
"Ah tersisa tiga?" Han Xiao menatap tiga Raja Iblis yang tengah kebingungan karena Tulang Iblis yang mereka panggil kini tidak memiliki kekuatan apapun.
"Kerja bagus Ling Tian, Linghun Jundao dan kau juga Diqiu Zongli," ucap Han Xiao ketika melihat tiga sosok yang dikenalnya berhasil membunuh Raja Iblis Sisik Baja yang dikenal sangat merepotkan.
"Ayah, apa kabar?" Han Xiao dan Ne Zha bertanya secara serempak pada Kaisar Yang Qian.
Kaisar Yang Qian terkekeh, ekspresi yang dia tunjukan hampir sama dengan saat Presiden Mu bertemu dengan Han Xiao dan Ne Zha, sebuah rasa lega yang teramat sangat.
"Kalian sudah kembali nak, aku baik-baik saja. Hanya luka kecil tidak akan parah padaku," balas Kaisar Yang Qian dengan senang.
"Apakah mereka yang melukai Ayah?" Tatapan Han Xiao dan Ne Zha menjadi sangat sengit pada tiga Raja Iblis.
Tiga Raja Iblis itu sangat heran karena mereka merasakan sebuah ketakutan yang sangat teramat ketika dua pemuda itu menatap mereka, seolah mereka tengah diawasi oleh binatang purba yang sangat mengerikan.
Kaisar Yang Qian tersenyum ringan, hatinya sungguh hangat ketika Han Xiao dan Ne Zha sangat memperdulikan dirinya, "Lukaku akan segera sembuh, nak balaskan dendam saudara dan teman kalian." Kaisar Yang Qian menjadi sangat pedih ketika mengatakan hal tersebut.
Raut wajah Han Xiao dan Ne Zha segera menjadi sangat buruk ketika Kaisar Yang Qian mengatakan hal tersebut, balaskan dendam untuk saudara kalian? Siapa? Firasat buruk segera membanjiri tubuh Han Xiao dan Ne Zha.
"Apa maksudmu Ayah?" tanya Han Xiao.
"Yang Qianfan, Xia Shiva, Bi Jiao dan Nuren Yexing. Mereka gugur dalam perang karena dibunuh oleh tiga Raja Iblis itu," ujar Kaisar Yang Qian dengan memendam nada amarah yang sangat membara.
Deg...
Wajah Han Xiao segera menjadi pucat, tangannya bergetar ringan ketika mendengar informasi bahwa Yang Qianfan dan teman-temannya gugur karena tiga Raja Iblis dihadapannya. Mata Han Xiao berkilat sebuah cahaya yang sangat mengerikan.
Orang yang pertama dia temui di dunia ini adalah Bi Jiao, jelas sangat gadis itu juga membekas dalam perjalanan hatinya. Lalu ada Xia Shiva, gadis lugu yang cempreng itu sudah bagaikan teman bercelotehnya, dan terakhir Nuren Yexing. Biarpun singkat tapi Nuren Yexing memberikan kesan pada dirinya.
__ADS_1
Ne Zha disisi lain juga sangat marah, biarpun dia tidak terlalu dekat dengan Xia Shiva dan Bi Jiao, tapi dengan petualangan singkat yang mereka jalani sungguh membekas dalam hati, terutama Xia Shiva, gadis imut yang sangat unik. Ne Zha tahu bahwa Xia Shiva menaruh rasa padanya, tapi karena dirinya memiliki tunangan yaitu Su Lihwa, gadis itu memilih untuk mundur. Dan yang paling dia kagumi dari Xia Shiva adalah gadis itu tidak mundur biarpun tidak bisa memilikinya, gadis itu memilih untuk bisa terus ada disampingnya dengan segala cara uniknya.
Yang Qianfan, biarpun sebelumnya dia adalah sosok yang berlawanan dengan mereka. Namun karena kesalahpahaman mereka terselesaikan, serta pertarungan bersama mereka melawan Benua Api Barat serta kenangan mereka juga tidak bisa dilupakan sebagai suadara yang sangat baik.
"Shui, bagaimana kabarnya?" Han Xiao segera bertanya lagi.
"Yang Shui baik-baik saja, dia hanya mengalami luka," jawab Kaisar Yang Qian.
Han Xiao mengangguk ringan, hatinya sangat berat saat ini, dia mengendarai Kuai You Shengqi seperti kehilangan urat ngeri karena tidak ingin merasakan kehilangan, tapi takdir berkata lain. Bi Jiao, sosok penyelamat pertamanya harus mati dalam perang ini. Bukan omong kosong Han Xiao menganggap Bi Jiao adalah penyelamat pertamanya di Benua Angin Selatan, jika saja dulu Han Xiao tidak melakukan hal itu pada Bi Jiao, kemungkinan besar dia akan menjadi mesin pembunuh karena tidak sanggup menahan kekautan yang masuk dalam tubuhnya.
"Kalian..." Han Xiao menggeram penuh penekanan pada tiga Raja Iblis.
Mata Ne Zha disisi lain menjadi sangat dingin, pemuda itu menjentikan jarinya.
Crak...
Ne Zha membentuk mudra tangan, Han Xiao juga melakukan hal yang sama dengan Ne Zha, dia membentuk mudra tangan secepat dan serumit yang dilakukan oleh Ne Zha.
"Segel Waktu!" Ne Zha berseru rendah.
"Segel Ruang!" Han Xiao juga berseru lalu mengarahkan tangannya pada tiga Raja Iblis seperti yang dilakukan oleh Ne Zha.
Dari kedua tangan pemuda itu terlempar cahaya yang sangat terang, empat cahaya itu menerjang untuk membuat sebuah kurungan disekitar tiga Raja Iblis.
"Kali ini tidak akan kubiarkan kalian lolos," desis Han Xiao dengan nada yang sangat gila, senyum riang yang sangat khas terpasang pada bibir pemuda tersebut.
Ne Zha tidak berkata apapun, tetapi sorot matanya sudah jelas dia memiliki tekad serupa dengan Han Xiao untuk tidak meoloskan tiga Raja Iblis ini, dia juga memiliki keinginan yang sama dengan Han Xiao. Semakin cepat membersihkan Ras Iblis, semakin cepat mereka ke Alam Abadi.
__ADS_1
Empat cahaya itu meresap pada ruang dan waktu yang berada disekitar tiga Raja Iblis, dalam hitungan detik saja, tiga Raja Iblis tersebut sudah tidak bisa bergerak lagi, mereka dihentikan oleh waktu dan dikurung oleh ruang!
Inilah segel terkuat dan paling mengerikan, segel ruang dan waktu! Dalam segel ini, bahkan sekelas Kaisar Iblis akan kesulitan menyelamatkan tiga Raja Iblis tersebut.
Raut wajah ketakutan dan kebingungan jelas terpatri pada tiga Raja Iblis, waktu telah mengentikan baik pergerakan tubuh, aliran darah dan organ dalam mereka, sehingga kini mereka sudah seperti boneka saja.
"Kalian tidak pantas untuk mati cepat, tapi berterimakasihlah pada tunanganku, karena dia kalian tidak perlu membuang waktu," desis Han Xiao lalu menebas Pedang Delapan Kejahatan dengan horizontal pada tiga Raja Iblis.
Pedang Delapan Kejahatan sungguh mengerikan, itu sangat tajam sehingga bisa memotong ruang dan waktu, dalam sekejap tubuh tiga Raja Iblis itu terbagi dua.
Namun tidak cukup disitu, Ne Zha mengeluarkan Pedang Lima Elemen, dia melakukan ribuan tebasan dalam waktu singkat. Pedang Lima Elemen juga tidak bisa dianggap remeh, itu berada di tingkat yang sama dengan Pedang Delapan Kejahatan, shingga kini tubuh dari tiga Raja Iblis tercincang hingga potongan kecil-kecil.
Han Xiao memasukan semua potongan daging kedalam Cincin Darah, dia bisa melakukan rekontruksi ulang tubuh Raja Iblis seperti yang dia lakukan pada Raja Iblis Kulit Putih, dia ingin membuat boneka dari sepuluh Raja Iblis. Itu akan menjadi koleksi yang bagus baginya ketika menguasai teknik kontrol jiwa suatu saat.
Ne Zha menghela napas ringan, dia segera memeriksa keadaan Kaisar yang Qian, Ling Tian dan lainnya yang terlibat dalam pertempuran, hanya dalam sekejap dia menyembuhkan mereka semuanya.
"Dimana markas Raja Iblis?" tanya Ne Zha.
"Daerah timur, mereka sudah menguasai semua kecuali daerah kekuasaan milik Sekte Surga Harta karun," jawab Kaisar Yang Qian.
"Sampai jumpa Ayah, kita akan bertemu setelah semuanya selesai, tolong jaga yang Shui dengan baik," ucap Han Xiao.
Ne Zha memberikan beberapa pil pada Kaisar Yang Qian, "Berikan ini pada Yang Shui, dia akan segera sembuh," ujarnya.
****
Update Mingguan : 14/14
__ADS_1
Update Merdeka : 25/75