Dua Penguasa

Dua Penguasa
Bab403. Serangan Gabungan!


__ADS_3

Kedatangan Han Xiao langsung membuat kaget para murid Kaisar, lantaran tidak ada satupun dari mereka yang merasakan hawa keberadaanya.


Han Xiao sudah bersembunyi menggunakan Kekuatan Kegelapan, hal mustahil bagi siapapun di bawah Alam Raja Abadi bisa menemukannya atau bahkan hanya merasakan hawa keberadaan miliknya. Sehebat apapun orang itu, selama masih dibawah Alam Raja Abadi tidak akan bisa menemukan Han Xiao yang bersembunyi menggunakan kekuatan Kegelapan.


Hancurnya ruang pertemuan segera menarik perhatian murid Kaisar kedua dan ketiga, mereka langsung berhamburan untuk menuju ke ruang pertemuan.


Alangkah terkejutnta mereka saat melihat delapan pulau mengerikan yang telah membombardir ruang pertemuan hanya dengan kemunculannya.


"Ketua di serang!"


"Jijie diserang!"


"Ruang pertemuan hancur! Ayo kesana! Pasti ada makhluk yang sangat kuat menyerang!"


"Oh tidak! Lihat! Delapan Pulau. Apakah kalian ingat dengan penjelasan Cong Lai?"


"Benar itu delapan pulau jahat!"


Seruan demi seruan terdengar, seratus orang ini segera berhambur untuk ke ruang pertemuan. Sesampainya di sana, orang-orang ini melihat seorang pemuda berambut biru dengan jubah merah darah. Pada tangan pemuda itu terdapat pedang raksasa berwarna merah senada dengan bajunya.


"Itu dia! Juxue'jiejie dan para ketua bukankah membicarakan untuk mencari dan membunuh orang itu?" Seorang gadis cantik menatap penuh keterkejutan saat melihat sosok pemuda yang berdiri dengan gagah berani di sana.


"Tidak! Juxue'jiejie tidak ada di sana! Kemana dia?!" Murid Kaisar Kecantikan yang lain segera menyadari tidak adanya Juxue diantara ketua tim. Mereka berdua segera melesat dan begitu sampai di sana, mereka bertanya tentang keberadaan Juxue pada ketua yang mereka kenal dekat.


"Juxue dan Qingshui menghilang sebelun kedatangan Han Xiao ini, lalu tak jelang beberapa saat Shao Xiu juga menghilang, ada kemungkinan orang ini dibaliknya," jawab pemuda yang merupakan murid Kaisar dan memiliki kedekatan dengan Murid Kaisar Kecantikan ini.


"Kau!" Murid Kaisar Kecantikan itu menatap Han Xiao penuh amarah, dia segera mengambil senjatanya dan menyerang Han Xiao.

__ADS_1


Pemuda yang dekat dengan gadis itu terkejut, dia ingin bereaksi tetapi telat. Gadis itu sudah menyerang dan masuk dalam lingkup serangan Han Xiao.


"Eh gadis kecil, kau sungguh berani." Han Xiao tersenyum riang seraya mengangkat tangannya, dia dengan mudah mengambil ujung tombak yang diarahkan padanya dengan dua jarinya.


"Seranganmu membabi buta." Han Xiao mengerutkan dahinya saat gadis itu terus menyerangnya dengan sangat gila, walaupun pola serangan masih teratur. Namun, Han Xiao bisa merasakan bahwa serangan dari gadis ini penuh emosi.


Belum sempat dia bereaksi lagi, sesosok gadis muncul dan menyerangnya dengan pedang pendek.


Serangan kedua gadis itu sama, yaitu membabi buta. Han Xiao bertambah heran, tetapi pada detik berikutnya dia langsung paham setelah merasakan jelas aura dari keduanya.


"Ah kalian mencari Juxue?" Han Xiao tersenyum nakal.


Dia melambaikan Pedang Delapan Kejahatan dan langsung memukul mundur kedua gadis itu.


Lambaian ringan dari Pedang Delapan Kejahatan sungguh tidak bisa diremehkan. Senjata dari dua gadis itu digunakan untuk menahan tetapi lamgsung hancur, bahkan kini pakaian depan mereka terkoyak.


Reflek dua gadis itu menutupi bagian dada mereka dengan tangan mereka dan langsung membuat dirinya mereka tertutupi oleh cahaya. Pada detik berikutnya cahaya padam dan menunjukan wajah kedua gadis itu yang membara penuh amarah.


"Serang sekarang!" Yalan yang terkejut segera tersadar dan memberikan arahan untuk murid Kaisar lainnya.


Yalan kini merasakan, kekuatan dari Han Xiao sungguh meledak gila. Yalan merasakan aura yang dipancarkan oleh Han Xiao adalah ranah Dewa Sejati, tetapi kekuatan yang terkandung di sana sungguh mengerikan. Yalan secara langsung mengeluarkan Tongkat yang merupakan Alat Dewa milik Kaisar Dewa.


Cong Lai adalah yang pertama bereaksi, dia sudah mengeluarkan Alat Dewa milik gurunya, sehingga dia kini langsung memasang siaga pertarungan.


Para murid Kaisar kini sudah secara langsung melihat kekuatan dari Han Xiao, bisa membunuh tiga Murid Utama Kaisar dan menghancurkan ruang pertemuan yang telah dibuat dari berbagai bahan kualitas tinggi hanya dengan kemunculan Delapan Pulaunya.


Dibawah perintah Yalan, semua Murid Kaisar ini terbang ke langit dan langsung membuat mudra tangan serempak. Pelindung raksasa terbentuk di sekitar mereka dalan sekejap, sebelumnya Cong Lai mengatakan bahwa mereka membutuhkan pelindung agar Han Xiao tidak melarikan diri.

__ADS_1


Setelah pelindung terbuat mereka mulai menyatukan serangan untuk membunuh Han Xiao.


Sebuah bola cahaya raksasa berwarna putih terbentuk, besar dari bola cahaya itu hampir menyerupai Bulan!


Han Xiao tersenyum riang, dia kini sungguh memiliki harapan besar murid Kaisar ini bisa membuatnya jatuh dalam keputusan. Hanya dengan begitu dia bisa mencapai ranah Dewa Raja.


"Ayo serang aku! Hahaha!" Han Xiao mengacungkan Pedang Delapan Kejahatan pada bola cahaya raksasa itu.


Yalan yang berada di langit tampak sangat mendominasi dan sombong, dia menuangkan banyak kekuatan dari Alat Dewa milik Kaisar Dewa. Begitu juga Cong Lai, kekuatan ruang yang besar dia tuangkan pada Bola cahaya tersebut.


Pada detik berikutnya, Bola cahaya berwarna putih tadi segera diselimuti oleh berbagai Unsur, lima puluh Murid Utama Kaisar mewakili setiap Unsur. Ditambah dengan adanya seratus orang lagi, kekuatan Unsur yang menyelimuti Bola Cahaya putih tersebut sungguh kuat dan mengerikan.


Han Xiao tentu tidak akan diam ketika dirinya diserang oleh kekuatan sebesar itu, Han Xiao segera mengirim seluruh Delapan Kekuatan pada Pedang Delapan Kejahatan.


Mata Han Xiao terpejam, dia merasakan kekuatan utama dalam dirinya. Yaitu Devour sang penguasa dari Delapan Kekuatan Kejahatan, sangat sulit bagi Han Xiao untuk mengendalikan Devour sepenuhnya. Han Xiao hanya bisa menggunakannya secara kecil untuk menekan dan mengendalikan Kekuatan Delapan Kejahatan.


"Serangan mereka saat ini tidak akan bisa langsung diterima oleh tubuhku, atau tidak aku bukan lagi putus asa, tetapi mati," batin Han Xiao seraya terus meyalurkan Qi serta Kekuatan Delapan Kejahatan.


Delapan pulau di atas kepala Han Xiao juga secara gila menuangkan kekuatan mereka kepada Pedang Delapan Kejahatan.


Satu demi satu mata yang terdapat pada Pedang Delapan Kejahatan terbuka, ketika seluruh mata terbuka dan menyisakan mata utama. Aura mengerikan menyebar dan mulai mempengaruhi para Murid Kaisar.


"Kekuatan apa ini?" Ya kan mengerutkan dahinya, dia mengarahkan pandangannya pada seorang pemuda bertubuh besar yang memiliki kulit hitam dan bertanduk. Dia adalah Ras Iblis murid dari Kaisar Ibllis.


"Aku juga tidak tahu, kejahatan dan kekejian yang aku rasakan ini sungguh melebihi bahkan Ras Iblis." Mata pemuda itu memicing menatap Han Xiao.


Han Xiao telah berhasil mengumpulkan Kekuatan Delapan Kejahatan pada Pedang, sekarang dia bergantung pada harapan mata utama Pedang Delapan Kejahatan terbuka. Jika tidak, sulit dikatakan dia selamat dari serangan ini.

__ADS_1


***


Update Mingguan : 02/14


__ADS_2