
"Baiklah jika begitu, aku juga tidak merasakan kau akan berbuat jahat pada kami," ujar Han Xiao seraya kembali menyimpan kekuatannya, wujudnya kembali menjadi normal tanpa keluar sedikitpun hawa kejahatan yang besar, pun Pedang Delapan Kejahatan sudah Han Xiao simpan lagi di Cincin Darah.
Ne Zha melakukan hal yang sama dengan Han Xiao, pandangannya kini lurus menatap Xian Xuenai, dia merasakan sebuah gejolak yang aneh ketika menatap mata jernih dari gadis tersebut. Pun dengan Xian Xuenai segera mengalihkan pandangannya dari Ne Zha dan menatap Han Xiao, seolah dia sendiri tidak tahan menatap Ne Zha.
"Kau memanggilku abang, apa yang harus aku jelaskan pada mereka?" Han Xiao segera mengalihkan pandangannya dan menatap dua gadis yang kini tengah mematung.
"Bilang saja aku adik kandung kalian, aku anak dari Zi Yao. Hahaha," sahut Xian Xuenai dengan ringan.
Han Xiao dan Ne Zha terdiam, mereka sendiri tidak mengetahui apakah Zi Yao masih hidup atau tidak, jika masih hidup dan mengetahui kebohongan Xian Xuenai, apa yang harus mereka lakukan?
"Tenanglah, Zi Yao memang sudah tiada," ujar Xian Xuenai seolah menebak apa yang ada di kepala dua pemuda tersebut.
"Tiada?" Han Xiao dan Ne Zha bertanya secara bersamaan.
"Kalian ingin mendengarkan cerita?" Xian Xuenai balik bertanya.
Dua pemuda itu saling bertatapan lalu memandang Xian Xuenai dan mengangguk secara bersamaan.
"Kalian percaya reinkarnasi? Ya setidaknya, Zi Yao tidak ada di dunia ini." Xian Xuenai memulai ceritanya.
Dua pemuda itu mengangguk tanda jawaban.
"Baiklah aku mulai."
Xian Xuenai sempat bingung ingin mulai dari mana, namun segera dia menceritakan identitas asli dari Zi Yao, wanita itu adalah teman dari jiejie nya yang juga merupakan kultvator Alam Raja Abadi yang sedikit lagi menembus Alam Kaisar dan setara dengan Jiejie nya. Tapi sebuah bencana datang pada dunia ini dan mengharuskan Zi Yao bersembunyi dan melahirkan dua anak yakini Xiao Han dan Xiao Nezha.
__ADS_1
Secara singkat, ini adalah rencana dari Jiejie nya, mereka berdua menyiapkan sebuah identitas untuk nantinya akan menarik Han dan Eja yang ada di dunia lain ke dunia ini. Dan Harimau Suci adalah bawahan paling terpercaya dari jiejie nya, tugas mereka berdua memberikan pengetahuan tentang dunia ini dan memberikan dasar kekuatan pada Han dan Eja. Setelah itu Zi Yao pergi untuk menuju perbatasan dunia dan ikut dalam perang.
"Lalu apa hubungannya dengan penjelasanku pada mereka nanti?" potong Han Xiao, dia sedikit kesal karena kini dia mengetahui bahwa mereka dengan sengaja ditarik dari dunia mereka ke dunia ini oleh tunangannya.
"Itu untuk membuat kalian tidak perlu khawatir ini adalah sebuah kebohongan tentang aku anak dari Zi Yao, karena dia memang sudah tiada. Dia gugur di medan perang, namun dia berhasil bereinkarnasi, pada dasarnya, jika seseorang bereinkarnasi. Maka ingatan mereka akan tersegel, dan kalian ingin tau siapa reinkarnasi dari Zi Yao?" terang Xian Xuenai sebelum memberikan sebuah tawaran pada akhir kalimatnya.
"Siapa?" tanya dua pemuda itu dengan penasaran, mereka tidak memperdulikan waktu yang kini tengah berhenti.
"Ibumu di Negara Maritim." Xian Xuenai memajukan wajahnya kearah Han Xiao.
Han Xiao segera mengutuk keras, pantas saja dari kedua orang tuanya, ibunya lah yang paling bersemangat untuk mentunangkan dia dengan gadis itu.
"Pada kasus normal reinkarnasi akan membuat orang itu lupa ingatan, namun berbeda dengan Zi Yao, kehidupan sebelumnya adalah Raja Abadi, jadi jiwanya tidak bisa disegel dengan mudah membuat dia mengingat semua kehidupan sebelumnya, awalnya jiejie ingin membawa Zi Yao kembali, namun Zi Yao memilih untuk hidup di dunia sana. Hingga saat dia melahirkan anak pertamanya, yaitu kau Han, mengingat pertemanannya dengan Jiejie sangatlah lekat, dia ingin membantu jiejie melalu kalian dan menjalankan rencana lama yang seharusnya menarik orang lain, bukan kalian," lanjut Xian Xuenai.
Ne Zha sendiri diseret kemari karena jiejie nya sangat membutuhkan dua pemuda tersebut di dunia ini, namun Xian Xuenai tidak ingin menjelaskan lebih jauh. Katanya mereka akan mengetahui semuanya ketika telah menginjakan kaki ke Alam Abadi dan bertemu secara langsung dengan Jiejienya.
"Ah aku lupa, dari pertunangan aku hanya mengetahui nama jiejiemu adalah Chin, apakah nama panjangnya Xian Chin?" tanya Han Xiao.
Xian Xuenai mengangguk ringan.
"Oh..." Han Xiao mengangguk tenang.
"Ehk... tunggu, itu berarti dia adalah Yang Mulia Xian Chin yang dibicarakan Harimau Suci?" ujar Han Xiao penuh kejutan.
Plak...
__ADS_1
Ne Zha dan Xian Xuenai menepuk dahi mereka, apakah Han Xiao tidak menyimak? Otak anak ini sungguh berkerja sangat lambat untuk menyadari hal tersebut.
"Hohoho... Aku adalah tunangan dari pemilik dunia ini hohoho," kelakar Han Xiao penuh bangga.
"Dengan begitu, bukankah aku bisa meminta tunanganku untuk menekan kembali Ras Iblis ke dunia bawah? Mengeluarkan Patriark lama dari Klan Xiao dari dunia bawah, mestinya itu bukan permintaan yang sulit bukan? BENAR TUNANGANKU SAYANG?!" Han Xiao berkata dengan cerdas, lalu diakhir kalimatnya dia berteriak keatas langit.
Pletak!
Xian Xuenai memukul kepala Han Xiao, "Ini adalah pelatihan untuk kalian agar menjadi lebih kuat, kau sungguh tidak tahu malu meminta bantuan pada perempuan," ketus Xian Xuenai.
Han Xiao mengelus kepalanya, sungguh pukulan dari Xian Xuenai sangat menyakitkan, "Kenapa kau yang memprotes! Lagipula tunanganku bukan perempuan sebarangan, dia adalah penguasa dunia ini," cetus Han Xiao kesal.
"Sudahlah, ayo kita jelaskan pada mereka berdua bahwa kita adalah saudara kandung namun beda ayah, aku muncul secepat ini karena penasaran dengan makanan yang kalian sebut seblak dan otak-otak," sahut Xian Xuenai lalu aliran waktu kembali menjadi normal, angin besar segera menghembus kencang.
Ne Zha dan Han Xiao segera menghampiri dua gadis tersebut lalu memperkenalkan Xian Xuenai sesuai dengan yang diarahkan oleh gadis tersebut.
"Kecantikan bibi Zi Yao memang menurun padamu, aku mendengar kala itu ayah harus bertarung dengan ratusan jagoan untuk memperebutkan bibi Zi Yao. Ternyata cerita itu bukan omong kosong karena kecantikan bibi Zi Yao sepertimu ini, aku bahkan merasa buruk rupa ketika melihatmu," ujar Xiao Jiang dengan jujur.
Xian Xuenai tertawa kecil, "Kau terlalu memuji, ibu lebih cantik dariku. Aku mungkin hanya mewarisi seperempat dari kecantikan ibu pada saat muda," balas Xian Xuenai.
Han Xiao mengenalkan Xian Xuenai sebagai Zi Xuenai, itu karena nama Xian adalah hal tabu dalam dunia kultivator di dunia ini, karena Klan Xian adalah penguasa dunia ini.
***
Update Mingguan : 05/14
__ADS_1