Dua Penguasa

Dua Penguasa
Bab219. Hukuman


__ADS_3

Kelas S sekali lagi tidak menerima materi pembelajaran, mereka semua berkumpul di ruang latihan di hari kedua, Han Xiao menyambut mereka dengan senyuman lebarnya, Ne Zha disisi lain memperhatikan satu persatu murid kelas S.


"Kalian pulih dengan baik, sekarang mulaikah berlari seribu putaran seperti kemarin," ucap Ne Zha lalu mengambi kursi dan duduk.


Para murid Kelas S segera mengikuti apa yang dikatakan oleh Ne Zha, tidak sedikit dari mereka yang menyadari bahwa pembelajaran berlari memutar ini memiliki banyak pembelajaran berarti.


"Aku tidak percaya jika dia benar-benar memiliki Istan Bumi." Su Lihwa mengerutkan dahinya ketika melihat Zhan Zheng berlari paling cepat dan berada didepan semua murid kelas S.


"Dia telah memahami esensi pembelajaran ini," jawab Bing Xing, dia juga mempercepat langkahnya hingga bersampingan dengan Zhan Zheng.


"Kita memiliki dua murid yang cerdas." Han Xiao terkekeh melihat Bing Xing dan Zhan Zheng berlari cepat tanpa menggunakan sedikitpun Qi dan hanya menggunakan kekuatan fisik murni.


Yin Cheng yang memang memliki watak tidak ingin kalah dan mudah panas, geram melihat Bing Xing dan Zhan Zheng berada jauh dihadapannya, dia segera menggunakan sepersepuluh Qi miliknya untuk mensejajarkan diri dengan Bing Xing dan Zhan Zheng.


Ne Zha menggelengkan kepalanya. "Yin Cheng, kau melebihi batasan Qi yang harus digunakan, sebagai hukuman beban pada gelangmu akan bertambah lima puluh ton."


Yin Cheng mengutuk dalam hati, dia terlalu terbawa oleh emosi sehingga lupa akan batasan Qi yang boleh digunakan. Gelang pada kaki Yin Cheng menyala redup dan Yin Cheng merasakan bahwa bobot gelang itu bertambah berat di kedua kakinya.


Murid lainnya segera menatap horor, mereka kini lebih memperhatikan jumlah Qi yang mereka gunakan dan mengendalikannya sebaik mungkin.


"Gunakanlah kekuatan fisik murnimu, kokohkan langkahmu. Pahami dengan jelas pembelajaran ini, kau akan mudah untuk berlari seperti kami tanpa bantuan Qi," kata Zhan Zheng lalu tertawa puas, kapan lagi dia seorang murid dengan Istana Bumi bisa mengolok dan mengajari murid Istana Surga.

__ADS_1


Butuh waktu semalaman untuk Zhan Zheng merenungkan apa yang dikatakan oleh Han Xiao, hingga akhirnya dia memahami kata demi kata, tujuan pelatihan ini adalah untuk melebihi batasan tubuh, manusia biasa mungkin akan kelelahan setengah mati untuk berlari seribu kali memutari ruang latihan, namun jika meanusia biasa itu sanggup maka akan menghancurkan batasan lelah dalam tubuhnya, namun mereka para murid kelas S adalah kultivator, jadi tambahan beban empat ratus ton tanpa lebih dari sepersepuluh Qi ini hampir menyamai ketika manusia fana berlari seribu kali memutari ruang latihan.


Zhan Zheng memahami bahwa tujuan yang paling penting adalah pembelajaran pengendalian Qi serta kekuatan fisik mereka, dia berseru kagum berkali-kali ketika menyadari metode Han Xiao dan Ne Zha sangatlah ekstrim namun sangat bermanfaat.


Sekali lagi mereka semua berhasil memutari ruang latihan seribu putaran, seperti kemarin, mereka langsung ambruk, tapi mereka kini hanya terduduk ataupun terjongkok.


Han Xiao tersenyum seperti biasanya, dia menghampiri murid-muridnya, "Bagus, kalian sudah memiliki peningkatan, renungkan lagi perkataanku kemarin, pahami dengan jelas. Jika kalian sudah benar-benar memahaminya, kita akan meninggalkan praktek berlari ini berlanjut ke pembelajaran lainnya."


Setelah mengatakan hal tersebut, Han Xiao dan Ne Zha pergi seperti kemarin meninggalkan para murid yang sedang kelelahan.


"Hey apakah Han Xiao membocorkan pembelajaran ini padamu?" Yin Cheng memandang Bing Xing.


"Tidak," jawab Bing Xing singkat.


Sebuah hawa dingin segera menyerebak memenuhi ruang latihan, suhu turun menjadi sangat rendah, tubuh murid kelas S yang tadinya berkeringat dan panas, mereka semua kini kedinginan, keringat mereka bahkan membeku di kulit mereka.


Tatapan Bing Xing menjadi sangat dingin pada Yin Cheng, pemuda itu menyadari dia telah salah bicara, biarpun dia mendapatkan banyak sumber daya, tapi dia masih belum menembus ke tingkat ketiga, sedangkan Bing Xing berada di tingkat puncak, jelas kekuatan mereka terpaut jauh.


"Tarik perkataanmu," desis Bing Xing dingin.


Yin Cheng menelan ludahnya, Bing Xing sungguh menakutkan sekarang, "Ba-baik aku tarik perkataanku." Yin Cheng bukan orang bodoh, selain kini tubuhnya yang sedang sangat lemah karena kelelahan, dia juga memiliki tingkat kultivasi dibawah Bing Xing.

__ADS_1


Udara di ruang latihan secara perlahan menjadi normal lagi, para murid kelas S menghela napas lega. Mereka tidak akan kuat jika harus bertahan dibawah suhu dingin seperti itu, tubuh mereka sedang dalam kondisi kelelahan yang sangat hebat, sehingga sulit bagi mereka untuk mengendalikan Qi dan melindungi tubuh mereka dri hawa dingin yang menguar dari gadis es tersebut.


Bing Xing dengan dingin menatap Yin Cheng, "Gunakan otakmu, bukan ototmu." Setelah mengatakan hal tersebut, BIng Xing melenggang pergi, Su Lihwa, Xia Shiva dan Bi Jiao bangkit dan mengikuti Bing Xing, walaupun cara jalan mereka lebih tergopoh jika dibandingkan dengan Bing Xing, tapi setidaknya mereka bisa berjalan tanpa masalah untuk kelaur dari ruang latihan.


Zhan Zheng disisi lain kini tengah santai menyamtap makanannya, para murid kelas S menatap pemuda itu dengan heran, semua murid yang memiliki Istana SUrga bahkan lebih heran, kenapa murid yang memiliki Istan Bumi seperti Zhan Zheng lebih kuat dari mereka dalam latihan ini?


Linghun Jundao adalah yang paling tenang, dia berjalan menuju kantin dan duduk bersebrangan dalam meja yang sama dengan Zhan Zheng.


"Kau tahu arti dalam praktek ini?" tanya Linghun Jundao.


Zhan Zheng tersenyum lebar seraya mengunyah makanannya, "Aku bisa dibilang baru paham sebagian, tapi ini sangat luar biasa," jawab Zhan Zheng jujur.


"Bisa kau beri aku bocoran?" tanya Linghun Jundao sekali lagi.


"Tergantung pemahamanmu, pada intinya kau harus bisa mengendalikan kekuatan dalam tubuhmu agar sanggup membawa bobot empat ratus ton yang guru Zha berikan, suntikan empat persen Qi milikmu yang dibagi masing-masing satu persen pada gelang yang diberikan guru Zha, dengan begitu kau akan sanggup berlari seribu putaran tanpa menggunakan Qi untuk tubuhmu," jelas Zhan Zheng dengan santai.


Linghun Jundai terdiam, tidak pernah terlewatkan dalam pikirannya bahwa dia bisa menggunakan metode sederhana seperti itu.


"Kau menggunakan satu persen Qi untuk menahan gelang bersentuhan dengan kulitmu?"


Zhan Zheng mengangguk, "Guru tidak mengatakan bahwa ini dilarang, dia hanya berkata bahwa kita harus mengendalikan kekuatan yang kita miliki, metode ini sangatlah remeh namun sulit, untuk membiarkan satu persen Qi bertahan secara stabil agar tidak bertambah selama satu jam tidaklah mudah," jawab Zhan Zheng.

__ADS_1


***


Update Mingguan : 05/14


__ADS_2