Dua Penguasa

Dua Penguasa
Bab321. Markas Ras Jijian


__ADS_3

Dibawah arahan dari Shuiyu, Han Xiao sampai di markas Ras Jijian dalam waktu kurang lebih satu jam perjalanan, ternyata markas itu terletak jauh dari pusat kota.


Markas Ras Jijian berada di bagian palung lautan yang masih bagian dari Kota Bawah Laut, ketika sampai di sana. Han Xiao melihat sebuah gua raksasa. Kota Bawah Laut sama seperti kota di luar air, memiliki udara karena ada sebuah Rune Formasi yang memisakan air dan udara dibawah laut ini. Sehingga Han Xiao dan Manusia lain bisa bernapas dengan normal.


Shuiyu memberitahu Han Xiao bahwa Ras Jijian bermarkas di gua tersebut.


Alis Han Xiao berkerut ketika merasakan aura familiar didalam sana, "Sebuah keberuntungan," batin Han Xiao.


"Kau ikut masuk membuat onar atau tetap diam disini?" tanya Han Xiao.


Shuiyu terdiam sebentar sebelum mengeluarkan pilihannya bahwa dia ingin ikut untuk melihat Han Xiao membuat onar.


"Itu akan menjadi tontonnan luar biasa," kekeh Han Xiao lalu masuk kedalam gua.


Ketika masuk kedalam gua sekitar beberrapa puluh meter, Han Xiao dan Shuiyu disambut oleh Ras Jijian yang sedang berpatroli, kelompok itu terdiri dari dua puluh Ras Jijian bersenjatakan tombak. Dua puluh Ras Jijian bukanlah masalah untuk Han Xiao, kelompok itu dengan mudah dibersihkan oleh Han Xiao, dia juga tidak lupa mengambil Tendon Naga dari Ras jijian.


Shuiyu takjub melihat Han Xiao yang tidak bergerak tapi sanggup membuat dua puluh Ras Jijian yang berada di Alam Roh meledak dan hanya menyisakan Tendon Naga mereka saja.


"Jenius yang sesungguhnya, apakah mungkin dia adalah Jenius dari Alam Semesta lain?" Shuiyu sudah mengetahui bahwa ada Jenius yang dilatih oleh Kaisar secara langsung, dia berpikir Han Xiao dan Ne Zha adalah salah satu dari Jenius yang dilatih oleh Kaisar.


Dan itu bisa dibilang benar, Xian Chin sendiri melatih Han Xiao dan Ne Zha walaupun tidak secara langsung.


***


Gua yang terlihat pendek dari luar itu ternyata menjorok kedalam Shuiyu tidak bisa menghitung lagi berapa Ras Jijian yang dibunuholeh Han Xiao selama perjalanan.


"Hey, bukankah jika kau membunuh semuanya ketika bertemu. Bukankah keberadaan kita tidak akan diketahui?" Shuiyu sedikit heran karena Han Xiao mengatakan di jalan bahwa rencananya adalah membuat Ras jijian mengetahui keberadaannya. Tapi pemuda itu selalu membersihkan Ras Jijian ketika mereka bertemu dengan kelompok.

__ADS_1


Han Xiao tersenyum riang seperti biasanya, "Siapa bilang mereka tidak mengetahui keberadaan kita? Sebentar lagi ribuan dari mereka akan keluar."


Pemuda itu sudah merasa cukup, sehingga dia memilih untuk kembali keluar gua, dengan kecepatan terbangnya. Han Xiao hanya membutuhkan beberapa detik saja membawa Shuiyu keluar dari gua.


Han Xiao duduk lalu mengeluarkan beberapa Tendon Naga dan bumbu, dia menyalakan api dan mulai membakar Tendon Naga untuk dia konsumsi seraya menunggu Ras Jijian.


Shuiyu menatap aneh pada Han Xiao, sungguh pemuda yang satu ini sangat unik baginya. Pemuda itu terlihat sangat santai dalam menangani apapun, lalu Ne Zha yang dalam pandangannya selalu serius dan sangat misterius.


"Aku tahu aku sangat tampan, janganlah menatapku seperti itu," ceplos Han Xiao seraya menyantap Tendon Naga yang baru saja matang.


"Arghhh! Sungguh nikmat!" Han Xiao tidak berhenti mengigit Tendon Naga terus menerus hingga memenuhi mulutnya.


Shuiyu menggelengkan kepalanya ketika melihat tingkah Han Xiao, dia belum pernah diabaikan sebelumnya jika bertemu lawan jenis, tetapi Han Xiao dan Ne Zha ini berprilaku seolah dia tidak masuk dalam pandangan mereka. Biarpun Han Xiao sering menggodanya tapi jelas terlihat itu hanya sebuah candaan.


"Di matamu sepertinya lebih menarik Tendon Naga daripada diriku," ketus Shuiyu dalam hati.


Mata Shuiyu melotot ketika mendengar Han Xiao menyahutinya.


"Ya kau benar, aku bisa mendengar suara hatimu," ujar Han Xiao membuat Shuiyu semakin terkejut dan waspada.


Han Xiao yang sudah menginjak ranah Dewa Sejati memiliki sebuah keistimewaan, yaitu bisa mendengarkan suara hati orang lain. Itupun entah kenapa dia dapatkan, padahal dia bertanya pada Ne Zha, pemuda itu tidak mendapatkan hal tersebut.


Saat hendak saja Shuiyu memprotes Han Xiao yang dengan sembarangan membaca hatinya, suara gemuruh terdengar dari gua.


Wajah Shuiyu menjadi pucat ketika merasakan bahwa jumlah Ras jijian yang sedang keluar melebihi dari informasi yang didapatkannya, setidaknya itu berjumlah puluhan kali lebih banyak!


"Kita harus melarikan diri!" Shuiyu menarik kerah baju Han Xiao, tapi pemuda itu tidak bergeming.

__ADS_1


Han Xiao masih dengan santai memakan Tendon Naga.


Shuiyu yang melihat Han Xiao masih santai seperti itu sungguh semakin cemas, Ras Jijian pasti akan langsung menyerang Han Xiao tanpa basa-basi karena Han Xiao tengah memakan Tendon Naga.


"Beraninya kau Manusia!" teriakan nyaring bergema ketika gerombolan Ras Jijian telah keluar dari gua dan melihat Han Xiao yang sedang santai memakan Tendon Naga.


Amarah Ras Jijian semakin memuncak, sebelumnya mereka mengetahui ada yang menyusup dan membunuh banyak dari petugas patroli, dan kini ada Manusia yang secara terang-terangan memakan Tendon Naga dihadapan mereka.


Han Xiao menaikan alisnya, dia menatap Ras Jijian yang kini mulai mengelilinginya dan Shuiyu.


"Tunggu sebentar, sangat sayang jika ini tidak dihabiskan," ujar Han Xiao dengan penuh makanan pada mulutnya.


Ras Jijian semakin marah, tanpa basa-basi lagi mereka menyerang Han Xiao dari berbagai arah. Han Xiao tetap santai dan tidak perduli dengan Ras Jijian, dia masih mengunyah dan memasukan kembali Tendon Naga yang ada dihadapannya.


Yang panik adalah Shuiyu, dia segera menarik pedang besar di punggungnya dan menebaskan pada Ras Jijian yang mendekati mereka berdua. Dia sungguh tidak habis pikir dengan Han Xiao yang masih memiliki nafsu makan ditengah Ribuan musuh.


Shuiyu mengayunkan Pedang besarnya dengan sangat kuat dan indah, dia mengeluarkan jurus-jurus yang dimilikinya untuk membunuh satu persatu Ras Jijian yang menyerang, sesekali matanya terarah pada Han Xiao yang masih nyaman makan. Dilihatnya bahkan Han Xiao tampak menikmati makan seraya menonton pertarungannya melawan Ras Jijian.


"Orang ini sudah gila!" gerutu Shuiyu seraya menebas sepuluh Ras Jijian yang menyerang secara bersamaan.


Shuiyu menggunakan serangan yang berdampak besar, kini hanya menyisakan ruang melingkar untuk dirinya melindungi Han Xiao yang asik makan, serangan dari berbagai arah berhasil dia tangkis dan kembali menyerang untuk membunuh Ras Jijian.


"Apa yang kau lakukan?!" ketus Shuiyu mulai kesal setelah setengah jam bertarung, tapi seolah tidak ada habisnya Ras Jijian ini. Sedangkan Han Xiao masih asik membakar Tendon Naga lagi dan memakannya.


***


Update Mingguan : 14/14

__ADS_1


Update Merdeka : 65/75


__ADS_2