Dua Penguasa

Dua Penguasa
Bab489. Shen Yaozu


__ADS_3

Benar tebakan Han Xiao, Bintang Misterius yang dibawa oleh Kaisar Dewa adalah Artefak Ilahi! Dan juga dari perbincangan Kaisar Dewa dengan Kaisar lainnya, Artefak Ilahi ini memiliki kegunaan untuk memanggil Dewa, tapi Dewa apa? Apakah Klan Dewa? Tidak ada yang tahu, para Kaisar di sini hanya bisa menatap penuh penasaran serta kecemasan, hanya Kaisar Dewa yang mengetahui siapa yang akan dia panggil melewati Mutiara Pemanggil Dewa menggunakan banyak korban hingga tak terhitung dari puluhan Alam Semesta.


"Kalian tunggu saja, janji itu pasti akan aku tepati, mudah untuk membawa kalian ke Tiga Alam Utama dari jurang dalam ini." Kaisar Dewa menatap lima Kaisar di belakangnya.


Lima Kaisar tersenyum pahit, jika bukan karena janji dan godaan yang diberikan oleh Kaisar Dewa, mereka tidak ingin mengorbankan makhluk hidup yang mereka ciptakan. Godaan untuk mencapai tingkat yang lebih tinggi sangat menggiurkan hingga tidak bisa ditolak! Kaisar Dewa benar-benar berasal dari Klan Dewa Alam Semesta Dewa, dia sudah memberikan detail tentang Tiga Alam Utama tiga juta tahun yang lalu ketika perang dengan Alam Semesta Waktu pecah.


Jika dahulu penyebab mereka membentuk Aliansi untuk membunuh Zi Yao, sekarang tujuan mereka adalah untuk keluar dari Kesatuan Monster Darah dan mencapai kekuatan seperti Zi Yao. Kaisar Dewa memberitahu mereka bahwa Zi Yao adalah salah satu orang yang berasal dari Tiga Alam Utama, terlebih lagi Zi Yao dari Alam Langit! Itu adalah Alam terkuat dari Tiga Alam Utama! Lima Kaisar ini merindukan tempat seperti itu, mereka mendambakan kekuatan seperti Zi Yao yang bisa membuat dunia gempar kemanapun dia menapakkan kakinya.


Hanya dengan membantu Kaisar Dewa melakukan proses pemanggilan, mereka akan dibawa ke Alam Dewa untuk berkultivasi dan bisa memiliki kesempatan besar memiliki pijakan kuat di Alam Langit!


"Kau belum pergi?" Kaisar Dewa menatap Kaisar Api.


"Kemana?" Kaisar Api menggernyit heran.


"Melakukan pembantaian apa lagi?!" Kaisar Dewa berkata dengan geram, selain Kaisar Air, Kaisar Api juga sama bodohnya, ditambah lagi tempramen berapi-api Kaisar Api membuatnya menjadi pria yang bertindak dengan otot, bukan otak.


Kaisar Api mendengus ringan sebelum melangkahkan kakinya menghilang dari ruangan tersebut.


"Aku punya firasat buruk, kalian juga sebaiknya lakukan pembantaian untuk mempercepat proses pengorbanan." Kaisar Dewa menatap empat Kaisar lainnya.

__ADS_1


Walaupun enggan menjadi orang yang diperintah-perintah oleh Kaisar Dewa, kini mereka harus menelannya dulu sebelum mencapai tujuan mereka, dengan itu keempat Kaisar juga pergi menghilang untuk melakukan pembantaian.


Setelah semuanya telah pergi, Kaisar Dewa menatap ke arah Alam Semesta Waktu, matanya berkilat dingin saat senyum merendahkan terbentuk dari bibirnya.


"Kita lihat, siapa yang lebih cepat? Setelah pengorbanan selesai, tidak perduli berapa banyak Kaisar Abadi di Kesatuan Monster Darah, kalian akan mati pada akhirnya, Kesatuan Monster Darah sudah ditakdirkan untuk Klan Dewa," ucap Kaisar Dewa dengan nada meremehkan.


"Shen Yaozu, berapa lama lagi?" Sebuah suara agung terdengar dari Mutiara Pemanggil Dewa.


Kaisar Dewa yang tengah menatap ke arah Alam Semesta Waktu segera mengalihkan pandangannya kepada Mutiara Pemanggil Dewa, "Pangeran, kau bisa tenang, orang-orangku tengah melakukan pembantaian untuk mempercepat proses pemanggilan."


"Ya itu bagus, Shen Yaozu, sudah lama kau ditugaskan jauh dari Klan, setelah kami menduduki Kesatuan Monster Darah, jasa besarmu akan memberikan kedudukan tinggi di Klan."


"Terimakasih Pangeran." Shen Yaozu bersujud di depan Mutiara Pemanggil Dewa.


Gemerlap emas menghilang dari Mutiara Pemanggil Dewa, kini cahaya merah darah menyelimuti Mutiara Pemanggil Dewa kembali.


"Hahaha! Sudah waktunya aku menjadi tokoh kuat dan pergi dari jurang terkutuk ini!" seru Shen Yaozu penuh semangat.


Dia telah menghabiskan waktu terlalu banyak di Kesatuan Monster Darah, akhirnya dia akan kembali pulang ke Klan, rumahnya. Milyaran tahun lalu dia dipaksa melakukan misi untuk menundukkan Kesatuan Monster Darah yang sangat jauh dari Kesatuan Dewa, dalam proses perjalanan pengorbanannya sangat besar, tidak hanya memiliki luka serius, bahkan Kultivasinya menurun sangat tajam.

__ADS_1


Mutiara Pemanggil Dewa adalah alat teleportasi satu arah, dan juga harus memiliki koordinat pasti, karena itu Shen Yaozu harus melakukan perjalanan melewati Sungai Bintang untuk menuju Kesatuan Monster Darah. Perhitungan Xian Chin tentang Shen Yaozu tidak bisa menghubungi Klan Dewa memang benar, tetapi Klan Dewa di Kesatuan bisa menghubungi Shen Yaozu melewati Mutiara Pemanggil Dewa, persis seperti teleportasi, itu hanya berguna satu arah yang memungkinkan Klan Dewa menghubungi Shen Yaozu, tetapi tidak bisa untuk Shen Yaozu menghubungi Klan Dewa. Maka dari itu Shen Yaozu hanya bisa menunggu komunikasi untuk melaporkan segala hal.


Klan Dewa tidak akan mudah menghubungi Shen Yaozu karena biaya untuk menggunakan Mutiara Pemanggil Dewa sebagai alat komunikasi sangat mengerikan, itu membutuhkan korban besar hingga harus membuang makhluk hidup dari seratus Bintang tingkat 5! Maka dari itu, Klan Dewa hanya menghubungi Shen Yaozu untuk hal yang sangat penting.


"Dua puluh persen lagi! Aku akan segera pulang." Mata Shen Yaozu dipenuhi oleh antisipasi besar.


***


Sedangkan saat ini di tempat lain, enam Kaisar muncul di Alam Semesta yang berbeda, mereka tidak membuang waktu dan memulai pembantaian besar-besaran, sebagai puncak di Kesatuan Monster Darah, tidak ada makhluk hidup di Alam Semesta yang mereka kunjungi sanggup melawan, seluruhnya dibantai hanya dengan kedipan mata.


Untuk saat ini, enam Kaisar ini tidak takut pada siapapun karena yang bisa membahayakan mereka hanya tiga belas orang, yaitu Xian Chin, Han Xiao, Ne Zha dan sebelas sisanya yang telah mencapai Alam Kaisar Abadi, sedangkan untuk empat Kaisar yang tersisa, kini mereka bukan ancaman nyata karena perbedaan tingkat Kultivasi mereka. Menurut informasi, orang-orang Aliansi Alam Semesta Waktu sedang pergi menuju Alam Semesta Dewa, karena itu mereka dengan bebas membantai. Hal yang harus kelima Kaisar lakukan hanya membantai Alam Semesta yang jauh dari Alam Semesta Dewa, dengan itu mereka akan aman.


"Mati! Mati! Mati!" Kaisar Api membakar semua yang ada dalam pandangannya dengan sangat ganas, dia meluapkan amarahnya yang sebelumnya harus dia tahan ketika berhadapan dengan Shen Yaozu sang Kaisar Dewa.


"Hehehe, kau benar-benar sangat berapi-api ya? Bagaimana kalau kita bermain Api bersama? Itu akan sangat menyenangkan." Sebuah suara tiba-tiba menghentikan Kaisar Api untuk menyerang secara brutal.


Mata Kaisar Api memicing, dalam kobaran Api yang dia lepaskan, muncul Api berwarna Emas yang tidak terpengaruh oleh Api merah miliknya.


"Siapa kau?" Kaisar Api sangat terkejut ketika melihat sesosok gadis keluar dari Api berwarna Emas tersebut.

__ADS_1


__ADS_2