
"Melawan dua ratus sembilan puluh enam jenius, jika ini di Bintang Makhluk Buas, aku sendiri sudah cukup untuk menangani mereka. Tapi ini adalah Alam Abadi, menghadapi sepuluh dari mereka akan sedikit merepotkan dengan kekuatanku saat ini," ucap Ne Zha seraya memainkan tangannya.
"Sepuluh dari mereka? Kau bercanda?" Xian Xuenai tertawa. "Bahkan untuk melawan lima dari mereka dengan kekuatanmu saat ini? Itu adalah sebuah mimpi, terkecuali kau habis-habisan. Itupun kau hanya sanggup mengalahkan mereka, tidak membunuh mereka."
Ne Zha tidak terkejut dengan pernyataan pedas dari Xian Xuenai, sudah dia perhitungkan jenius dari Alam Abadi sangatlah menakutkan, para jenius itu paling lemah berada di Alam Dewa Roh, untuk dirinya yang kini hanya berada di Alam Roh, sungguh lelucon yang sangat lucu.
"Minimal kau berada di Alam Inti Kosong, baru aku percaya kau bisa menghadapi sepuluh orang sialan itu, juga kau bisa membunuh lima diantara mereka," ujar Xian Xuenai.
Sekali lagi Ne Zha tidak menyangkal, ketika meningkat ke Alam Inti Kosong, kekuatan Mutlak dalam dirinya akan ditingkatkan. Pada saat itulah dia akan memiliki kekuatan tak terkalahkan dari Alam Dewa Roh kebawah.
"Aku akan berkultivasi mulai sekarang jika begitu, antar aku ke ruang kultivasi," pinta Ne Zha pada Xian Xuenai, Ne Zha menyadari bahwa waktu mereka hanya dua tahun, ini bukanlah waktu yang panjang di Alam Abadi, bahkan bisa dibilang hanya sekejap mata. Dia harus meningkatkan kultivasinya setinggi mungkin, dia berharap bisa melebihi Alam Dewa Roh, dengan ketebalan Qi serta sumber daya yang ada, Ne Zha meyakini hal tersebut.
Xian Xuenai tersenyum sangat manis, "Kau sangat bersemangat ya, berbeda dengan kakak iparku, dia malah bersenang-senang." Xian Xuenai menggosok hidungnya dan tertawa nakal.
Ne Zha menggelengkan kepalanya ringan, kembali dia meminta diantar oleh Xian Xuenai untuk ke ruang kultivasi.
Xian Xuenai tidak lagi mengganggu Ne Zha, dia segera membawa Ne Zha ke ruang kultivasi bersama Feng Jin.
Setibanya di ruang kultivasi, Xian Xuenai memohon pada Ne Zha agar Feng Jin menemaninya sebentar sebelum berkultivasi.
"Bukankah waktu masih banyak? Dalam dua tahun ini tidak mungkin seluruhnya dihabiskan oleh kultivasi," kata Ne Zha.
"Memang, tapi aku setelah kalian mulai berkultivasi dan Chin'jiejie kultivasi tertutup, aku akan pergi ke perbatasan Alam Semesta Chin'jiejie untuk menjaga pelindung serta memastikan Alam Semesta ini baik-baik saja dari pengkhianat," ujarnya.
"Baiklah," sahut Ne Zha memperbolehkan.
__ADS_1
Feng Jin bersorak senang bersama Xian Xuenai, setelah mengantar Ne Zha berkultivasi, Xian Xuenai membawa Feng Jin ke sebuah tempat yang merupakan gunung tak jauh dari kediaman mereka.
Xian Xuenai mengobrol dan bermain dengan Feng Jin disana, mereka berdua memiliki kecocokan sebagai perempuan. Juga terutama mereka memiliki kesukaan yang hampir sama, ditambahkarakter mereka yang hampir sebelas dua belas.
"Aku akan bersama kalian ketika nanti masuk ke Menara Tianxia, pada saat itu kita harus membuat onar!" ujar Xian Xuenai dengan penuh harapan.
"Membuat onar?" Feng Jin menggaruk pipinya.
Xian Xuenai mengangguk, "Benar, kita akan membuat onar, pasti akan seru bermain dengan orang-orang sialan itu," jawabnya.
"Apa untungnya bagi kita?" Feng JIn kembali bertanya.
Sebuah senyum jahil terukir pada bibir indah Xian Xuenai, secara perlahan gadis itu menjelaskan. Di Menara Tianxia, bukanlah sebuah ruangan, tapi sebuah Alam. Seperti Bintang Makhluk Buas, tapi dalam ukuran yang lebih kecil.
"Lantai kelima?" Feng Jin lanjut bertanya.
"Sulit untuk mendapatkan jawabannya, aku mengetahui ini dari Yao'jiejie yang telah mencapai sana, karena belum ada yang pernah sampai di lantai lima. Sehingga tidak ada yang berani berspekulasi," jawab Xian Xuenai.
Xian Xuenai menjelaskan jika mereka membuat onar, hal itu akan membuat perhatian terarah pada mereka, sehingga akan membuat Han Xiao dan Ne Zha dengan mudah menghadapi lantai demi lantai karena tidak terlalu menarik perhatian dari Jenius dari Alam Semesta lain.
Namun, Feng Jin segera menyangkal karena dia memiliki kekuatan yang sangat lemah jika dibandingkan dengan para jenius dari Alam Semesta lain.
"Waktu masih panjang, di Istana Chin'jiejie ini, waktu bisa dimanipulasi. Kau bisa berlatih seratus tahun, tapi pada waktu nyata yang berputar hanya satu tahun. Dengan dua ratus tahun diiringi bakatmu yang tinggi, bukan tidak mungkin kau bisa menyalip para orang sialan itu," terang Xian Xuenai.
Feng Jin menggaruk pipinya lagi, dia lupa bahwa kekuatan Xian Chin sungguh luar biasa, waktu bisa dimanipulasi oleh Kaisar Alam Semesta seperti Xian Chin,
__ADS_1
"Apakah Bang Han dan Bang Zha akan mendapat waktu selama itu juga?" tanya Feng Jin, dengan kehebatan bakat dua Abangnya, dia yakin dalam dua ratus tahun dia abangnya itu akan menjadi sangat kuat.
"Tentu saja, tapi kondisi mereka berbeda, latihan mereka akan lebih sulit jika dibandingkan denganmu, tapi sudah dipastikan. Mereka akan sanggup melawan seratus orang sialan dari Alam Semesta lain ketika selsai dalam pelatihan," ujar Xian Xuenai dengan sangat antusias.
Mata Feng Jin meloto ketika mendengar hal tersebut, seratus jenius dari Alam Semesta lain! Jika Feng Jin mendengar dari orang lain, maka dia akan tidak percaya. Tapi berbeda dengan Xian Xuenai yang sudah hidup milyaran tahun serta sudah pernah menghadapi para jenius tersebut, ditambah dengan bakat dua abangnya dan berbagai keberuntungan kedunya, Feng Jin percaya dengan hal tersebut.
"Membuat onar ya? Kenapa tidak!" seru Feng Jin dengan semangat.
Xian Xuenai tertawa riang, dia sekarang sangat senang. Mereka melanjutkan obrolan tentang kultivasi, Xian Xuenai sungguh tidak sungkan untuk memberikan apapun yang dia tahu tentang kultivasi untuk kemajuan Feng Jin.
Feng Jin mendapatkan banyak pelajaran dan wawasan dari Xian Xuenai, kini semua masalah dalam kultviasinya sudah tiada, hanya tinggal berkultivasi dengan tekun untuk menaikan kekuatannya.
Setelah cukup lama mereka di gunung tersebut, Xian Xuenai membawa Feng Jin ke tempatnya berkultivasi, "Qi di sini lebih cocok denganmu untuk berkultivasi, selama aku pergi. Kau berkultivasi di sini," ucap Xian Xuenai seraya memberikan Cincin Spasial pada Feng Jin.
"Chin'jiejie akan memberimu sumberdaya, tapi pertama. Gunakanlah sumberdaya dariku ini, semuanya sudah kuperhitungkan dengan matang, itu bisa menaikan darah Phoenix yang ada dalam dirimu, juga akan membuat dirimu memiliki kekuatan Mutlak yang sangat unik," jelasnya.
"Terimakasih banyak Xuenai'jiejie," ucap Feng Jin dengan sangat tulus dan berterimakasih.
"Jangan sungkan, kau cukup berkultivasi menjadi kuat, lalu bantu Chin'jiejie menghadapi masalah ini, itu sudah lebih dari cukup bagiku." Xian Xuenai tersenyum sangat lembut.
***
Update Mingguan : 14/14
Update Merdeka : 51/75
__ADS_1