
"Kalian yakin akan masuk kedalam sana?" Xiao Lei menatap Han Xiao dan lainnya.
"Memangnya kenapa? Itu hanya dimensi kecil," sahut Han Xiao ringan.
Xiao Lei tidak banyak bicara lagi, mengingat Patriark lama saja berani, kenapa lima monster kecil ini tidak berani?
"Sudahlah, terimakasih atas arahan jalan ini," ucap Han Xiao lalu masuk kedalam portal dengan santai.
Ne Zha dan Feng Jin juga segera mengikuti Han Xiao untuk masuk kedalam portal menuju Dunia Bawah.
"Kalian hati-hatilah," ujar Xiao Lei pada Xiao Jiang dan Xiao Wushuang.
"Baiklah ayah, tolong jaga ibu dengan benar," balas Xiao Jiang.
"Jika ada sesuatu lagi yang terjadi pada ibu..." Xiao Wushuang memicingkan matanya.
Xiao Lei menelan ludahnya ketika mendapati pandangan Wushuang yang menakutkan, hatinya terkekeh ketika dia sebagai ayah justru takut dengan anaknya. Tapi hukum di dunia ini adalah siapa yang kuat, maka dihormati. Xiao Wushuang masihlah bersikap sebagai anak padanya, dan itu sudah dia syukuri. Jika saja gadis itu mengamuk karena ibu nya terculik karena kelalaiannya, Xiao Lei tidak yakin masih bisa berdiri di dunia seperti saat ini.
Xiao Jiang dan Xiao Wushuang segera mengikuti kepergian Han Xiao, Ne Zha dan Feng Jin.
Ketika masuk kedalam portal, hal pertama yang mereka temukan adalah sebuah desa, dua gadis itu menggernyit heran.
"Ini tidak seperti yang kubayangkan," kata Xiao Wushuang, dalam kepalanya bayangan Dunia Bawah adalah sangat kelam dan menakutkan, sebuah dunia yang terbuat dari Gua raksasa gelap dan pengap, namun sepertinya itu sangat salah.
"Inilah dunia bawah, dunia ini sama seperti di luar sana. Orang akan berpikiran mengerikan tentang Dunia Bawah, namun aslinya, bahkan Dunia Bawah lebih indah dari dunia luar sana," ucap Han Xiao seraya mengigitkan Buah Neraka pada mulutnya.
Xiao Wushuang berdecak kagum atas keindahan dari dunia bawah, dia sungguh tidak menduga hal ini berada diluar pikirannya. Pantas saja sumberdaya dari Dunia Bawah yang dibawa oleh Patriark lama sangat beragam, dan yang paling penting adalah sumberdaya itu sangat berguna bagi kultivator manusia. Terutama untuk Klan Xiao.
"Kita tidak punya banyak waktu untuk mengurus hal lain di Dunia Bawah, ayo cepat kita menuju Istana Raja Tanduk Hitam dan pergi ke portal yang mereka buat," ujar Ne Zha lalu mengeluarkan Kuai You Shengqi.
__ADS_1
Han Xiao mengagguk ringan, dia masuk kedalam Kuai You Shengqi dan tertidur.
Xiao Jiang, Xiao Wushuang dan Feng Jin juga menyusul masuk kedalam Kuai You Shengqi, benar apa yang dikatakan oleh Ne Zha. Waktu mereka tidaklah banyak, Benua Angin Selatan kini tengah digempur oleh sembilan Raja Iblis.
Beruntung Han Xiao dan Ne Zha meninggalkan Po Houzi dan Python Batu Akik di Benua Angin Selatan. Setidaknya kini Benua Angin Selatan memiliki perlawanan untuk bertahan dari sembilan Raja Iblis.
Tentu saja Han Xiao dan Ne Zha tidak pergi tanpa persiapan, mereka bukan hanya meniggalkan She Yan dan Po Houzi, Han Xiao dan Ne Zha juga meningkatkan para tokoh kuat di Benua Angin selatan, seperti Dua Orang Suci, Tiga Petapa dan Para Kaisar.
Walaupun para Kaisar tidak menerima bimbingan langsung dari Han Xiao dan Ne Zha seperti Kaisar Yang Qian, tpai kekuatan mereka juga sudah meningkat drastis.
Ditambah dengan masih adanya Ras Sayap di Akademi, setidaknya kini Benua Angin Selatan masih sanggup bertahan hingga mereka berlima datang kesana.
Han Xiao dan Ne Zha berharap Benua Angin Selatan akan bertahan tanpa ada korban dari sosok yang mereka sayangi.
Perjalanan di Dunia Bawah sungguh menakjubkan, jika saja mereka tidak sedang terburu-buru. Mungkin memanen beberapa sumber daya bukan hal yang buruk.
Hal yang paling mengganjal adalah selama perjalanan, mereka tidak menemukan satupun Iblis di Dunia Bawah, dan tentu saja ini membuat resah Han Xiao dan Ne Zha.
"Zha percepat lagi," ucap Han Xiao, walaupun matanya tertutup, dia bisa merasakan hal ganjal di Dunia Bawah ini.
Ne Zha tidak menjawab, namun dia melajukan Kuai You Shengqi lebih cepat dari sebelumnya. Laju Kuai You Shengqi kini telah mencapai puncaknya.
Feng Jin, Xiao Jiang dan Xiao Wushuang berpegang erat pada kursi mereka. Ini baru kali pertama mereka merasakan kecepatan penuh dari Kuai You Shengqi.
Han Xiao sendiri masih ememjamkan matanya seolah tidak sedang dalam perjalanan yang sangat kilat.
Membutuhkan satu jam bahkan dengan kecepatan penuh Kuai You Shengqi, kini mereka telah sampai pada sebuah Istana yang sangat megah.
"Dengan kecepatan seperti ini, aku yakin jika di Benua Kayu Tengah, selama satu jam sudah cukup untuk memutari dua kali Benua." Xiao Jiang dengan sedikit gemetar berkomentar tentang kecepatan Kuai You Shengqi.
__ADS_1
Han Xiao terkekeh ketika melihat tiga gadis itu berjalan dengan gemetar, itu juga pernah terjadi padanya di dunia yang lama ketika merasakan kecepatan mobil tercepat di dunia itu, namun hal itu tidak membuatnya kapok, justru dia menemukan hal yang disukainya.
"Ayo kita masuk kedalam," ajak Ne Zha lalu melangkahkan kaki masuk kedalam Istana besar tersebut.
Han Xiao mengangguk untuk mengikuti Ne Zha.
Perasaan mereka semakin khawatir ketika tidak ada satupun penjaga di Istana besar tersebut, di sepanjang jalan terpasang bendera bergambarkan tengkorak yang memiliki Tanjuk Hitam. Ini menunjukan bahwa Istana ini adalah milik Klan Tanduk Hitam.
"Kita harus secepat mungkin pergi ke Benua Angin Selatan!" Han Xiao dengan khawatir langsung menerobos pintu raksasa Istana dan menghancurkannya.
Ne Zha menggelengkan kepalanya ringan melihat tingkah Han Xiao, dia hanya bisa mengikuti pemuda tersebut untuk mencari pintu yag dibuat oleh Kaisar Iblis untuk Ras Iblis berpindah ke Benua Angin Selatan.
Han Xiao sangat peka dengan pergolakan ruang karena memiliki Kekuatan Ruang pada Kekuatan Mutla miliknya.
Hingga tidak butuh waktu lama untuk pemuda itu menemukan sebuah portal seperti lubang hitam, senyum Han Xiao menjadi lebar ketika menemukan portal tersebut.
"Bagus, mereka meninggalkan portal untuk jalan pulang. Namun siapa sangka itu akan menjadi jalan kematian mereka?" kekeh Han Xiao.
"Hey ada orang disana?!" Sebuah pekikan nyaring segera menyita perhatian Han Xiao, Ne Zha dan lainnya.
"Siapa orang disana? Apakah Ras Iblis 6ang tertinggal?" Feng Jin mengerutkan dahinya.
Ne Zha menggelengkan kepalanya, "Bukan, dia bukan bagus dari Ras Iblis," ujar Ne Zha untuk menanggapi.
"Lalu? Apakah dia manusia?" tanya Feng Jin.
***
Update Mingguan : 13/14
__ADS_1
Update Merdeka : 17/75