Dua Penguasa

Dua Penguasa
Bab379. Bertarung? Siapa takut!


__ADS_3

Yutian kenal dengan Kaisar Iblis, itu memiliki kekuatan yang sangat kejam dan mengerikan. Begitu juga muridnya, tapi dia masih merasa asing dengan aura kekejaman yang dilelaskan oleh musuhnya kini. Han Xiao, aura itu memberikan perasaan yang sangat risau terhadap Mata Dewa miliknya.


"Jika dia peserta dari Alam Semesta Waktu, seharusnya dia memiliki unsur waktu," pikir Yutian, tapi saat mengingat bahwa Xian Chin menciptakan banyak Ras yang lebih aneh. Yutian segera memiliki pemikiran bahwa Han Xiao ini adalah salah satunya.


Mata Dewa Binatang Yutian berkilat dingin, pada saat berikutnya. Itu langsung mengirim sebuah cahaya yang langsung menembus pada seluruh Monster di sekitarnya.


Monster yang tadinya hanya menatap tim Ne Zha dari jauh kini secara tiba-tiba menyalang penuh keberanian. Langkah mereka segera bergema secara bersamaan.


Kepiting, Monyet, Buaya hingga Burung segera berlomba-lomba untuk mencapai di sisi Yutian. Hanya butuh beberapa saat saja untuk para Monster ini berkumpul di sisi Yutian.


Senyum bangga penuh provokasi terbentuk pada bibir Yutian ketika para Monster telah berkumpul di sisinya, pandangannya terpatri pada Han Xiao dan memiliki ekspresi seolah mengatakan. 'Inilah kekuatanku!' Dengan hal itu Yutian memiliki langkah untuk membuat gentar nyali lawan.


Tapi sangat disayangkan, jika itu orang lain. Masih mungkin untuk gentar ketika melihat jumlah Monster yang sangat banyak tersebut. Belum lagi terdapat Monster tingkat 17 disana. Namun, ini adalah Han Xiao. Sosok yang selalu gila akan tantangan, selama ini dia jarang mendapatkan situasi yang sulit. Melihat pasukan Monster yang dipanggil oleh Yutian, itu hanya menambahkan minta pada bara api semangat Han Xiao.


"Kau masih mau bertarung sekarang setelah melihat Monster ini? Hahaha!" Teman dari Yutian berteriak keras penuh provokasi dan ejekan pada Han Xiao. Wajah mereka juga jelas penuh mencela lada Han Xiao.


"Bertarung? Siapa takut!" Han Xiao tertawa liar sebelum mengeluarkan Tongkat Naga Penghancur. "Sebaiknya kau kerahkan seluruh kemampuanmu, atau permainan ini selesai dengn sangat membosankan," ujar Han Xiao seraya memainkan Tongkat Naga Penghancur lalu menyerbu ke depan.


"Cih... Arogansi macam apa itu!" Yutian mendengus lalu memerintahkan pasukan Monsternya untuk menyerang Han Xiao.


Yutian yakin, dengan keberadaan Monster tingkat 17, ditambah setidaknya belasan Monster tingkat 16. Itu akan lebih dari cukup untuk menangani pemuda sombong itu.


***

__ADS_1


Para Kaisar telah kembali ke Alam mereka masing-masing.


Setiap Alam akan mendapatkan Layar Proyeksi yang menampilkan Peserta dari masing-masing alam tersebut, seperti saat ini. Kaisar Mata Dewa Binatang bisa melihat bahwa muridnya sudah menabrak peserta dari Alam Semesta Waktu.


Jelas bahwa keberadaan Xian Xuenai sudah diketahui juga, dia segera membagikan informasi ini pada Kaisar lainnya.


Hal yang sangat disayangkan adalah, mereka tidak bisa berkomunikasi dengan murid mereka. Sehingga kehadiran Xian Xuenai di Menara Tianxia hanya diketahui oleh pada Kaisar dan tim Yutian.


Para Kaisar yang sebelumnya mengira bahwa Token sudah hilang bersama Zi Yao, mereka merasa pemikiran mereka terlalu dangkal. Zi Yao tidak membawa Token mati, tapi telah memberikannya pada Xian Xuenai!


Saat ini, para Kaisar hanya bisa berharap murid mereka segera berkumpul untuk menangani Xian Xuenai. Hal mustahil untuk menang hanya dengan satu tim melawan Xian Xuenai yang berada di ranah Raja Abadi. Sekarang para Kaisar juga sedikit menyesal bahwa tidak membiarkan salah satu Tangan kanan dari mereka masuk.


Yang paling menyesal dan khawatir adalah Kaisar Mata Dewa Binatang, jelas bahwa muridnya ini berbenturan secara langsung dengan Xian Xuenai. Dalam perhitungannya, jika hanya melawan tiga orang lainnya akan menang. Tapi sulit dikatakan jika Xian Xuenai bergerak.


Namun, rasa khawatir itu segera tersapu ketika melihat bahwa Muridnya menyiapkan jalan untuk mundur. Terdapat Burung yang merupakan Monster tingkat 17 tak jauh dari kelompok itu, setidaknya muridnya ini memperhitungkan dengan sangat baik. Jika Xian Xuenai bergerak, mereka akan lari untuk mencari kelompok lain dan menyebarkan kabar bahwa Xian Xuenai berpartisipasi dalam Menara Tianxia kali ini.


***


Pria ini adalah Kaisar Dewa, matanya terlihat tenang sekaligus sengit ketika mendapatkan kabar terbaru dari Kaisar Mata Dewa Binatang. Dalam hal ini, dia setidaknya bersyukur memberikan persiapan yang lebih matang untuk muridnya. Kaisar Dewa sangat percaya diri, bahwa muridnya pasti tidak akan mengalami masalah karena persiapan yang telah dia berikan.


"Bagus, habisi mereka. Yalan," desis Kaisar Dewa.


***

__ADS_1


Han Xiao, Ne Zha dan Feng Jin sudah mengetahui bahwa mereka masuk ke layar proyeksi musuh. Sebelumnya Xian Xuenai sudah menjelaskan tentang ini juga.


Maka dari itu, sebuah rencana terbentuk. Mereka akan melakukan tindakan yang sangat kejam dan bermain-main sebelum menghancurkan Murid Kaisar yang menabrak mereka atau sengaja ditabrak oleh mereka.


Dengan cara itu, mereka memberikan sebuah provokasi tinggi serta menghancurkan harapan para Kaisar.


Pertarungan Han Xiao melawan Yutian sudah terbentur, Han Xiao mengayunkan Tongkat Naga Penghancur dengan sangat mantap dan mengerikan. Kekuatan Kehancuran yang ditambahkan dengan Kekuatan Kematian membuat Tongkat Naga Penghancur menjadi sebuah alat pencabut nyawa secara instan.


Yutian sedikit tertegun ketika melihat Han Xiao membunuh satu demi satu Monster tingkat 16 hanya dengan satu tebasan.


Satu tebasan, satu nyawa!


Yutian tidak ingin mempercayai apa yang ada dihadapannya, biarpun juga mudah baginya untuk membunuh Monster tingkat 16. Tapi pada saat dirinya berada di tingkat kultivasi Han Xiao, masih membutuhkan setidaknya tiga gerakan sebelum membunuh Monster tingkat 16 tersebut.


Tatapan Yutian menjadi sengit, dia harus menyingkirkan orang ini dengan cara apapun. Jika tidak, dengan Menara Tianxia yang berlangsung sangat lama, bukan tidak mungkin pemuda berambut biru itu menembus ke ranah Dewa Raja dan menjadi masalah bagi Aliansi Murid Kaisar.


Bukan karena dia takut, tapi untuk menghapuskan satu masalah. Itu akan meringankan mereka, keadaan Xian Xuenai saja sudah jauh melenceng dari perhitungan para Kaisar.


"Kau harus mati!" Yutian mengerahkan Mata Dewa Binatang miliknya dengan kekuatan penuh. Monster yang terpengaruh kini menjadi lebih banyak karena jangkauan pengaruh dari Mata Dewa Binatangnya telah melebar juga hingga ratusan Li.


Han Xiao yang sedang bertarung memicingkan matanya ketika merasakan perubahan dalam suhu sekitarnya, jelas dia mengetahui bahwa Yutian telah melebarkan pengaruh Mata Dewa Binatang untuk membawa lebih banyak Monster kemari.


Benar dengan apa yang dipikirkan oleh Han Xiao dan Ne Zha, Yutian ini akan menjadi musuh yang sangat mengesalkan karena pengaruh Mata Dewa Binatangnya tidak kenal batas. Kini bahkan terdapat Monster tingkat 18 yang setara dengan ranah Dewa Raja kedua.

__ADS_1


***


Update Mingguan : 06/14


__ADS_2