
Kaisar Yang Qian bersama Ling Tian sang Pillar Gila kembali ke daerah Selatan yang merupakan Kekaisaran Yang, mereka melakukan rapat di Akademi, hal itu dilakukan agar mengambil jalan tengah.
Ketika baru saja separuh perjalanan, kapal terbang yang membawa Kaisar Yang Qian dan Ling Tian terguncang.
"Ada apa?" Kaisar Yang Qian mengerutkan dahinya, dia segera menuju dek untuk melihat langsung masalah tersebut.
"Hahahaha! Kau akan mati hari ini Yang Qian!" Sebuah teriakan nyaring dan menggema terdengar dari berbagai arah.
Aura mengerikan segera tersebar memenuhi kapal terbang Kekaisaran Yang tersebut.
Ling Tian, Diqiu Zongli serta Linghun Jundao juga keluar untuk melihat situasi tersebut.
"Ini aura dari Raja Iblis Sisik Baja!" Ling Tian berhambur maju untuk berdiri bersampingan dengan Kaisar Yang Qian, dia mengetahui bahwa Raja Iblisyang satu ini sangat menyulitkan karena kulitnya yang dipenuhi oleh sisik yang sangat tebal dan tajam.
Iblis yang satu ini sangat sulit dilukai dan dibunuh, untung saja jumlah mereka tidaklah banyak, juga mereka memiliki reprodksi paling kecil jika dibandingkan dengan Ras lainnya, pertahun hanya akan ada lima puluh anak Iblis baru pada Klan tersebut. Berbanding jauh dengan Klan lainnya yang bisa menghasilkan ratusan iblis muda disetiap tahunnya.
Tapi meskipun jumlah mereka sedikit, tidak ada dari Klan lain yang mengejejk mereka, itu karena mereka sangat sulit untuk dibunuh!
"Sebentar, ini tidak hanya Raja Iblis Sisik Baja yang datang!" Ling Tian mengerutkan dahinya penuh waspada ketika merasakan tiga aura mengerikan lainnya.
"Sialan empat raja Iblis ada disini!" Ling Tian mengutuk keras ketika berhasil mengetahui siapa saja yang datang kali ini bersama Raja Iblis Sisik Baja.
Wjah Kaisar Yang Qian menjadi pucat, dia baru saja menembus Alam Dewa, jadi kekuatannya masih jauh dengan para Raja Iblis ini. Walaupun dia bisa bertarung seimbang, tapi hanya dengan satu Raja Iblis. Dan kni muncul empat raja Iblis sekaigus di tempat ini menghadangnya!
"Berapa persentase kita melarikan diri?" Kaisar Yang Qian menatap Ling Tian.
"Hahaha, melarikan diri? Tidak ada dalam kamus bahasaku Ling Tian sang petapa gila kata tersebut. Kita akan berjuang hingga tetes darah terakhir, aku tidak peduli bahkan jika mereka berempat adalah Raja Iblis," sahut Ling Tian dengan tawa yang sangat gila.
Senyum simpul tercetak pada bibir Kaisar Yang Qian, memang dia salah karena melupakan bahwa orang disampingnya ini adalah orang yang sangat gila akan pertarungan.
"Tidak ada jalan untuk kalian melarikan diri, terima saja kematian kalian! Hahahaha!" Raja Iblis Sisik Baja berteriak penuh arogan ketika tiga Raja Iblis lainnya muncul dan terbang disampingnya.
__ADS_1
"Ya, setidaknya jika aku mati, aku harus menyeret salah satu dari kalian." Kaisar Yang Qian terkekeh ketika menanggapi hal tersebut.
Kaisar Yang Qian menatap Ling Tian lalu mengangguk ringan sebelum melesat ke langit untuk saling berhadapan dengan empat Raja Iblis.
"Kalian serang ketika ada kesempatan emas, jika tidak ada. Kalian lebih baik diam agar tidak tejadi hal yang tidak perlu," ujar Ling Tian seraya menatap Linghun Jundao dan Diqiu Zongli.
Dua pemuda itu mengagguk bersamaan untuk menaggapi Ling Tian, melihat keduanya menurut, segera saja Ling Tian terbang ke samping Kaisar Yang Qian yang sudah bertatap muka dengan empat Raja Iblis.
"Ya, bantu luruskan tulangku yang tua ini." Kaisar Yang Qian meregangkan tubuhnya sebelum mengeluarkan aura yang sangat menakutkan, aura kehidupan dari tubuhnya menjadi sangat kuat dan tebal, juga kekuatannya kini naik berkali-kali lipat.
Ling Tian tersenyum kecil, dia mengadukan tinjunya lalu mengeluarkan Kekuatan Kehancuran yang sangat besar dari tubuhnya, dia juga habis-habisan mengeluarkan kekuatan yang dia milikki.
Tanpa aba-aba baik Ling Tian ataupun Kaisar Yang Qian menyerang maju kearah empat Raja Iblis.
Raja Iblis Sisik Baja mendengus ringan ketika melihat dua manusia yang sangat sombong dihadapannya, "Bunuh mereka!" seru Raja Iblis Sisik Baja seraya menyambut serangan dari Ling Tian.
BOOOOOM!!!
Suara ledakan demi ledakan bergema ketika Ling Tian dan Raja Iblis Sisik Baja bertukar serangan, Ling tian menghadapi dua Raja Iblis sekaligus, yaitu Raja Iblis Sisik Baja dan Raja Iblis Kulit Putih yang baru saja diangkat menjadi raja Iblis.
Kaisar yang Qian disisi lain yang melawan dua Raja Iblis terlihat jelas bahwa dia tengah ditekan sampai hanya bisa dalam kondisi pasif bertahan.
Linghun Jundao dan Diqiu Zongli sungguh meringis ketika melihat dua Pillar Benua Angin Selatan tengah ditekan.
"Apa yang harus kita lakukan?" Diqiu Zongli bertanya pada Linghun Jundao.
Linghun Jundao mengangkat bahunya ringan, "Hanya menonton mungkin," ujarnya.
"Hahaha, kalian akan melawan kami!" suara tawa yang nyaring terdengar dari arah timur kapal.
Linghun Jundao dan Diqiu Zongli mengerutkan dahi sebelum mengalihkan pandangan mereka untuk melihat ke arah suara.
__ADS_1
Empat sosok Iblis muda terbang kearah mereka dengan kecepatan yang sangat cepat, bahkan ketika hendak mencapai kapal, mereka tidak mengurangi kecepatan terbang mereka. Tubuh keempat Ilis muda itu berhambur untuk menambrak Linghun Jundao dan Diqiu Zongli.
Dua Pemuda itu tersenyum kecil ketika berpandangan, tatapan mereka segera terarah sangat dingin pada empat Iblis muda dihadapan mereka.
"Bagus ada kalian, kami akan bosan jika harus menonton pertarungan para senior," kekeh Diqiu Zongli.
"Hmph! Menggali kuburmu sendiri?!" Iblis muda itu mendengus marah.
Diqiu Zongli adalah maniak pertarungan semenjak memiliki kekuatan Keputusasaan, dia selalu menantang orang yang memiliki kultivasi lebih tinggi dari dirinya. Dia bahkan menantang satu persatu Patriark dari Sekte Menengah dan Besar. Biarpun beberapa berakhir dengan kekalahannya, tapi kekuatan pemuda itu terus meningkat. Belum lagi pertarungan dengan Ras Iblis beberapa saat yang lalu membuat kekuatannya terus meningkat.
Linghun Jundao tidak bisa dianggap remeh, ketika dua Iblis muda berhantaman dengannya, segera saja sebuah kekacauan terbentuk disekitar tubuhnya, Iblis muda yang mendekatinya juga menjadi sedikit kesulitan karena kekacauan yang diciptakan oleh Linghun Jundao.
BAAAAM!!!
BOOOOOM!!!
Jurus demi jurus, serangan demi serangan mereka tukar untuk saling melawan satu sama lain. Namun, baik Diqiu Zongli ataupun Linghun Jundao tidak terlihat kesulitan ketika berhadapan dengan dua Iblis muda yang menyandang Pangeran Iblis tersebut.
"Hahaha! Hanya seperti ini kekuatan dari Pangeran Iblis? Gelar kalian terlalu berlebihan!" ceplos Diqiu Zongli dengan tajam ketika berhasil memukul mundur dua Pangeran Iblis tersebut.
"Jika dihadapan tuan muda, mungkin hanya jentikan jari atau bersinnya saja sudah cukup untuk membunuh kalian, hahaha," cerca Diqiu Zongli dengan sarkas dan tak kenal ampun untuk mengejek.
"Kami tidak bisa dibandingkan dengan manusia rendahan seperti kalian!" Salah satu Pangeran Iblis itu mengeram marah karena ejekan dari Diqiu Zongli.
"Jika kami rendahan, lalu kalian apa? Lebih rendah?" Diqiu Zongli semakin tertawa kencang.
***
Update Mingguan : 14/14
Update Merdeka : 21/75
__ADS_1