Dua Penguasa

Dua Penguasa
Bab339. Menitipkan Barang


__ADS_3

Pengelola Paviliun Sungai Kematian datang dengan sangat cepat ke Ruang Pribadi Han Xiao dan Ne Zha.


Sosok Pengelola Paviliun Sungai Kematian ini sangat unik, tubuhnya terlihat kurus kering. Padahal jika dibandingkan, pendapatannya perbulan dari Paviliun seharusnya cukup untuk membuat perutnya buncit.


Han Xiao tersenyum riang dengan khasnya ketika Pengelola Paviliun memasuki Ruang Pribadi.


"Benar tuan muda ingin mempercayakan barang untuk dilelang pada kami?" Pengelola itu sungguh licin, dia sangat berhati-hati dan sopan terhadap Han Xiao.


Jika orang dari Ruang Pribadi lain melihat hal tersebut, mereka akan muntah darah karena terkejut.


Identitas Pengelola Paviliun Sungai Kematian adalah Tetua Agung dari Sungai Kematian itu sendiri, namun kini terlihat sangat jinak dan sopan pada anak ingusan seperti Han Xiao.


Han Xiao sendiri merasa heran, dia tidak mengerti apakah Ruang Pribadi nomor satu ini. Jika istimewa, seharusnya tokoh sebesar pria dihadapannya ini tidak harus sampai menurunkan dirinya serendah ini. Han Xiao bisa merasakan bahwa kekuatan pria di hadapannya ini berada di ranah Dewa Sejati puncak, tinggal beberapa langkah saja untuk menembus ranah berikutnya.


"Aku ingin melelang ini." Tanpa memikirkan hal lainnya, Han Xiao memilih mengesampingkan semua masalah dan mengeluarkan lima Alat Setengah Dewa.


Napas pria itu tercekat ketika melihat Han Xiao mengeluarkan barang yang memiliki aura sekuat itu dengan santai, dalam sekali tatapan dia bisa mengetahui bahwa itu adalah Alat Setengah Dewa! Sebagai Tetua Agung dari Sungai Kematian, dia sudah melihat berbagai Alat, dari rendah hingga tinggi. Dia sendiri bahkan pernah melihat Trisula milik Kaisar Air yang merupakan Alat Dewa.


Dan tentu saja dia pernah bertemu dengan Alat Setengah Dewa, tapi semuanya rata-rata telah dimiliki, itupun dia hanya bertemu tiga kali, orang yang memiliki Alat Setengah Dewa pun masih merupakan bagian kekuatan dari para Kaisar.


Kini dia melihat lima sekaligus, dan itu keluar dari tangan bocah berambut biru dihadapannya ini! Tangan Pengelola Paviliun bergetar ringan, dia menatap tidak percaya pada barang-barang dihadapannya ini.


"Me... mereka adalah Alat Setengah Dewa?!" tanya Pengelola Paviliun untum meyakinkan dirinya lagi.

__ADS_1


Han Xiao mengagguk ringan, "Benar, itu adalah Alat Setengah Dewa, aku ingin melelangnya dengan harga terbaik. Aku mempercayai kredibilitas kalian, tapi jangan membuatku kecewa karena melakukan hal lain." Ketika Han Xiao mengatakan kalimat terakhirnya, sebuas aura mengerikan merembes dari tubuhnya, biarpun itu tidak banyak, tapi sudah membuat Pengelola Paviliun bergetar ringan.


Han Xiao menarik kembali aura mengerikan tersebut lalu tersenyum riang seolah tidak terjadi apapun, dia tidak mengetahui bahwa aura yang dia keluarkan sedikit itu merembes hingga Ruang Pribadi terdekatnya.


Orang-orang di ruang pribadi terdekat sungguh terkejut dan ketakutan ketika merasakan aura tipis yang mengerikan itu, tidak sedikit juga peserta yang berada dibawah Ruang Pribadi nomor satu pingsan karena aura dari Han Xiao.


"Tuan muda bisa mempercayakan kami! Jangan khawatir, Sungai Kematian tidak pernah mengecewakan pelanggan yang menitipkan barang!" Pengelola Pavilium Sungai Kematian adalah orang yang tidak takut mati dan sangat nekat. Namun, ketika dihadapkan dengan aura tadi, dia sungguh ketakutan. Seolah ada binatang mengerikan yang memantaunya.


Senyum Han Xiao semakin melebar melihat reaksi dari Pengelola Pavilium Sungai Kematian, tadi dia setidaknya menggunakan kekuatan penuhnya untuk merembeskan aura tersebut, jelas saja kultivator di ranah Dewa Sejati puncak seperti Pengelola akan merasakan teror yang besar.


Kekuatan Delapan Kejahatan adalah kekuatan yang sangat bagus untuk meneror, itu akan meningkatkan teror hingga berkali-kali lipat.


"Baiklah, aku akan merepotkanmu jika begitu," ujar Han Xiao.


"Ehm... tuan muda, maaf jika orang ini lancang. Tapi, apakah boleh kami membeli salah satu Alat Setengah Dewa ini? Tenang saja, kami akan memberikan harga yang sangat memuaskan!" ujar Pengelola dengan sedikit rendah, tentu saja dia tidak ingin melewatkan Senjata yang menakutkan seperti ini. Sungai Kematian saja tidak memilikinya, jadi dia menginginkan satu.


Senyum Han Xiao masih selebar dan seriang tadi, hal ini sudah dalam perhitungannya. Siapa yang tidak menginginkan Alat Setengah Dewa? Biarpun itu masih jauh dibawah Alat Dewa sesungguhnya, tapi itu diatas semua Alat Roh.


"Simpan satu, di akhir acara kita perbincangkan. Tawarkan harga yang sangat baik, atau keluarkan Material dan Bahan Obat terbaik, jika kami tertarik. Kau bisa memilikinya," ujar Han Xiao santai.


Mata Pengelola Pavilium bersinar terang, dia mengangguk dan berterimakasih pada Han Xiao sebelum pamit untuk memberikan Alat Setengah Dewa pada Wang Shi dan mempersiapkan apa yang diminta oleh Han Xiao, dia berjanji akan memberikan yang terbaik.


Sekepergiannya Pengelola, Shuiyu menatap penuh kesal pada Han Xiao.

__ADS_1


"Kau sungguh gila? Itu lima Alat Setengah Dewa! Kau memberikannya seperti itu saja untuk dilelang?!" Shuiyu tidak habis pikir dengan pemuda dihadapannya ini, jelas karena dia mendapatkan Alat Setengah Dewa dari gurunya yang juga didapatkan di ruang bawah tanah. Shuiyu mengetahui nilai dan kekuatan Alat Setengah Dewa.


Tangan Han Xiao bergerak untuk menyentil dahi Shuiyu, "Itu hanya Alat Setengah Dewa, kenapa kau seheboh itu? Kami memiliki yang lebih baik," ucap Han Xiao.


Shuiyu tiba-tiba teringat Pedang besar yang digunakan Han Xiao dan Pedang bersinar lima warna Ne Zha yang diceritakan oleh Mon Cie, tidak mungkin itu senjata yang merupakan Alat Roh. Mon Cie mengatakan setidaknya itu harus setara dengan Alat Dewa. Kedua pedang itu bisa dengan mudah menebas ruang.


Gadis itu terdiam seraya mengelusi dahinya yang memerah, kini dia sungguh merasa semakin tersesat ketika memikirkan dua pemuda di sampingnya, mereka sangat dalam dan tidak terlihat. Seolah yang kini dia lihat hanyalah permukaan saja, sedangkan mereka sedalam palung lautan.


Perhatian Shuiyu teralih ketika Wang Shi menyerukan suatu barang yang menarik minat Han Xiao, tanpa disadari Lelang sudah berjalan menuju Akhir Sesi Material.


***


Di tempat lain, Pengelola Pavilium Sungai Kematian berkumpul dengan para Tetua, dia mendiskusikan harga terbaik untuk Alat Setengah Dewa yang dia dapatkan.


Dia sendiri memberi saran agar memenuhi permintaan Han Xiao, baik uang dan kedua bahan. Manurutnya harga itu sangat pantas disandingkan dengan Alat Setengah Dewa.


"Mereka hanya anak kecil, kau takut? Disini ada lima Alat Setengah Dewa yang mereka percayakan, kita ambil barangnya lalu bunuh mereka. Apa yang ditakutkan dari seorang bocah ingusan? Ini seperti bukan Tetua Agung berani yang kukenal," ucap seorang wanita berparas indah dengan santai namun bernada penuh bisa.


Pengelola Pavilium yang merupakan Tetua Agung itu menggelengkan kepalanya lalu tersenyum, "Kau tidak ada disana saat itu Matriark, jika kau merasakan aura yang merembes tipis dari pemuda itu. Aku merasa seperti sedang dipantau oleh makhluk paling buas. Bahkan aku yakin, monster Zhangyu tidak ada apa-apanya dengan pemuda ini."


***


Update Mingguan : 07/14

__ADS_1


__ADS_2