
Han Xiao bersenandung selama perjalanan kembali menuju Akademi, sepanjang jalan pemuda itu sangat riang dan bahagia. Memang pemuda itu memiliki kepribadian yang riang, namun saat ini terlihat sangat berbeda dari sebelum-sebelumnya.
"Han Xiao, aku mendapatkan pesan dari Patriark bahwa dia tidak jauh dari sini," ucap Bing Xing.
"Eh ada apa dia berada diluar Sekte?" tanya Han Xiao heran.
Setiap murid inti dari Sekte besar pasti akan mendapatkan sebuah Token yang bisa melakukan komunikasi dalam jangkauan tertentu, persis seperti walkie talkie dari dunia Han Xiao dulu, namun cakupannya sangat jauh jika dibandingkan dengan Token tersebut. Token murid Inti ini sanggup melakukan komunikasi dalam jangkauan jarak puluhan kilometer bahkan sanggup mencapai ratusan kilometer.
"Mereka sedang berangkat menuju Akademi, Patriark awalnya telah pulang ke Sekte ketika pelajaran Akademi dimulai, tapi karena undangan yang disebar oleh Su Lihwa mengenai pernikahannya dengan Ne Zha kemarin membuat Patriark segera bergerak, bahkan Matriark lama turut hadir," jelas Bing Xing.
Han Xiao mengangguk ringan, memang jarak yang ditempuh dari Istana Falcon Utara akan lumayan menghabiskan waktu, sehingga berangkat lebih dahulu adalah pilihan yang sangat tepat.
"Baiklah tunjukan jalannya, kita akan singgah ke kapal Istana Falcon Utara terlebih dahulu," ujar Han Xiao.
Bing Xing mengangguk ringan, dia mulai menunjukan arah pada Han Xiao, sangat pas sekali kini gadis itu tengah duduk di samping Han Xiao sehingga mempermudah Han Xiao mengikuti arahan dari Bing Xing.
Setelah beberapa menit dengan kecepatan Kuai You Shengqi, Han Xiao dan lainnya sampai pada sebuah kota, mereka melihat kapal biru besar yang seperti kristal melayang tak jauh dari kota tersebut.
"Mereka menunggu kita di dalam Kapal, langsung mendarat di sana saja." Bing Xing menunjuk dek kapal yang sanga luas untuk menjadi tempat mendarat Kuai You Shengqi.
Han Xiao mengikuti arahan dari Bing Xing, dia mendaratkan Kuai You Shengqi di dek kapal, ketika mereka mendarat sesosok pria mengguakan jubah biru berjalan menghampiri mereka.
Bing Xing segera turun dari Kuai You Shengqi, gadis itu memberikan hormat pada pria tersebut yang tak lain adalah Patriark Donghai.
"Apa kabar Patriark?" sapa Han Xiao ketika pemuda itu telah turun dari Kuao You Shengqi diikuti oleh Xian Xuenai dan Mo Qing.
Patriark Donghai tertawa sebelum menyambut sapaan dari Han Xiao dengan sikap yang sangat ramah, sungguh lelucon! Kekuatan pemuda itu dia tonton dengan mata kepalanya sendiri bagaimana pemuda itu melawan Kultivator Alam Dewa seorang diri dan berakhir pada penyiksaan kejam pada Kultivator Alam Dewa itu.
__ADS_1
"Pangeran Han, Matriark lama ingin bertemu denganmu. Dia sudah berada di ruang tamu untuk menyambut kalian," ucap Patriark Donghai seraya mengajak mereka semua masuk kedalam kabin kapal tersebut.
Han Xiao mengangguk ringan, setelah memasukan Kuai You Shengqi kedalam Cincin Spasial, Han Xiao mengikuti Patriark Donghai masuk kedalam diikuti dengan Xian Xuenai, Mo Qing dan lainnya.
Patriark Donghai membawa mereka menuju sebuah ruangan yang sangat tenang dan damai, ruangan itu berisikan perabotan minimalis, hanya ada dua sofa panjang yang saling berhadapan dipisahkan oleh meja pendek yang lebar.
Sesosok wanita duduk disana dengan tenang, ketika Han Xiao dan lainnya datang, wanita itu segera bangkit dan menatap Han Xiao.
"Selamat datang Pangeran Han," sambut wanita itu dengan sangat anggun seraya membungkukan sedikit tubuhnya.
"Terimakasih atas sambutannya Matriark Bing, silahkan duduk dan tidak perlu formalitas," balas Han Xiao seraya duduk disebrang wanita tersebut. "Kau sangat cantik," kekeh Han Xiao.
Biarpun sudah hidup ribuan tahun, namun wanita dihadapan Han Xiao ini masihlah terlihat sangat segar dan cantik, tentu saja! Matriark Bing dulunya menduduki kursi nomor satu dalam kecantikan di Benua Angin Selatan, mungkin jika Bing Xing serta beberapa gadis lain yang luar biasa cantik tidak muncul. Han Xiao yakin Matriark Bing masih akan memiliki gelar wanita tercantik di Benua Angin Selatan.
Matriark Bing tertawa kecil, "Aku tidak secantik nona ini," balas Matriark Bing seraya menatap Xian Xuenai, jujur saja dia sendiri tidak pernah merasakan menjadi buruk rupa dihadapan gadis lain, sungguh kecantikan Xian Xuenai berada diluar nalar manusia dan hanya bisa digambarkan sebagai malaikat yang turun dari surga.
Secara alami mengalir obrolan mereka, sempat beberapa kali mereka tertawa kencang karena gaya pembawaan obrolan Han Xiao yang lucu, Bing Xing bahkan ikut tertawa karena obrolan tersebut.
"Berapa hari untuk kalian sampai di Akademi menggunakan Kapal ini?" tanya Han Xiao.
"Satu hari jika dari sini," jawab Matriark Bing. "Pangeran Han, akan lebih baik jika berangkat bersama, bukankah kita akn sampai lebih cepat?" Matriark Bing tidak mengetahui kecepatan penuh dari kendaraan yang dibawa oleh Han Xiao.
Tapi dia yakin dengan kecepatan Kapal yang dimiliki oleh Istana Falcon Utara ini akan bisa sampai di Akademi paling lambat satu hari dari sekarang.
Han Xiao tersenyum tipis, "Bersama?"
Matriark Bing mengangguk, "Bukankah itu baik?" tanyanya.
__ADS_1
"Matriark maaf jika aku tidak sopan, tapi kendaraan yang dikendarai oleh Han Xiao sanggup menempuh hanya dalam beberapa jam untuk sampai," jelas Bing Xing, "Juga itu aku yakin bukan kecepatan penuh," sambungnya lalu menatap Han Xiao.
Pemuda itu tersenyum lebar, "Benar, aku tidak menggunakan kecepatan penuh," sahut Han Xiao.
Matriark Bing terdiam ketika mendengar penjelasan tersebut, kendaraan apa yang dimiliki oleh Han Xiao? Itu sangat mengerikan!
"Baiklah jika begitu, aku tidak bisa menahan kalian. Namun apakah aku bisa berbicara hanya berdua dengan Pangeran Han?" ujar Matriark Bing.
"Tidak masalah," balas Han Xiao seraya mengangguk, dia meminta waktu pada Xian Xuenai dan Mo Qing, sedangkan Bing Xing sendiri sudah bangun dan berpamitan pergi dengan Patriark Donghai.
Ketika semua orang telah keluar dari ruangan, Matriark Bing melepaskan kekuatannya untuk melindungi ruangan dari kebocoran suara nanti.
"Apa yang ingin Matriark bicarakan?" Han Xiao tersenyum lebar.
"Aku akan menembak secara langsung saja, apakah Pangeran Han memiliki ketertarikan dengan Xing'er?" tanya Matriark Qing.
Sudut bibir Han Xiao berkedut ketika mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh Mantriark Bing, "Matriark hendak menjodohkan kami?" ucap Han Xiao.
"Bukan aku yang melakukan itu," sahut Matriark Bing.
Kini kerutan pada dahi Han Xiao terlihat jelas, pemuda itu akan memaklumi jika Matriark Bing yang menjodohkannya dengan Bing Xing bagaimanapun dia adalah pria yang kuat, siapa yang tidak inging memiliki orng kuat dalam pihak mereka?
"Tidak, bukan Donghai juga yang mengajukan ini, tapi ini diajukan oleh orang yang sangat dekat denganmu," sambung Matriark Bing.
***
Update Mingguan : 05/14
__ADS_1
Update Merdeka : 05/75