan perang, tapi dulu mereka adalah seorang dalang.


"Kupercayakan pasukan ini padamu, saudaraku," ujar Han Xiao lalu menghampiri Ruan Jian dan para gadis lainnya.


Ne Zha memperhatikan apa yang ingin dilakukan oleh Han Xiao, biasanya sahabatnya itu akan menjadi pintar secara mendadak jika dalam kondisi terdesak seperti ini, hal itu memungkinkan dia tidak perlu berpikir.


"Ada perubahan rencana, Ruan Jian akan ikut denganku bersama Bi Jiao dan dua lainnya yang memiliki Istana Bumi, lalu Su Lihwa bersama Ne Zha membawa Xia Shia dan dua lainnya yang juga Istana Bumi. Bing Xing kau bergabung dengan tim Yang Shui, kalian berdua akan sangat mengerikan jika melakukan serangan bersama, hanya dengan begini kita kan sukses," jelas Han Xiao secara singkat.


"Ayo Hwa'er," ajak Ne Zha lalu membawa Xia Shiva dan memilih anggota tim Yang Shui untuk mengikutinya.


"Penguasa Generasi!" Han Xiao berseru lantang hingga membuat tanah bergetar.


***


"Tenanglah, kami sudah memperhitungkan ini. Aku dan Ne Zha akan menaruh bayangan kami disana, untuk kekuatannya itu akan menyamai Istana Surga, namun itu hanya sementara. Juga ini sebagian dari taktik untuk membuat lawan senang dan lengah ketika mereka merasa telah berhasil membunuh bayangan kami," jawab Han Xiao.


***


Kata-kata Han Xiao saat pembahasan strategi begaung dikepala Yang Qianfan, Yang Shui dan tiga gadis pemilik Istana Surga lainnya, melihat kini ada Han Xiao dan Ne Zha lain yang sedang memimpin mereka menuju medan perang, mereka mulai mempercayai rencana dari Han Xiao dan Ne Zha.


Ketika sampai di luar gerbang kota, mereka segera dihadapkan oleh lautan manusia, jumlah dua ribu bukanlah hal yang sangat sedikit, itu sanggup memenuhi sebuah stadion bola di dunia Han Xiao yang lama.


"Benar-benar kalian mengikuti saranku eh?" Han Xiao berkata lalu tertawa dengan lantang.


"Hanya bayangan namun bermulut pedas seperti aslinya?" Yang Shui mendengus ringan.


Hampir semua jenius yang dipimpin oleh dua puluh jenius Istana Surga sebelumnya bergetar ringan ketika mendengar teriakan lantang Han Xiao yang menyerukan nama tim Penguasa Generasi.

__ADS_1


"Tidak usah banyak bicara, kami akan segera menghancurkan tim Penguasa Generasimu dan memburu kalian hingga tereliminasi!" Yin Cheng berteriak lantang, pribadi pemuda itu adalah yang paling mudah dibakar, dia seolah sumbu mesiu yang hanya membutuhkan percikan api dan meledak.


"HAHAHAHAHA... KITA LIHAT SIAPA YANG AKHIRNYA AKAN TERBUNUH!!! PENGUASA GENERASI!!! SERAAAAANG!!!" Han Xiao tertawa gila sebelum menyerukan teriakan memulai perang.


Yang Shui langsung melakukan Perubahan Tubuh, begitu juga dengan yang lainnya, tentu saja Yang Qianfan tidak ingin kalah. Tubuhnya segera diselimuti oleh nyala api yang sangat terang.


Sebuah teriakan nyaring terpancar dari tubuh pemuda tersebut, pasukan musuh segera terhenyak, terutama Zhao Ling. Tubuhnya bergetar ringan ketika berhasil mengidentifikasi Perubahan Tubuh milik Yang Qianfan.


Sebuah tanduk kecil tumbuh pada kepala Yang Qianfan, itu tidak membuatnya menjadi jelek, justru penampilannya semakin megesankan, Perubahan Tubuh milik Yang Qianfan adalah Qilin! Makhluk yang memiliki derajat sama dengan Naga dan Phoenix!


"Ayo maju!" Yang Qianfan berseru keras lalu menyerang maju bersama Han Xiao dan Ne Zha pada garis depan.


Para penonton diseluruh Benua Angin Selatan gempar ketika melihat perang yang dilakukan dalam dimensi tersebut, jumlah tim Penguasa Generasi bahkan tidak menggenapi lima puluh orang, namun mereka melawan lebih dari dua puluh ribu orang.


Mereka sudah menghitung ini hanyalah bunuh diri, tapi segera mereka semua tercekat ketika melihat delapan puluh Istana Takdir melayang diatas pasukan Penguasa Generasi, syok memenuhi sebagian besar orang yang menonton. Jika begitu, bukankah semua Jenius yang berada di tim Penguasa Generasi memiliki Sepuluh Istana Takdir?


Han Xiao dan Ne Zha bukan hanya membuat bayangan mereka, tapi mereka berdua juga mampu membentuk dua bayangan lain untuk mewakili Ruan Jian dan Su Lihwa dengan bantuan sedikit Qi dari Su Lihwa ataupun Ruan Jian, bisa dibilang Han Xiao dan Ne Zha menduplikat dua gadis tersebut. Maka dari itu dalam pasukan tersebut terlihat lengkap, namun nyatanya sepuluh orang telah pergi untuk menyergap.


***


**Bacotan Pengetik :


Update Mingguan : 14/14


Dengan ini bab reguler minggi ini telah terpenuhi, jika Pengetik sedang senggang di hari minggu maka akan menyempatkan untuk mengupdate Bonus Update. Ini bukan janji loh ya:v


Kalian support deh agar Pengetik ngetik bab baru untuk bonus update hari minggu.


Oh ya, Bab di Dua Penguasa itu semuanya anget, alias dibuat langsung Update. Jadi kalau mau Crazy Update maka Pengetik membuthkan setidaknya dua hari untuk menyempatkan waktu:')


See you!!!


*I Hope You Enjoy***...

__ADS_1


__ADS_2