
Sekepergiannya dari ruang kerja kacang tua, Ne Zha memilih untuk masuk kedalam Alam Nirwana Api. Dia penasaran dengan kondisi Roh Alam yang dibuatnya.
Segera saja tubuh Ne Zha menghilang dari toko Surga Celaka.
***
"I... Ini kau Pohon Neraka?" Ne Zha terpana melihat sosok Anak kecil yang tengah bermain disekitar Pagoda Mimpi Buruk.
"Tu... Tuan?" ucap anak kecil tersebut, dia memiliki tampilan anak enam tahun dengan parah yang tampan. Rambut anak itu juga berwarna warni, Ne Zha menebak bahwa warna yang terdapat pada rambut anak itu adalah warna dari elemen yang dimilikinya.
"Hais..." Ne Zha tidak pernah menyangka bahwa Roh Alam yang dibuatnya akan memiliki wujud anak kecil, walaupun dia bisa berubah menjadi wujud asli Roh Alam Pohon Neraka. Yang diharapkan Ne Zha adalah semoga anak ini tidak memiliki pemikiran anak kecil, sungguh hal yang merepotkan untuk mengurus anak kecil bagi Ne Zha.
"Apakah tuan kurang menyukai wujud ini?" tanya anak itu lalu tiba-tiba cahaya emas menglilinginya, selang sedetik kemudian wujud anak itu mulai tumbuh menjadi lebih tinggi hingga menyamai tinggi Ne Zha. Rambut panjang warna-warni terurai sangat indah, tubuh ramping mulai terbentuk dari cahaya emas tersebut, wajah indah yang memiliki mata bulat besar iris warna-warni dihiasi oleh bulu mata yang lenti, hidung mancung serta bibir tipis yang sangat indah tercetak pada wajah wujud baru Roh Alam.
Ne Zha tercengang melihat wujud baru dari Roh Alam tersebut, sebuah gadis cantik! Bahkan sangat cantik hingga setara dengan kecantikan Bing Xing, Su Lihwa dan Yang Shui.
"Bagaimana tuan?" tanya Roh Alam Pohon Neraka dengan ceria seraya tersenyum dan mengedipkan matanya pada Ne Zha.
NE Zha menggelengkan kepalanya, "Lebih baik kau dalam wujud anak kecil tadi." Sekarang Ne Zha mengetahui bahwa pemikiran Roh Alam tidaklah seperti anak kecil.
Roh Alam itu segera berubah wujud menjadi anak kecil lagi seperti sebelumnya.
"Jika tuan bosan dengan wujud ini aku bisa berubah wujud yang lainnya," kata Roh Pohon tersebut.
__ADS_1
Sekali lagi Ne Zha terkejut saat Roh Alam mengatakan hal tersebut, untuk Roh Alam yang memiliki dua wujud manusia sungguh sudah sangat mengagumkan dan mengerikan. Tapi Ne Zha mengerti dalam kalimat Roh Alam itu berarti dia bisa berubah menjadi banyak wujud.
"Ehm... Tuan." Roh Alam menatap Ne Zha dengan penuh harap.
"Ya? kau ingin nama?" tanya Ne Zha.
Roh Alam pohon Neraka itu mengangguk penuh semangat, tatapannya pada Ne Zha penuh antisipasi dan penasaran.
"Aku sudah menyiapkannya, Di Yushu. Apakah kau menyukainya?" ucap Ne Zha.
"DI Yushu, Pohon Neraka. Aku suka aku suka!" seru Di Yushu lalu melompat-lompat penuh semangat.
Setelah Di Yushu tenang, Ne Zha menyentuh kepala Di Yushu dan mengirim ingatan tentang ilmu pengetahuan umum di dunia kultivator serta pengetahuan tentanga Benua Angin Selatan dan lain-lainnya, Ne Zha tentu tidak mengirim semua yang dia tahu. Ne Zha hanya memberikan ilmu pengetahunannya yang lebih luas dari kultivator lain.
"Baiklah, kau berkultivasi dengan baik disini. Ada yang harus ku urus di luar sana," ujar Ne Zha lalu menghilang dari hadapan Di Yushu.
***
Ne Zha kembali muncul di depan ruangan Kacang tua, dalam perkiraannya ini hanya tinggal sepuluh jam dari waktu yang dibutuhkan oleh Kacang tua untuk mematangkan seluruh bahan Herbal Roh dan Tanaman Sihir untuk membuat Pil Dewa.
Tidak ingin membuang waktu pada hal yang tidak berguna seperti sebelumnya Ne Zha pergi menuju kamar dan memulai berkultivasi setelah memberikan beberapa pengaturan pada keluarga kecil Tang Dan.
Harus ada persiapan yang matang untuk melakukan rencananya, dan kesempatan itu harus datang saat ingin melakukannya saja. Sama seperti Han Xiao yang tiba-tiba mendapatkan kesempatan yang baik, pemuda riang itu memilih untuk mengambil kesempatan danmembentuk lima belas Istana Takdir.
__ADS_1
Bukan karena Han Xiao lebih memilih kekuatan dibandingkan sahabatnya, namun dia mengatahui hanya segelintir orang saja yang bisa melukai Ne Zha. Otak cerdas Ne Zha tidak akan keluar pada hal-hal remeh, pemuda dingin itu pasti akan bisa mengatasi bahaya hidup dan mati dengan otak cerdasnya.
Ne Zha menghela napas ringan sebelum memasuki dalam meditasi untuk menciptakan kesempatan emas yang dibutuhkannya.
***
"Ayaaah kau harus membalaskan dendamku!" seorang pria gempal tengah bersujud menangis-nangis dengan menyedihkan dihadapan seorang pria yang tengah duduk dengan tenang di kursinya.
Pria itu tak lain adalah Tetua Ying, setelah dia pulang dari toko Surga Celaka tak pernah dia menyangka bahwa anaknya ini yang masih belum sembuh total berlari padanya untuk meminta pembalasan dendam. Tetua Ying menghela napas panjang sebelum menggelengkan kepalanya ke arah Cao Feng.
"Sebaiknya kau lupakan Bala dendam itu, dia bukan orang yang bisa kita singgung." Tetua Ying masih merinding ketika merasakan aura mengerikan yang terarah padanya.
"Ayaaah!" Cao Feng tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh ayahnya.
Cao Feng meraung meminta penjelasan dari Tetua Ying, namun segera saja Tetua Ying membuat anaknya itu kehilangan kesdaran dan meminta orang yang ada di ruangan untuk membawa Cao Feng ke ruang perawatan.
"Harimau yang berjongkok dan Naga yang meringkuk sungguh banyak di Benua Angin Selatan," batin Tetua YIng seraya menghela napas panjang, sebagai salah satu dari Tetua Sekte Surga Harta Karun tentu dia mengetahui bahwa ada beberapa kekuatan yang setara dengan Enam Kaisar dan tiga petapa. Namun mereka belumlah jumlah yangnyata karena beberpa informasi sangat minim, dan kini ternyata desa yang diolah oleh Ayahnya yang merupakan Kaisar Harta memiliki satu Naga yang sedang meringkuk.
Tetua Ying tidak mengetahui bahwa Ne Zha sebenarnya tidak memerlukan Kacang tua untuk bergerak, hanya She Yan suah cukup untuk menbuat dia sendiri kesulitan atau bahkan akan mati. Kekuatan dari Binatang Iblis tingkat 9 bukanlah lelucon yang lucu, jika Tetua Ying mengetahui bahwa Ne Zha memiliki Binatang Iblis tingkat 9 maka dia tidak akan memikirkan cara untuk membalas dendam bahkan jika dia memiliki nyawa tambahan.
***
**Bacotan Pengetik :
__ADS_1
Hey yo!!! inilah Crazy Update yang disponsori Album baru Blackpink!!!
Bonus Update : 14/18**