Dua Penguasa

Dua Penguasa
Bab266. Provokasi


__ADS_3

Ne Zha, Han Xiao, Feng Jin, Xiao Jiang dan Xiao Wushuang tidak berhenti setelah menghancurkan Sekte Rantai Hitam.


Mereka berlima melesat menghampiri Sekte yang sudah dikonfirmasi bahwa Sekte tersebut bersekutu dengan Ras Iblis.


Tak jauh dari posisi mereka kini ada sebuah Sekte Menengah dari aliran Netral, Xiao Jiang menjadi sangat marah, biarpun aliran Netral. Biasanya sebagian besar aliran Netral akan condong pada Aliran putih. Tidak pernah dia sangka Sekte Menengah ini akan bersekutu dengan Ras Iblis, itu karena dia mengetahui bahwa sekte ini berada dibawah naungan Klan Xiao.


"Kenapa mereka melakukan ini setelah mendapatkan perlindungan dari Klan Xiao?" Xiao Wushuang mengerutkan dahinya ketika melihat sekte di hadapannya.


"Apapun bisa terjadi, ayo kita selesaikan dengn cepat seperti sebelumnya, rute yang kita ambil mengarah pada Lembah Tiga Warna. Kita melakukan perjalanan seraya membersihkan para sampah ini hehe," ujar Han Xiao lalu menyerang maju membawa Tongkat Naga Penghancur pada kedua tangannya.


Ne Zha juga segera melesat mengikuti arah perginya Han Xiao, para gadis juga tidak banyak bicara dan menyerang bersama Han Xiao serta Ne Zha.


Serangan mereka kali ini memiliki tujuan untuk menghancurkan semuanya, baik bangunan Sekte ataupun lainnya, seperti sebelumnya. Sekte menengah ini dihancurkan hanya dalam hitungan jam. Dan tentu saja itu mendapatkan banyak penonton yang menyebarkan informasi terbaru.


Kekuatan Han Xiao, Ne Zha dan para gadis sungguh diluar nalar para kultivator yang menonton. Mereka juga mengikuti Han Xiao dan lainnya diam-diam, meeka ingin mengetahui sekte mana yang akan mengalami kesialan karena bertemu lima sosok mengerikan seperti itu.


"Eh ada Altar disini?" Han Xiao mengerutkan dahinya ketika melihat Altar besar yang terdapat pada lapangan latihan sekte yang sudah dihancurkan.


"Kemungkinan besar mereka melakukan pengorbanan di sini," ujar Ne Zha.


Altar Pengorbanan tidak akan disebar secara acak seperti ini, Han Xiao dan Ne Zha mengetahui seberapa pentingnya itu. Hanya ada satu kemungkinan.


"Kita bisa memprovokasi para Iblis sialan itu lewat Altar!" Han Xiao berseru senang.


Ne Zha tersenyum kecil, Ras Iblis dikenal karena mudah terprovokasi, dengan mulut Han Xiao yang pedas dan tajam, kemungkinan besar Ras Iblis akan menyerbu datang kemari.

__ADS_1


"Ayo kita aktifkan Altarnya, kita akan menghubungkan komunikasi dengan Ras Iblis," ujar Han Xiao seraya menatap Ne Zha.


Dua pemuda itu maju kedepan dan meletakan tangan mereka diatas Altar, mereka membentuk mudra tangan dengan sangat cepat sebelum menyerukan kata 'Hubungkan' pada Altar.


Altar tersebut tiba-tiba bercahaya merah pekat, aura dari Iblis Qi yang sangat kuat menguar dari dalam sana.


"Ada apa kalian menghubungkan Altar? Bukankah sudah kuberitahu bahwa selain saat pengorbanan dan hal pentinglain, kalian dilarang untuk mengaktifkan Altar!" Sebuah suara mengerikan bergema dari Altar diiringi cahaya yang meredup terang ketika suara itu keluar.


Senyum Han Xiao semakin lebar ketika merasakan amarah yang membumbung dari asal suara tersebut.


"Oh kau Iblis tua, masih hidup saja. Kenapa tidak mati?" celetuk Han Xiao.


"Kau! Siapa kau?! Beraninya berkata seperti itu padaku Raja Iblis Tanduk Hitam!" pekik suara itu sangat marah.


Han Xiao terkekeh, "Memang kenapa jika aku berani? Kau tidak ada di sini, aku berani mengataimu apapun. Dasar Tanduk Hitam jelek, apa yang bagus dari tanduk hitam kalian? Ah tunggu sebentar, Tanduk Hitam kalian adalah materi terbaik untuk menempa Alat Roh, itu sangat kuat dan hebat!" ujar Han Xiao dengan enteng dan antusias.


Sungguh penghinaan besar bagi Ras Tanduk Hitam ketika seseorang mengatakan Tanduk mereka material yang sangat baik untuk Alat Roh, walaupun itu adalah kebenaran. Tapi bagi Klan Tanduk Hitam, tanduk mereka adalah segalanya, tanduk mereka melambangkan kebanggaan dan ketinggian para Klan Tanduk Hitam, selain itu tanduk mereka juga memiliki kekuatan yang sangat kuat.


"Aku tidak percaya kau akan datang, tapi aku memegang harapan agar kau datang, saat itu aku akan mencabut Tanduk milikmu itu dan menjadikan sebuah senjata, hm... Senjata apa yang bagus ya?" Han Xiao berkata dengan nada yang sangat mengesalkan.


"Pedang? Ah tidak, tandukmu akan kugunakan untuk memperkuat Tongkat Naga Penghancur milikku," ceplos Han Xiao seraya menjentikan tangannya seolah mendapatkan ide terbaik di dunia.


Suara geraman penuh amarah dari Altar semakin kencang dan kini juga sebuah asap hitam mengelilingi Altar.


Han Xiao tersenyum semakin lebar, Ne Zha disisi lain menggelengkan kepalanya ringan, biarpun kata-kata Han Xiao terdengar enteng, namun arti didalam kata penghinaan itu untuk Raja Iblis Tanduk Hitam sangat menghujam hati.

__ADS_1


"Dia datang," ucap Han Xiao seraya menyenggol tangan Xiao Wushuang.


Xiao Wushuang menatap pada Han Xiao, "Han'gege, apakah aku boleh mencoba kekuatanku untuk berhadapan dengan Raja Iblis Tanduk Hitam?" tanya Xiao Wushuang dengan penuh harap.


Tatapan Han Xiao teralih pada Ne Zha, pemuda itu mendapati anggukan ringan dari Ne Zha.


"Baiklah, jika kau sudah tidak sanggup, lebih baik mundur dan bekerja sama untuk membunuhnya seketika," ucap Han Xiao dengan senyum riangnya.


"Han'gege yang terbaik!" Xiao Wushuang melompat senang lalu mengecup pipi Han Xiao.


Han Xiao tertawa kecil dia mengarahkan Xiao Wushuang agar menuju asap yang kini mulai menyurut, sosok tinggi dengan dua tanduk mencuat di kepalanya muncul ditengah asap tersebut.


Mata sosok itu seluruhnya hitam, proporsi tubuhnya sungguh kekar dan menakutkan, sosok itu sungguh bagaiakan manusia purba yang ada pada museum dunia Han Xiao dan Ne Zha yang lama, namun karakteristik Tanduk Hitam besar yang mencuat itu membuat kesan mengerikan dari sosok itu bertambah.


"Waah tandukmu besar sekali, itu akan cukup untuk membuat bahan memperkuat Tongkat Naga Penghancur milikku," celetuk Han Xiao dengan sangat puas.


"Kau bocah tengil! Kau lah yang menghancurkan Klan Dongfang?!" seru Raja Iblis Tanduk Hitam sangat marah pada Han Xiao, aura menakutkan segera menyebar menyelimuti Han Xiao dengan sangat kuat.


Alis pemuda itu terangkat ketika merasakan kekuatan dari Raja Iblis ini sangat kuat dan jauh dari Raja Iblis Kulit Putih yang ditemuinya sebelum datang ke Benua Kayu Tengah.


"Ternyata kau." Sebuah senyum terukir pada Han Xiao, senyumnya kali ini sungguh tidak dikenali oleh Xiao Jiang ataupun Xiao Wushuang bahkan Feng Jin tidak mengetahui senyum itu.


Ne Zha hanya sekali melihat senyum itu dulu, yang sudah pasti. Ketika senyum itu muncul, tidak akan ada hal baik setelahnya.


***

__ADS_1


Update Mingguan : 11/14


Update Merdeka : 13/75


__ADS_2