
"Shuang'er, maaf harus menganggumu, tapi orang ini haruslah aku yang mengurusnya." Han Xiao menghampiri Xiao Wushuang yang hendak menyerang Raja Iblis Tanduk Hitam.
"Han'gege!" gerutu Xiao Wushuang dengan kesal.
Han Xiao tersenyum hangat pada Xiao Jiang, "Berikutnya aku akan memberikan raja Iblis lain padamu, tapi yang satu ini aku harus menanganinya sendiri." Han Xiao tidak memperpanjang penjelasannya, dia mengehela Xiao Wushuang agar kembali ke tempat Ne Zha dan lainnya berkumpul.
Xiao Wushuang hendak melawan perkataan Han Xiao, tapi tanda dari Ne Zha segera mengehentikan dirinya agar tidak melakukan hal tersebut. Gadis itu melihat Ne Zha yang menggelengkan kepalanya kearahnya.
"Senyum Han Xiao tadi, aku hanya pernah sekali melihatnya, ini kedua kalinya. Namun setahuku, arti dari senyuman itu tidak akan pernah baik terhadap apapun," jelas Ne Zha.
BOOOOOOOM!!!
Barusaja Ne Zha menyelesaikan kalimatnya, sebuah ledakan besar yang diiringi dengan gelombang kejut yang menghancurkan bangunan Sekte menengah ini.
Ne Zha memiliki relfek yang baik akan bahaya, sehingga sebelum gelombang kejut mengenai mereka, dia sudah membentuk sebuah pelindung untuk mereka berempat.
Raja Iblis Tanduk Hitam kini tengah bertukar serangan dengan Han Xiao, ledakan demi ledakan bergema memenuhi langit ketika mereka mengeluarkan jurus untuk bertarung.
Langit sungguh mengerikan, itu dipenuhi oleh kekuatan jahat dan menakutkan.
Para Kultivator yang menonton dari kejauhan membelalakkan mata mereka ketika mengetahui kedatangan Raja Iblis Tanduk Hitam, sesosok Raja Iblis yang digadang gadang paling kuat diantara para Raja Iblis.
Bukan bohong jika dikatakan paling kuat, Raja Iblis Tanduk Hitam adalah yang memiliki rencana untuk membuat pengorbanan. Dia jugalah yang menerima kekuatan paling banyak dari Dewa Iblis.
Han Xiao dan Ne Zha mengetahui bahwa Raja Iblis K ketika merasakan aura dari Raja Iblis Tanduk Hitam yang mengandung Iblis Qi murni.
Raja Iblis Tanduk Hitam berulangkali mengutuk dalam hatinya ketika Han Xiao sanggp menahan serangannya dengan sangat mudah, pemuda itu masih memasang senyum konyolnya ketika berhadapan dengannya, hal itu membuat Raja Iblis Tanduk Hitam naik pitam.
__ADS_1
"Kekuatanmu hanya segini, hm... Sepertinya aku benar-benar akan melebur Tongkatku ini dengan tandukmu agar menjadi lebih kuat, ini akan setara dengan Alat Roh tingkat Berlian Kuno, itu adalah senjata terbaik di Lima Benua dan Tanah Suci Beladiri," ceplos Han Xiao ringan.
Tentu saja biarpun nanti Tongkat Naga Penghancur naik ke tingkat Berlian Kuno, itu masih jauh dari sekuat Pedang Delapan Kejahatan, bagaimanapun Pedang Delapan Kejahatan adalah senjata yang dibuat dari bahan yang sangat berkualitas dan tentu saja bukan sembarangan karena membutuhkan inti dari pemilik Delapan kekuatan Jahat sebelumnya untuk menjadikan mata pada Pedang tersebut.
Pedang Lima Elemen milik Ne Zha juga menyamai Pedang Delapan Kejahatan, pedang itu terbuat dari Bintang Elemen dan masih menyimpan para Avatar disana.
Raja Iblis Tanduk Hitam menjadi lebih murka ketika mendengar ceplosan Han Xiao yang seenaknya.
"Kau akan menerima akibatnya bocah tengik!" pekik Raja Iblis Tanduk Hitam lalu melakukan mudra tangan, dalam sekejap Tanduk Hitam yang berada di kepalanya juga menguarkan asap hitam yang terus mengelilingi tubuhnya.
Han Xiao tersenyum semakin lebar ketika Raja Iblis Tanduk Hitam menjadi murka, Han Xiao melaju kiedepan untuk menyerang Raja Iblis Tanduk Hitam terlbih dahulu, dia tidak akan membuang kesempatan emas yang datang, dalam penaikan kekuatan menggunakan Tanduk Hitam, Klan Tanduk Hitam akan melemah beberapa saat hingga sangat lemah.
Inilah yang ditunggu oleh Han Xiao, dia sengaja memancing amarah dari Raja Iblis Tanduk Hitam agar terus menaik dan menggunakan kekuatan dari Tanduk Hitamnya.
BOOOOOOOM!
Raja Iblis Tanduk Hitam terkejut ketika Han Xiao menyerangnya, yang paling membuat dia terkejut adalah Han Xiao berhasil mendaratkan serangannya saat dia dalam kondisi terlemahnya!
BOOOOM!!!
Han Xiao sekali lagi meluncurkan serangan, kekuatan yanv terkandung dalam serangan itu sungguh mengerikan. Kawah raksasa tadi kini menjadi lebih besar, kini seluruh daerah dari Sekte menengah sebelumnya menjadi sebuah lubang besar, hanya tinggal diisi oleh air maka akan menjadi sebuah danau.
"Dia mati!" Xiao Wushuang g berseru senang ketika merasakan tidak ada lagi aura dari Raja Iblis Tanduk Hitam.
"Tidak." Ne Zha segera mematahkan kesenangan dari Xiao Wushuang.
Xiao Jiang, Xiao Wushuang segera menatap heran pada Ne Zha.
__ADS_1
"Maksudmu?" Xiao Jiang bertanya dengan penasaran.
"Han Xiao seharusnya membunuh Raja Iblis Tanduk Hitam dengan kekuatan sebesar ini, namun pada akhir momen. Raja Iblis menghilang seolah disedot oleh ruang," ujar Han Xiao.
Mata Xiao Jiang dan Xiao Wushuang membulat sempurna, itu berarti Raja Iblis Tanduk Hitam tidak terbunuh, dan berhasil melarikan diri dari serangan maut Han Xiao, ah tidak. Ne Zha berkata seolah tersedot oleh ruang, itu berarti ada orang lain yang menarik Raja Iblis Tanduk Hitam?
Han Xiao yang baru menyelesaikan jurusnya kini memekik kencang sangat kesal, dia hanya telat satu tarikan napas dan Raja Iblis Tanduk Hitam berhasil lari darinya.
Mata Han Xiao menjadi sangat dingin, dia sungguh kesal karena Raja Iblis Tanduk Hitam berhasil meloloskan diri.
"Aih sorot mata itu, dia sepertinya kesal," kekeh Xiao Jiang, dia sudah melihat sorot mata Han Xiao yang seperti itu pada Pertarungan Keajaiban, itu menandakan Han xiao tengah kesal. Dan mungkin korban bukanlah para Jenius seperti kemarin, tapi sekte yang bersekutu dengan Ras Iblis.
Ne Zha segera menghampiri Han Xiao dan menepuk pundak pemuda tersebut.
"Sudahlah biarkan, kita memiliki kesempatan lainnya. Sekarang kita lebih baik memfokuskan diri untuk meratakan sekte yang bersekutu dengan Ras Iblis dan melakukan pengorbanan untuk Xian Chin, dengan kehadiran kita. Aku yakin para Iblis ini bukan tidak mungkin mengambil sekte-sekte itu untuk pengorbanan," ujar Ne Zha.
"Kita tidak boleh tertinggal, ayo kita ratakan para manusia tidak tahu diuntung itu!" gerutu Han Xiao.
Ne Zha tersenyum kecil sebelum mengeluarkan Kuai You Shegqi dan setelah semua masuk, dia segera melesat menuju sekte pengkhianat terdekat.
Sepanjang perjalanan Han Xiao terlihat sangat kesal sekali, berulangkali pemuda itu mengeluh karena Ne Zha membawa tidak terlalu cepat.
Namun nyatanya kini Xiao Jiang, Xiao Wushuang dan Feng Jin tengah berpegang erat pada kursi karena kecepatan Kuai You Shengqi sudah melebihi yang biasa Ne Zha bawa.
Untung saja itu tidak berlangsung lama hingga mereka sampai pada sekte terdekat.
***
__ADS_1
Update Mingguan : 11/14
Update Merdeka : 14/75