Dua Penguasa

Dua Penguasa
Bab131. Tang Ru


__ADS_3

"Selamat datang di rumahku tuan muda," ucap anak kecil tadi pada Ne Zha.


Ne Zha mengangguk ringan lalu mengikuti anak kecil itu masuk kdalam rumahnya, sejenak langakah Ne Zha terhenti lalu melangkah lagi saat mendengar suara dari dalam rumah.


"Tang Ru siapa yang kau bawa?'' tanya seorang wanita berwajah pucat pada anak kecil tersebut, walaupun terlihat pucat dan lemah seolah bisa jatuh kapan saja tapi wanita itu tidak bisa dipungkiri memiliki kecantikan yang luar biasa.


"Ah sekali lagi aku lupa untuk bertanya nama," batin Ne Zha, bukan kebiasaannya untuk bertanya nama orang lain karena biasanya mereka akan mengenalkan diri atau dikenalkan oleh Han Xiao.


"Aku teman dari Tang Ru," ucap Ne Zha saat wanita itu menatapnya.


"Selamat datang di rumah kami yang sederhana tuan muda," sapa wanita tersebut.


Bruk...


Wanita itu langsung terjatuh pingsan setelah menyapa Ne Zha, tubuh Ne Zha segera bergerak untuk mengangkat wanita tersebut.


"Tunjukan kamar Ibumu," pinta Ne Zha dengan segera.


Tang Ru segera bergegas menunjukan kamar Ibunya, sesampainya di kamar wanita tersebut segera Ne Zha baringkan diatas ranjang lalu memeriksa kondisinya.


Dahi Ne Zha segera mengerut saat mengetahui kondisi wanita tersebut, Ne Zha mengeluarkan Pil Vitality yang merupakan Pil tingkat rendah untuk kultivator namun memiliki khasiat yang sangat baik untuk manusia biasa seperti ibu Tang Ru.


"Ikuti aku," ujar Ne Zha pada Tang Ru setelah memastikan kondisi Ibu Tang Ru membaik.


Tang Ru segera mengikuti Ne Zha yang bergegas ke ruang tamu, pemuda itu duduk disana dengan wajah datarnya yang dingin.


"Jelaska padaku," pinta Ne Zha setelah Tang Ru duduk dihadapannya.


Tang Ru adalah anak yang pintar, dia mengetahui penelasan apa yang diinginkan oleh Ne Zha. Tapi dia sangat bimbang apakah memberitahu Ne Zha atau tidak.


"Aku memastikan keselamatanmu," ujar Ne Zha.


Tangis Tang Ru segera pecah, anak kecil itu segera menceritakan apa yang terjadi padanya setelah berpisah dengan Ne Zha. Karena mendapatkan uang yang banyak seseorang datang ke rumah mereka untuk menagih hutang, memang orang tua Tang Ru memiliki banyak hutang karena harus menyambung hidup, Tang Ru memberikan semua koin emas yang didapatnya dari Ne Zha.

__ADS_1


Seolah langit mempermainkannya, setelah Tang Ru berpisah dengan Ne Zha kedua kalinya saat dia membawa banyak makanan untuk adik dan ibunya, seluruh makanan itu direnggut paksa oleh orang yang sama yang menagih hutang. Mereka bilang bahwa itu juga sebagai bayaran bunga dari hutang mereka.


"Mereka akan terus seerti itu padaku setiap aku memiliki uang ataupun makanan." Tang Ru menghapus air matanya setelah menutup penjelasannya.


Ne Zha menghela napas panjang, sungguh dia sangat membenci orang seperti itu.


"Tang Dan!!! Kau memiliki tamu tuan muda tapi tidak memberitahuku?! Apakah itu saudara kayamu yang kau bicarakan?" Sebuah suara teriakan terdengar dari luar rumah.


Mendengar suara tersebut segera saja Tang Ru memiliki pandangan yang sengit dan permusuhan.


Sebuah senyum simpul terlihat seperti senyuman iblis tercipta pada ujung bibir Ne Zha, sudah ditebaknya orang inilah yang membuat Tang Ru mengalami penderitaan terus menerus.


Saat Ne Zha memeriksa tubuh Tang Dan. Ibu dari Tang Ru sudah berpikir bahwa tebakannya tentang terjadi masalah pada Tang Ru terbenarkan, itu karena kondisi Tang Ru sangat lemah dikarenakan tidak memiliki asupan makanan dalam beberapa hari.


Setahu dirinya sebelum berpisah dengannya, Tang Ru membawa makanan. Maka dari itu dia segera meminta penjelasan pada Tang Ru untuk menyelidiki bahwa tebakannya tepat.


Brak!!!


Pintu rumah Tang Ru terdobrak hingga terbuka lebar, kunci yang menautkan pintu dan tembok terlepas dengan paksa hingga rusak.


"Kau saudara dari Tang Ru? atau mainan barunya?" tandas pria gempal itu pada Ne Zha.


Sebuah kilatan kekejaman terlintas dari mata Ne Zha, orang seperti pria inilah yang paling tidak Ne Zha sukai. Dari masih dirinya sebelum memasuki jaringan Mafia sampai menjadi penguasa jaringan Mafia, orang seperti inilah yang selalu Ne Zha habisi tanpa mengedipkan mata.


"Sebaiknya kau bertingkah dengan baik mulai saat ini,'' desis Ne Zha sangat dingin.


Tiba-tiba pria gempal itu merasakan seluruh lemak dalam tubuhnya bergejolak, saat melihat mata Ne Zha yang tajam bagaikan elang yang sedang memindai mangsa membuat nyalinya menciut. Namun segera ketika teringat tujuannya datang kemari pria gempal itu mengumpulkan keberaniannya dan tertawa lantang.


"Anak bau bawang sepertimu ingin mengancamku?! Aku adalah Cao Feng," pekik pria gempal itu.


"Bau bawang, kau kira aku wibu? jika dibilang aku termasuk k-popers! Ah tidak, wibu belum tentu bau bawang. Han Xiao dia baru terasi," batin Ne Zha kesal.


Melihat Ne Zha yang hanya diam membuat pria gempal itu berpikir bahwa Ne Zha terintimidasi olehnya, selama ini tidak ada yang bergerak jika mengetahui namanya.

__ADS_1


"Aku tidak peduli siapa kau," ucap Ne Zha lalu mengambil langkah maju dengan sangat cepat untuk tiba di hadapan Cao Feng.


Tangan Ne Zha memegang erat leher pendek Cao Feng yang nyaris tak terlihat itu, Ne Zha tidak akan mengeluarkan banyak kata untuk menghadapi orang seperti Cao Feng. Tinju adalah pilihan terbaik untuk menghadapi orang seperti Cao Feng.


Nafas Cao Feng tersenggal di tenggorokannya, selama ini dia tidak pernah merasakan sakit ketika dicekik karena lemak tubuhnya yang tebal. Tapi kini genggaman tangan Ne Zha sungguh membuatnya kesulitan untuk berapas.


"Kau tidak bisa membunuhku! Aku Cao Feng!" ujar Cao Feng dengan sangat terbata karena sukit bernapas.


"Aku tidak peduli." Ne Zha segera mengayunkan tangan kirinya untuk meninju Cao Feng.


BOOOOOM!!!


Tubuh gempal Cao Feng terpental hingga luar rumah dan mendarat pada jalan lalu lalang orang-orang.


Ne Zha segera menghampiri Cao Feng dan memberikan tamparan yang sangat keras pada wajah bulat pria tersebut.


BAAM!!!


Bahkan sebuah tamparan dari Ne Zha membuat Cao Feng terpelanting ke samping, wajah bulat Cao Feng kini berbentuk tidak karuan dengan warna merah cap lima jari disana.


BAAM!!!


Sebuah tamparan mendarat lagi pada wajah Cao Feng membuat kepala pria itu seperti kepala B4bi.


"Kau tidak akan hidup lama setela ini!!!" seru Cao Feng lantang seolah menghakimi kematian seperti malaikat maut.


BAAM!!!


Jawabn Ne Zha adalah sebuah tendangan yang membuat pria gempal itu terbang ke belakang hingga menabrak tembok pagar rumah lain.


***


**Bacotan Pengetik :

__ADS_1


Hey yo!!! inilah Crazy Update yang disponsori Album baru Blackpink!!!


Bonus Update : 07/18**


__ADS_2