
Senyum Han Xiao segera terurai lebar, dia mengaggukan kepalanya ringan sebelum mengubah jalur menuju selatan, tujuannya sekarang akan langsung menuju Benua Angin Selatan.
Benar apa yang dikatakan oleh Xiao Qi, dia akan menjadi bantuan yang paling baik dalam perang melawan Ras Iblis di Benua Angin Selatan.
"Nak lebih baik kau membuat diriku tidak sadarkan diri terlebih dahulu, aku sungguh sudah tua dan tidak sanggup bertahan dalam kecepatan ini," keluh Xiao Qi saat mereka mulai melayang diatas lautan yang sangat luas.
"Dengan senang hati," sahut Han Xiao lalu menjentikan jarinya, seketika itu juga Xiao Qi pingsan kehilangan kesadarannya.
Han Xiao terkekeh ringan, dia tidak bisa membayangkan bagaimana jika Xiao Qi tahu bahwa masih ada kendaraan yang lebih cepat dari Kuai You Shengqi di Alam Abadi, mungkin kendaraan di Alam Abadi lebih stabil karena dibuat dengan material serta persiapan yang sangat matang.
Berbeda dengan Kuai You Shengqi yang bisa dibilang dibuat dengan material seadanya, Baja Naga bisa disebut material terbaik di Lima Benua, tapi di Alam Abadi. Itu seperti batu kerikil yang bisa ditemukan dimanapun.
"Kita akan sampai dalam dua hari kalian persiapkan diri terlebih dahulu," ujar Ne Zha pada yang lainnya.
Ne Zha membagikan pil dan ramuan untuk mengisi Qi serta memperbaiki kondisi mereka, biarpun kini mereka tengah dalam kondisi puncaknya, namun hal itu tidak menutup kemungkinan untuk terus mengembangkan diri mereka menjadi lebih kuat.
Xiao Jiang, Xiao Wushuang dan Feng Jin menurut dan menerima pil dari Ne Zha, mereka paham bahwa musuh mereka bukanlah hal main-main, musuh mereka kali ini adalah Raja Iblis yang memimpin puluhan jendral Iblis dan Jutaan Ras Iblis.
Biarpun kini mereka memiliki Kekuatan Mutlak, tapi Ne Zha selalu mengingatkan untuk tidak besar kepala karena diatas langit masih ada langit dan sedalam dalam lautan masih ada palung yang lebih dalam.
Belum lagi mereka juga mengetahui bahwa dunia ini lebih luas dari yang mereka bayangkan, Xiao Jiang dan Xiao Wushuang tentu ingin menjelajah ke seluruh dunia ini. Dan mereka ingin mencapai Alam Abadi yang dikatakan Han Xiao.
__ADS_1
Perjalanan mereka di Laut bisa dibilang sangat mulus, karena kecepatan Kuai You Shengqi yang hampir menyamai kecepatan Cahaya, tidak ada Binatang Iblis, Binatang Roh laut yang menghalau jalan mereka.
Binatang Iblis yang berada di lautan jauh lebih kuat dan merepotkan jika dibandingkan dengan Binatang Iblis yang tinggal di darat. Itulah yang menyebabkan tidak banyak orang yang berani melintasi laut untuk sampai di Benua lainnya. Diketahui bahwa Binatang Iblis dan Binatang Roh laut memiliki tingkat 9 paling lemah, tidak heran jika tidak ada dari mereka yang memiliki kultivasi Alam Inti Kosong tidak memiliki nyali untuk menyebrang laut tanpa seseorang yang memiliki Alam Dewa di kapal mereka.
Hal paling merepotkan dari Binatang Iblis laut adalah mereka memiliki jiwa tempur yang sangat tinggi, mereka tidak akan mundur sebelum target didapat atau bahkan jika dia mati sekalipun.
Xiao Qi masih tida sadarkan diri, namun Ne Zha dengan paksa membangunkan Patriark lama Klan Xiao tersebut. Ne Zha ingin mengobati luka serta mengembalikan kekuatan Xiao Qi yang telah diserap oleh Rantai Neraka, hari sebelumnya memang dia gunakan untuk mengurus Xiao Qi, tapi itu semua belumlah cukup. Sehingga Ne Zha kini memforsir lagi agar kekuatan Xiao Qi bertambah pesat, tambahan orang yang bisa melawan tiga Raja Iblis adalah hal yang sangat baik.
Alasan Klan Xiao terus mendominasi adalah dengan adanya Xiao Qi, pria tua ini memiliki kekuatan terkuat dan nomor satu di Benua Kayu Tengah. Bisa dibilang dia adalah Kultivator manusia terkuat di lima Benua.
Perhitungan Ne Zha mengenai Xiao Qi adalah Kultivator Manusia terkuat di lima Benua bukanlah tanpa arti, masih ada sosok yang setara dengan Xiao Qi. Namun sosok itu adalah eksistensi yang tidak bisa disebut manusia karena dia adalah Binatang Roh yang disebut Dewi Ular. Sosok itu berada di pantai selatan Benua Angin Selatan, Ne Zha mengetahui hal tersebut bukanlah rumor karena dia sendiri merasakan kehadiran Dewi Ular ketika perang melawan Benua Api Barat.
Ne Zha sangat bersyukur karena Su Lihwa dibawa olehnya, sehingga tidak membuat jantungnya berlari kocar-kacir karena dikejar oleh rasa khawatir.
Satu hari telah berlalu, Ne Zha juga telah menyelesaikan pengobatan serta peningkatan kekuatan Xiao Qi. Biarpun tidak banyak meningkat, tapi kini kekuatan Xiao Qi sungguh tidak bia dianggap remeh. Melawan tiga Raja Iblis akan terasa lebih mudah bagi pria tua tersebut.
Han Xiao masih tidak menekankan laju Kuai You Shengqi, dia selalu saja menggerutu karena beberapa kali ada Binatang Iblis yang menghadang jalan mereka, tapi karena Kuai You Shengqi telah dilengkapi senjata, dan kecepatannya yang sangat gila para menghadang sialan itu berhasil Han Xiao hancurkan.
Xiao Qi kini juga sudah mulai beradaptasi dengan kecepatan Kuai You Shengqi, justru kini Xiao Qi menginginkan terbang secepat Kuai You Shengqi.
"Dalam sebelas jam lagi kita sampai di Istana Falcon Utara, kemungkinan besar disana Tenga diserang. Mengingat Istana Falcon Utara memiliki banyak jenius luar biasa, buka tidak mungkin Ras Iblis ingin membuat pengorbanan dari Istana Falcon Utara." Ne Zha mulai menganalisis situasi di Benua Angin Selatan.
__ADS_1
Melakukan pembersihan di Benua Angin Selatan bukanlah hal sulit jika ada yang menjadi sekutu Ras Iblis, tapi dia lebih berharap bahwa tidak banyak yang bersekutu dengan Ras Iblis. Akan merepotkan jika mereka harus melakukan pembersihan seraya berperang melawan Ras Iblis.
"Bentuk sebuah rencana Zha, kepalaku tidak bisa berpikir," ujar Han Xiao seraya terus menggerutu karena masih butuh waktu untuk sampai di Benua Angin Selatan.
Han Xiao khawatir dengan keadaan Kekaisaran Yang, Akademi Naga dan Phoenix tidak terlalu dia khawatirkan karena memiliki kekuatan yang sangat luar biasa jika dibandingkan denga Kekaisaran Yang.
Dia tidak ingin merasakan kehilangan lagi, kali ini dia harus bisa melindungi orang yang dia sayangi. Kaisar Yang Qian, Yang Shui, Xia Shiva, Bi Jiao, Yang Qianfan dan masih bayak lagi teman yang dia sayangi.
Biarpun dia dengan Yang Qianfan sebelumbya berkonfrontasi, tapi dia selalu percaya hubungan terbaik datang dari sebuah pukulan.
Mata Han Xiao menjadi lebih tajam dan dipenuhi oleh tekad membara.
"Kalian tidak akan bisa menanggung kemarahan ku jika sampai orang yang ku sayangi hilang!" batin Han Xiao nada yang sangat menekan kejam.
Tanpa pemuda itu sadari auranya merembes keluar dan terasa sangat menakutkan didalam Kuai You Shengqi.
***
Update Mingguan : 14/14
Update Merdeka : 19/75
__ADS_1