Dua Penguasa

Dua Penguasa
Bab442. Kondisi Alam Semesta Waktu


__ADS_3

Selepas mendapatkan izin dari Xian Xuenai, Yingzi Mao segera bergegas pergi menuju Istana Alam Semesta Waktu untuk mengambil sebuah kotak kecil.


Kotak kecil ini tidak bisa diremehkan, karena didalam sana terdapat seekor makhluk paling ganas dan paling kuat di Kesatuan. Itu sudah berada diambang menembus tingkat 22!


Pergerakan Yingzi Mao sangat cepat, dia sudah kembali sampai di medan perang.


Medan Perang sangat kacau, sudah satu juta tahun mereka melakukan perang ini, Alam semesta Waktu berhasil bertahan berkat bantuan dari Kaisar Bintang dan Kaisar Kayu, setelah mengetahui bahwa murid mereka aman bersama Han Xiao dan Ne Zha.


Ada hal yang lebih mengejutkan, Kaisar Racun juga secara tiba-tiba berbalik bersekutu dengan Alam Semesta Waktu ketika melihat Fan Meirong yang kini adalah Qian Du menjadi bagian dari pasukan Han Xiao. Kaisar Racun pada dasarnya sangat licin, dia melihat bahwa masa depan Alam Semesta lain sudah gelap dengan adanya Han Xiao dan Ne Zha, bisa saja di lantai berikutnya ini justru seluruh Murid Kaisar dibantai, hanya menyisakan pihak Han Xiao dan Ne Zha.


Seolah Kaisar Racun tidak cukup, pada hari saat Yingzi Mao datang, Kaisar Baja menghadap langsung untuk menunjukan kesetiannya pada Alam Semesta Waktu saat melihat kemajuan mengerikan dari tim Alam Semesta Waktu di Menara Tianxia, dia juga memohon untuk membiarkan Han Xiao dan Ne Zha melepaskan muridnya Jian dari kematian, karena Jian adalah satu-satunya harapan bagi Alam semesta Baja.


Dengan begitu, kini Alam Semesta Baja, Es, Bintang, Kayu dan Racun telah menjadi sekutu dari Alam Semesta Waktu, maka dari itu mereka juga sanggup bertahan hingga satu juta tahun. Kini mereka menemukan kebuntuan, hingga menabrak titik dimana mereka hanya bisa bersifat bertahan.


Yingzi Mao memiliki ide untuk melepaskan Monster yang telah dirawat oleh Klan Pembunuh Bayangan di Istana Xian Chin.


Kini Yingzi Mao telah membawa Monster tersebut, setelah diskusi singkat, sesuai arahan dari Yingzi Mao, seluruh pasukan dari lima Alam Semesta ditarik ke markas.


Sontak ini membuat musuh kebingungan, tetapi saat mereka hendak menerobos masuk, muncul seekor Paus raksasa yang berenang di angkasa lepas ini. Pada saat itu juga terdapat sepuluh Kaisar dari Aliansi para Kaisar, saat mereka melihat Monster ini, mereka juga bingung. Karena mereka belum pernah melihatnya.


__ADS_1


Sementara itu Kaisar Dewa dan Kaisar Bintang terkejut saat melihat Paus raksasa tersebut, keduanya mengetahui bahwa Monster itu berasal dari Menara Tianxia!


Paus itu terbang dengan sangat lincah, dalam waktu singkat dia sudah mencapai pasukan Aliansi. Mulut Paus itu terbuka dengan sangat lebar. Segera seluruh yang ada di hadapannya terhisap, Bintang, Meteor, Kapal Perang, bahkan pasukan seluruh Aliansi juga terhisap kedalam mulut Paus tersebut.


Paus itu terus membuka mulutnya, daya hisap Paus itu seperti lubang hitam yang tiada puasnya, setelah menghisap seluruh yang ada dihadapannya. Paus itu bergerak maju, dia bahkan tidak segan untuk menghisap ruang.


Sepuluh Kaisar dari Aliansi merasakan sakit yang sangat teramat, mereka dengan susah payah membangun pasukan elit mereka ini, tetapi itu dihisap dalam sekejap oleh Paus sialan ini!


Mereka sudah tidak tahan lagi melihat satu demi satu Kamp Bintang mereka ditelan oleh Paus raksasa tersebut, mereka mengangkat senjata dan menyerang Paus itu untuk menghentikan menelan lebih jauh lagi, jika ini dilanjutkan, bukan tidak mungkin seluruh pasukan mereka akan habis.


"Maju! Jangan biarkan mereka menyerang Orca!" teriak Yingzi Mao.


Pertarungan sengit itu pecah, sepuluh Kaisar melawan Enam Kaisar. Ya, enam, dalam jutaan tahun telah menimbun di Alam Raja Abadi, Yingzi Mao memilih untuk menembus tingkatan karena krisis yang dihadapi oleh Alam Semesta Waktu.


Yingzi Mao meminta lima Kaisar membentuk pelindugn untuk Orca, lantaran Monster itu memiliki pertahanan yang lemah. Sementara dirinya melakukan serangan bersama Klan Pebunuh Bayangan serta lainnya.


Lima Kaisar selesai membentuk pelindung, mereka kembali fokus untuk menyerang para Kaisar.


Efek dari pertukaran serangan para Kaisar sungguh menakutkan, satu ayunan serangan mereka langsung membumi hanguskan Bintang yang berada di dekat mereka, ruang bahkan bergetar ketika mereka saling beradu Alat Dewa.


Yingzi Mao sudah meminta pada lima Kaisar, tugas mereka hanya mengulur. Dengan adanya Orca, mereka akan mudah meratakan seluruh pasukan dari Aliansi Kaisar.

__ADS_1


Rencana Yingzi Mao untuk bertahan berhasil, dia sanggup menahan dua Kaisar, begitu juga dengan lima lainnya. Mereka berhasil bertahan hingga lima puluh tahun, dalam rentang waktu ini. Orca telah berhasil menghabiskan semua pasukan dari sepuluh Kaisar.


Sepuluh Kaisar ini bukan tidak ingin menyelamatkan pasukan mereka, tetapi tidak bisa, Yingzi Mao dan lima Kaisar disisinya terus menahan mereka, bahkan ketika mereka akan mengambil langkah mundur, YingZi Mao tidak membiarkan mereka juga, pertarungan dalam lima puluh tahun ini terasa sangat panjang dan berat bagi mereka.


Seluruh pasukan telah habis, hanya menyisakan sepuluh Kaisar. Dengan begini, Yingzi Mao menggerakkan seluruh Jendral kelas bawah hingga atas untuk terlibat dalam pertarungan, dia juga memerintahkan Pasukan ranah Dewa Raja untuk ikut serta.


Biarpun dengan notabene nya mereka Kaisar, sepuluh orang ini masih tidak sanggup menahan serangan yang begitu gencar seperti ini. Dibawah serangan puluhan Raja Abadi dan ribuan Dewa Raja, mereka terus terpojok.


Pada dua puluh tahun kemudian, tiga Kaisar berhasil dibunuh. Tersisa tujuh Kaisar lagi, keuntungan ini didapat tidak dengan pengorbanan ringan, banyak pasukan Lima Kaisar dan Yingzi Mao yang gugur dalam prosesnya. Bagaimanapun musuh mereka adalah Kaisar.


Tiga puluh tahun terlewati lagi, mereka berhasil membunuh enam Kaisar lagi, hanya menyisakan satu Kaisar, yaitu Kaisar Bulan.


Pada saat pertarungan terakhir, yang juga hampir mencabut nyawanya. Kaisar Bulan menunduk meminta pengampunan agar dirinya bisa juga bergabung dalam sekutu Alam Semesta Waktu, dia memohon teramat sangat, alasan dia melakukan ini karena muridnya masihlah hidup di Menara Tianxia.


Dalam pertarungan, Kaisar Baja dan Kaisar Kayu menggoyahkan mereka agar berpindah menjadi sekutu, tetapi tidak ada yang berhasil. Namun, siapa sangka Kaisar Bulan akan menyerah dan memilih menjadi sekutu mereka.


"Pilihan yang bagus Yue, jika tidak. Aku yakin Alam Semestamu akan langsung hancur ketika dia muncul lalu dua anak itu keluar dari Menara Tianxia." Kaisar Racun terkekeh ringan, dia merujuk kata dia untuk Xian Chin. Sudah bukan rahasia bagi sekutu bahwa Xian Chin melakukan kultivasi tertutup untuk mencapai Kaisar Abadi.


***


Update Mingguan : 13/14

__ADS_1


__ADS_2