
"Yang Shui?" Seorang gadis yang melihat Yang Shui sedikit terkejut, tapi segera dia bersikap santai dan menatap Yang Shui penuh provokasi.
"Huo Yan, berapa lama kita tidak bertemu," balas Yang Shui dengan tenang dan lembut.
Ling Ba dan anggota tim Yang Shui yang lainnya sudah mengambil langkah mundur, begitu juga para anggota tim Huo Yan, mereka mengetahui jelas bahwa dua gadis cantik ini adalah rival abadi. Kekuatan mereka Api dan Air, saling bertolak belakang, juga prilaku mereka pun sangat bertentangan.
Bukan rahasia umum tentang perseteruan mereka, walaupun Gunung Giok tidak memiliki perseteruan dengan Kekaisaran Yang, namun mereka para gadis akan berseteru hanya untuk menunjukan merekalah yang paling kuat dan paling cantik.
Tubuh Yang Shui segera dikelilingi oleh gelombang air yang membesar dan mulai menjadi riak bagaikan ombak, disisi lain Huo Yan sudah menjadi sosok manusia api, namn dia terlihat sangat anggun bagaikan peri api.
Roh Beladiri Huo Yan adalah Roh Beladiri Api, walaupun Yang Qianfan memiliki Roh Beladiri APi, namun keduanya berbeda. Tidak ada yang mana lebih kuat, Roh Beladriri milik Yang Qianfan atau Huo Yan.
Untuk Delapan Warna sendiri, itu hanya sebuah ranking yang diberikan kepada Jenius Kekaisaran, sedangkan Jenius Sekte memiliki ranking lain yang disebut seratus Kebanggan Surga.
Tidak berlebihan pada nama rangking para jenius sekte, karena pada generasi ini para sekte seolah diberkahi oleh surga untuk mendapatkan murid yang sangat mengerikan. Dan Huo Yan adalah salah satu dari seratus kebanggan surga. Gadis itu mendapatkan julukan Gadis Dewi Api. Karena dalam pengamatan, hanya Huo Yan lah yang memiliki kesetaraan dalam Kekuatan Roh Beladiri Api dengan Yang Qianfan.
"Sekarang kita berada di tingkat yang sama, apakah kau kira aku akan kalah seperti saat itu?" kilah Huo Yan saat berjalan secara perlahan menghampiri Yang Shui, segera sembilan Istana Takdir muncul dari meridian Neigong Huo Yan, dia ingin menggunakan kekuatan penuhnya untuk melawan Yang Shui.
Yang Shui menatap penuh ejekan ketika melihat bahwa Huo Yan memiliki sembilan Istana Takdir, "Hanya segitu kekuatanmu," ujar Yang Shui lalu menyerang maju.
Huo Yan kesal karena melihat Yang Shui tidak menggunakan Istana Takdir untuk memperkuat diri, itu berarti Yang Shui tidaklah menggunakan kekuatan penuh untuk melawannya.
"Ah sayang sekali tidak ada makanan untuk menemani menonton pertunjukan ini," ucap She Moxie seraya duduk dengan malas.
BAAAAM!!!
__ADS_1
Sebuah ledakan besar terjadi ketika Yang Shui dan Huo Yan beradu pukulan dan saling bertukar jurus, baik api ataupun air tidak ada yang ingin mengalah, mereka meledak dalam kekuatan yang mengerikan ketika bertemu, jika biasanya api akan lenyap saat terkena api, atau air akan menguap ketika terbakar api. Namun disini tidak terjadi, seolah baik api ataupun air itu adalah elemen yang sangat kuat hingga tidak ingin kalah pada masing-masing.
Asap putih sudah memenuhi area pertarungan mereka, tidak ada yang tahu itu disebabkan oleh air yang menguap atau asap dari api yang padam oleh air.
Yang Shui melemparkan sebuah serangan tapak pada Huo Yan seraya berseru rendah, "Tapak kemarahan Dewi Air!"
Huo Yan terkejut dengan jurus yang baru saja dilemparkan oleh Yang Shui, itu karena dibeberapa pertarungan mereka sebelumnya Huo Yan tidak pernah melihat Yang Shui menggunakan jurus tersebut.
"Pukulan Api Mengamuk!" Huo Yan tentu tidak ingin kalah, dia segera mengeleuarkan jurus terkuatnya untuk menahan serangan Yang Shui.
Sebuah senyum terluas pada sudut bibir Yang Shui, sungguh dia sangat hafal terhadap jurus yang digunakan olehg Huo Yan, itu adalah jurus terkuat Elemen Api yang dimiliki oleh Sekte Gunung Giok.
BOOOOOOOM!!!
Kedua jurus itu beradu, sebuah ledakan ang sangat besar terjadi, hingga bahkan anggota tim mereka yang sudah mundur pun harus rela terpental karena efek dari gelombang kejut yang sangat besar dari dua pertemuan jurus besar tersebut.
***
Bukan hanya anggota tim mereka sendiri terhempas, pertukaran kedua gadis itu secara tidak sengaja membuat luka pada anggota tim mereka.
Decakan kagum terdengar dari mana-mana, tapi mereka tidak bertindak berlebihan karena sudah melihat penbantaian yang Han Xiao lakukan sendirian. Pemuda berambut kebiruan itu membunuh jenius Istana Surga bahkan sebelum lawannya menyadari gerakannya. Bukan serangan menyelinap, tapi itu sangat mematikan.
"Sungguh mengagumkan para jenius di genrasi ini," komentar Dekan Li.
Tatapan Dekan Meili tengah terfokus pada pertarungan Yang Shui melawan Huo Yan, "Kini aku paham kenapa para presiden mengumumkan bahwa kultivasi tidak dibatasi, dengan begitu maka kekuatan mereka akan memuncak saat berada di Ekspansi Istana dan mereka akan membiasakannya dalam Dimensi ini untuk kedepannya."
__ADS_1
Dekan lainnya hanya mengangguk dan melanjutkan menonton pertarungan.
***
Yang Shi dan Huo Yan terpental mundur beberapa langkah, tapi jika dilihat, langkah yang diambil oleh Huo Yan lima langkah lebih banyak dari Yang Shui.
Tubuh Huo Yan masih dikelilingi oleh sembilan Istana Takdir yang memberikan penyembuhan padanya, matanya menatap sengit pada Yang Shui. Gadis air itu masih tidak menggunakan Istana Takdirnya dalam pertarungan ini, juga gelombang air disekitar tubuhnya msihlah utuh, sedangkan dirinya kini sudah tidak lagi kelilingi oleh api seperti sebelumnya.
"Tidak! aku tidak akan kalah darimu!" seru Huo Yan lalu melakukan mudra tangan rumit, dalam sekejap tubuhnya segera terpenuhi lagi oleh api. Juga kini tumbuh sepasang sayap Vermilion yang sangat indah pada punggung Huo Yan.
"Oh memakai Perubahan Tubuh? Kenapa tidak dari awal saja." Yang Shui tersenyum lembut, tapi bagi Huo Yan, senyum itu tak lebih dari mengejeknya.
"Kali ini aku akan memberikan pertunjukan yang menarik untukmu," tandas Huo Yan lalu menyerang maju sekali lagi. Istana Takdirnya juga kini memberikan kekuatan lebih banyak lagi dari sebelumnya.
Ekspresi Yang Shui tidak berubah, justru dia terlihat lebih tenang sebelum menutup matanya perlahan, Yang Shui membentuk mudra tangan tak kalah rumit dari Huo Yan. Dari punggung Yang Shui tumbuh sebuah sayap berwarna biru, namun itu terlihat seperti sayap kelelawar. Tidak! Itu adalah sayap dari seekor Naga!
Mulut para Dekan terkejut ketika melihat Perubahan Tubuh milik Yang Shui adalah naga Air yang sangat mengerikan, tidak heran jika kekuatan gadis itu sangatlah mengerikan. Tenyata gadis itu membentuk Inti Perubahan dari seekor Naga!
***
**Bacotan Pengetik :
Update Mingguan : 4/14
GENGS!!! PENGETIK ADA REKOMENDASI UNTUK PENULIS BARU, JIKA KALIAN INGIN BELAJAR TENTANG KEPENULISAN. DI SASTRA AMATIR INILAH TEMPAT YANG TEPAT!!!
__ADS_1
SASTRA AMATIR ADALAH GRUP KEPENULISAN YANG PENGETIK DAN TEMEN PENGETIK BANGUN DARI NOL SATU TAHUN YANG LALU. DISANA KALIAN BISA BELAJAR BANYAK HAL ATAU BERTANYA SEPUTAR KEPENULISAN😉**