Dua Penguasa

Dua Penguasa
Bab215. Zhao Jun vs Jiu Fu


__ADS_3

He Qingman turun dari panggung pertarungan setelah pengumuman kemenangannya, Lang Yue yang tidak sadarkan diri kini sudah diangkut oleh tim medis agar segera ditangani.


Pertarungan final ditunda setengah jam karena pihak Akademi akan memperbaiki panggung pertemuran yang kini memiliki lubang berbentuk manusia yang cukup dalam, selama waktu ini juga akan dibutuhkan oleh peserta untuk mempersiapkan diri lebih mantap.


Setelah waktu habis dan panggung pertempuran sudah kembali mulus, wasit segera memberi arahan untuk jenius yang namanya terpajang diatas layar proyeksi.


Wajah Han Xiao bersinar ketika melihat nama Zhao Jun yang naik keatas panggung pertempuran, dia penasaran taktik apa lagi yang akan digunakan lemak besar itu.


"Siap?" Wasit menatap pemuda berwajah garang, pemuda itu bernama Jiu Fu. Dia berasal dari Sekte Mansion Binatang, sekte ini memiliki kekuatan menengah, hanya saja dengan kehadiran Jiu Fu yang berhasil membentuk Istana Surga, mereka yakin hanya menunggu waktu agar mereka naik menjadi sekte besar. Mansion Binatang hampir sama dengan Sekte Naga Roh, hanya saja yang membedakan adalah di Mansion Binatang, seluruh Binatang Iblis atau Binatang Roh bercampur, tidak seperti Sekte Naga Roh yang hanya akan mengurus Binatang yang memiliki garis darah Naga.


"Siap!" Jiu Fu mengangguk penuh semangat.


"Mulai!" wasit segera memulai pertarungan tersebut.


Jiu Fu tidak ingin menyia-nyiakan waktu, segera dia menerjang pada Zhao Jun, baginya melawan Zhao Jun akan menjadi sangat mudah karena si gendut itu hanya memiliki Istana Bumi.


Zhao Jun mengambil posisi bertahan dari serangan Jiu Fu, tubuh pemuda gendut itu juga secra perlahan berubah menjadi setengah Beruang. Kekuatan Zhao Jun meningkat namun masih sulit untuk menahan serangan demi serangan yang diluncurkan oleh Jiu Fu.


Serangan demi serangan Jiu Fu lancarkan pada Zhao Jun, namun dia sangat kesal karena tidak berhasil mendaratkan satu seranganpun pada Zhao Jun.


"Walau si gendut itu terlihat kesulitan, tapi aku percaya bahwa dia belum mengeluarkan segenap kemampuannya," celetuk Xia Shiva.


Ne ZHa yang berada didekat Xia Shiva mengangguk, "Jiu Fu ini walaupun memiliki Istana Surga, tapi kebiasaannya adalah bertarung bersama Binatang Rohnya untuk melakukan kombinasi, sehingga sekarang dia bertarung sendirian seperti macan yang kehilangan taring."

__ADS_1


Benar apa yang dikatakan oleh Ne Zha, Jiu Fu kini tengah bersusah payah untuk menekan Zhao Jun, sulit baginya bertarung individu seperti ini, beberapa jurus dari sektenya tidak menunjukan untuk bertarung sendiri, tapi bertarung dengan Binatang Roh peliharaan mereka.


Sebuah senyum tercetak pada bibir Zhao Jun, "Sekarang!"


"Cakaran Halilintar!" Tangan Zhao Jun yang didominasi oleh kuku berunag besar terayun dan menyerang celah yang terdapat pada serangan Jiu Fu.


BAAAM!!!


Jiu Fu yang tertangkap lengah segera terkena secara telak oleh serangan dari Zhao Jun, "Aku akui melawanmu sangat merepotkan dan menyenangkan, tapi aku menginginkan kursi kelas S," ucap Zhao Jun dengan senyum yang sangat lebar.


Zhao Jun melakukan serarangan tendangan yang sangat kuat, Jiu Fu berhasil menahan namun dia harus mundur ke belakang.


Bruk...


Langkah Jiu Fu melayang diatas angin dan dia terjatuh dari panggung pertarungan!


Jiu Fu yang saat itu mengira dia akan menang maka dia terus menerus menekan Zhao Jun tanpa memikirkan sebuah taktik remeh dari Zhao Jun. Serangan Cakar Halilintar dari Zhao Jun berfungsi untuk memindah posisi mereka dan membuat Jiu Fu tersudut, dengan tendangannya terakhir kali, Zhao Jun berhasil membuat Jiu Fu terjatuh dari panggung pertarungan.


"Jiu Fu keluar dari panggung pertarungan, pemenangnya adalah Zhao Jun!" wasit segera mengumumkan kemenangan dari Zhao Jun.


Tubuh Jiu Fu bergetar keras ketika mendengar pengumuman tersebut, dia menyadari bahwa dia terlalu meremehkan lemak gendut itu, hanya taktik sederhana sudah cukup untuk si gendut memenangkan kelas S!


Zhao Jun melompat-lompat penuh senang, pandangannya terarah pada podium Han Xiao, "Pangeran Mahkota!!! Aku memenangkan kursi kelas S, kau tidak lupa janjimu mengenai hadiah kan?!"

__ADS_1


Beberapa orang menepuk dahi mereka karena ketidak tahu maluan dari Zhao Jun, banyak juga yang kini tengah menatap Han Xiao. Mereka ingin mengetahui apa hadiah yang akan diberikan dari Pangeran Mahkota Kekaisaran Yang itu.


"Aku tidak lupa," ujar Han Xiao seraya melemparkan Cincin Spasila pada Zhao Jun.


Lemak itu berseru senang, dia berulangkali mengucapkan terimakasih hingga bersujud ke arah Han Xiao, pemuda gendut itu lupa bahwa dia yang terus berdiri diatas panggung menghambat jalannya pertarungan selanjutnya. Jika wasit tidak menyadarkan Zhao Jun dan mengusirnya secara halus, mungkin pemuda itu akan dengan santai berada diatas panggung terus.


Pertarungan demi pertarungan terus berjalan, sungguh tontonan yang sangat menarik, pertarungan dari dua pasang selanjutnya juga tidak kalah mengagumkan, dua pertarungan itu sengit seperti sebelum-sebelumnya karena mereka memiliki kekuatan yang berimbang.


Pertarungan setelah Zhao Jun dan Jiu Fu adalah Guo Ning gadis berasal dari Sekte Lembah Serangga melawan Shen Shung pemuda dari Sekte Daun Hijau, sekte tempat mereka berasal adalah sekte kekuatan besar namun berbeda aliran Guo Ning dari aliran hitam sementara Shen Shung dari aliran putih. Guo Ning, pertarungan mereka jugalah yang paling sengit karena baik Shen Shung ataupun Guo Ning sangat cerdas dan kuat, mereka melakukan berbagai taktik untuk saling menjatuhkan, tapi semuanya gagal, hingga mereka melakukan pertarungan mati-matian hingga titik Qi terkhir mereka, pertarungan ini dimenangkan oleh Guo Ning.


Pada pertarungan terakhir yang dilakukan oleh Song Zeng dan Tan Chang berlangsung dalam sekejap, dua pemuda itu memiliki kecepatan yang sangat mengerikan, namun kelemahan dari Tan Chang adalah dia tidak memiliki kekuatan sebesar Song Zeng, sehingga dalam beberapa pukulan dia terbang keluar dari panggung pertarungan.


Dengan kalahnya Tan Chang, seleksi untuk kelas S dengan resmi selesai, acara akan dilanjutkan besok. Yang juga mulainya pelajaran baru dan saling mengenal guru mereka di setiap kelas.


Lima orang yang memenangkan pertarungan final adalah sebagai berikut.


Zhao Jun, Song Zeng, Guo Ning, Yun Yingjun dan He Qingman.


Han Xiao dan Ne Zha beranjak pergi dari podium penonton dengan para gadis dan Yang Qianfan, mereka pergi menuju kantin untuk mencari makan sebelum kembali ke kamar melakukan latihan.


"Sepertinya kita akan lama disini," kekeh Han Xiao dalam perjalanan.


"Tidak, kita tidak bisa terlalu lama disini, setelah Ren Yanyu menembus Ekspansi Istana, kita akan segera menuju Benua Kayu Tengah," balas Ne Zha.

__ADS_1


***


Update Mingguan : 01/14


__ADS_2