
"kau muncul di hadapanku hanya untuk melukaiku? Pergi saja jika begitu!" Ne Zha mengumpat kesal, berulang kali dengan berbagai cara Ne Zha mencoba untuk membuka buku, tetapi buku itu sangat aneh. Tidak mau terbuka bahkan hanya sedikit dan justru malah membuat Ne Zha terluka berulangkali. Bahkan orang sesabar Ne Zha menjadi kesal karena Buku tersebut, hampir separuh kekuatan Ne Zha ludes dan juga tangannya berkali-kali luluh lantah karena serangan Buku tersebut. Juga berulang kali Ne Zha melempar Buku tersebut agar menjauh darinya, Buku itu muncul kembali di tangannya, bahkan Ne Zha mencoba menyegelnya lalu menyimpan pada Domainnya, tetapi juga sama muncul kembali di tangannya. Inilah yang membuat Ne Zha kesal.
Saat ini Ne Zha mengumpulkan Fusi Lima Elemen pada tangannya, dia akan mencoba untuk terakhir kalinya, jika gagal. Dia hanya akan membiarkan buku itu mengikutinya kemanapun.
Cahaya warna-warni dari Fusi Lima Elemen berkumpul di tangan Ne Zha membentuk lapisan tipis untuk menjadi seperti sarung tangan pelindung, penuh kehati-hatian Ne Zha menyentuh Buku dengan tangan yang sudah dibalut oleh Fusi Lima Elemen.
Swoosh...
Dalam sekejap kekuatan Fusi Lima Elemen dari tubuh Ne Zha ditarik paksa hingga hanya menyisakan sepuluh persen dari keseluruhannya! Wajah Ne Zha memucat karena bukan hanya kekuatan Fusi Lima Elemen yang ditarik paksa tapi juga dengan Qi miliknya, jumlah mengerikan Qi yang dimiliki Ne Zha hilang sembilan puluh persennya!
Ketika Ne Zha hendak mengumpat, sinar menyilaukan melesat dari buku dan memasuki kepala Ne Zha, sedangkan Buku itu sendiri juga menyatu dengan cahaya untuk memasuki kepala Ne Zha. Detik berikutnya banyak kata-kata yang memasuki kepala Ne Zha, itu berputar terus menerus hingga membuat Ne Zha pusing dalam proses mencerna kata-kata tersebut.
__ADS_1
Singgasana yang sebelumnya diam tiba-tiba memberikan kekuatan besar pada tubuh Ne Zha, dalam sekejap Qi serta Kekuatan Fusi Lima Elemen yang hilang dalam tubuh Ne Zha kembali terisi secara singkat oleh bantuan Singgasana warna-warni, Roda Elemen yang menyatu dengan Singgasana berputar lebih kencang dan melepaskan cahaya pada kepala Ne Zha.
Setelah mendapat bantuan dari Singgasana dan Roda Elemen, Ne Zha kembali tenang dan mulai bisa membaca kalimat-kalimat yang melayang dalam pikirannya.
"Kesatuan Monster Darah." Ne Zha membaca kalimat pertama, ketika itu juga di kepala Ne Zha berputar sebuah adegan.
Kesatuan Monster Darah, dahulunya merupakan Kesatuan paling makmur dan kuat, bahkan itu setara dengan Alam Langit. Terdapat tokoh-tokoh kuat di Kesatuan Monster Darah yang bisa menyaingi tokoh-tokoh utama di Alam Langit.
Dalam perang mengerikan itu, sebelas Kaisar Dao dari Tiga Alam Utama gugur, tetapi usaha mereka membuahkan hasil. Hanya tersisa satu Kaisar Dao di Kesatuan Monster Darah.
Ketika Ne Zha dengan penasaran melihat nama Kaisar Dao terakhir dari Kesatuan Monster Darah, Ne Zha dipenuhi oleh kekecewaan karena dia tidak dapat melihat dengan jelas siapa itu, tulisan tersebut dihalangi oleh sebuah kekuatan yang membuatnya menjadi kabur seolah dimakan oleh waktu. Ne Zha tidak putus asa, dia mencoba mengetahui ciri-ciri dari Kaisar Dao itu tetapi juga gagal, berbagai informasi tersebut seolah hilang dimakan oleh waktu. Ne Zha pada akhirnya menyerah dan terus membaca sejarah dari Kesatuan Monster Darah.
__ADS_1
Ketika perang diambang kebuntuan bagi Kesatuan Monster Darah, tiba-tiba muncul dua orang yang datang dari Kesatuan Iblis dan Alam Langit, mereka sangat luar biasa kuat hingga menekan seluruh Sungai Bintang, perang yang akan menghancurkan Kesatuan Monster Darah langsung dihentikan oleh kedua orang tersebut. Dalam prosesnya kesembilan Kaisar Dao dari Tiga Alam Utama menantang dan bersatu untuk menyerang dua orang tersebut, tetapi hasil mengerikan terjadi.
Bukan hanya tiga Alam utama ditekan hingga banyak menurun, semua sembilan Kaisar Dao juga ditekan hingga mereka mengalami luka parah yang tidak bisa disembuhkan hingga saat ini walaupun mereka masih hidup.
Karena kejadian tersebut, dua orang itu membawa Kesatuan Monster Darah menjauh dari tiga Alam utama dan menyegelnya hingga tidak akan bergerak kemanapun. Tempat dimana Kesatuan Monster Darah berada sangatlah terpencil pada ujung Sungai Bintang, juga perjalanan menuju Kesatuan Monster Darah ini sangatlah berbahaya, sulit bagi siapapun untuk mengetahui lokasi Kesatuan Monster Darah, apalagi melakukan perjalanan berbahaya tersebut.
Ne Zha berdecak kagum pada Klan Dewa yang berhasil mengetahui lokasi Kesatuan Monster Darah dan mengirim Shen Yaozu kemari, tetapi rasa kagum itu hanya sebatas pada kekuatan mereka. Ne Zha sangat membenci orang-orang dari Klan Dewa, nama mereka sangat agung. Namun, hal yang mereka lakukan sangat keji melebihi Klan Iblis Surgawi sekaligus. Ne Zha tidak berhenti membaca, dia terus membaca untuk mengetahui lebih dalam sejarah dari Kesatuan Monster Darah.
Cerita itu berlanjut hingga orang-orang dari tiga Alam utama menyuarakan protes mereka karena dua sosok itu terlihat jelas memihak Kesatuan Monster Darah, tetapi setelah mereka mengetahui adalah bukan hanya tiga Alam utama yang ditekan oleh dua orang tersebut, melainkan Kesatuan Monster Darah juga mendapatkan penekanan, sehingga menyebabkan penurunan tajam dari kualitas Kesatuan Monster Darah. Orang-orang itu menjadi sedikit teredam.
Hal selanjutnya yang membuat Ne Zha terkejut adalah salah satu orang tersebut mengeluarkan sebuah Menara, ketika membaca lebih lanjut Menara itu adalah Menara Tianxia! Kedua orang itu mengatakan bahwa Menara Tianxia adalah pusat dari Kesatuan Monster Darah, siapa saja yang berhasil memenangkan pertandingan Arena dalam Menara Tianxia, itu akan menjadi pemilik resmi Kesatuan Monster Darah. Namun, dalam milyaran tahun, tidak pernah ada orang dari tiga Alam utama memenangkan pertandingan Arena tersebut, selalu muncul orang-orang kuat dari luar tiga Alam utama. Tidak ditulis jelasnya siapa saja orang-orang tersebut, tetapi yang jelas mereka berasal dari Kesatuan Monster Darah itu sendiri.
__ADS_1
Ne Zha terkekeh ringan, jelas untuk memenangkan Menara Tianxia, peserta harus mengalami empat tantangan lagi untuk memperkuat mereka lebih jauh. Dua orang ini juga sangat luar biasa cerdik, mereka tidak memberitahu hal tersebut secara langsung, mereka hanya mengatakan memenangkan pertandingan Arena dan ada empat ruang uji coba lainnya. Namun, ketika mengatakan empat ruang uji coba lainnya, mereka berkata itu bukanlah faktor penentu, karena pewaris Menara Tianxia harus memiliki kekuatan absolut, hanya dengan pertandingan Arena para peserta akan mengeluarkan kekuatan absolut mereka.