
"Apa yang dilakukannya pada kalian?" Su Lihwa segera menyusuri Bi Ru dan Juxue dari ujung kepala hingga ujung kaki.
Bi Ru merasa sangat bingung, disisi lain Juxue terlihat khawatir. Kemungkinan apa yang dimaksud oleh Si Lihwa memang sudah dia lakukan dengan Han Xiao, melihat dari reaksi Su Lihwa dan tanggapan Han Xiao. Seharusnya Su Lihwa adalah orang terdekat Han Xiao.
"Ada Qi kejahatan dalam tubuhmu, apa yang dilakukan anak nakal itu? Dia menggaulimu?" Su Lihwa memicingkan matanya.
Juxue tercekat, sebelum dia angkat suara. Tiba-tiba Juxue dan Bi Ru menghilang, mereka sudah Han Xiao amankan.
"Sudahlah, mereka adalah tawananku. Aku akan memberikan mereka pada Bing Xing nanti." Han Xiao berkata sebelum mengambil jarak dari Su Lihwa.
Su Lihwa mendengus ringan, dia kembali ke tempat dimana Yang Shui berada.
Yang Shui tertawa ringan melihat keduanya, jelas bahwa dia juga sudah memberitahu tentang Han Xiao yang memiliki tunangan yaitu Kaisar Waktu.
"Han Xiao tetap anak nakal walaupun sudah berumur hampir lima ratus tahun." Yang Shui tertawa saat melihat wajah Su Lihwa yang kesal.
"Setidaknya dia harus menjaga sikap! Dia sudah memiliki tunangan!" gerutu Su Lihwa.
"Kau terlalu khawatir Su Lihwa, tenanglah aku dan Ne Zha walaupun selalu bersama. Namun, memiliki sifat yang berbeda. Kau jangan khawatir tentang Ne Zha, dia teguh menjaga hatinya untukmu." Han Xiao yang sebelumnya pergi entah kemana tiba-tiba muncul di samping Su Lihwa dan Yang Shui serta memasang meja dan kursi.
"Duduk, ayo kita makan." Han Xiao melambaikan tangan dan segera berbagai makanan tertata rapi di atas meja.
Mata Su Lihwa dan Yang Shui bersinar terang, mereka sudah cukup lama tidak menemukan makanan enak. Selama ini mereka memakan makanan seadanya, bukan karena Su Lihwa tidak bisa memasak. Namun, masakannya tidak seenak masakan unik Han Xiao ataupun Ne Zha.
Ketiganya makan dengan lahap, disela itu mereka juga berbagi cerita tentang petualangan mereka selama empat ratus lima puluh tahun ini.
"Harus kuakui, Menara Tianxia ini sungguh luar biasa. Itu sungguh berada di luar kepala." Bahkan Yang Shui memuji dengan tulus, walaupun dia adalah Kura-Kura Hitam, Yang Shui belum pernah masuk ke Menara Tianxia sebelumnya.
__ADS_1
"Bagaimana dengan petualanganmu Han?" tanya Su Lihwa.
Han Xiao tersenyum kecil sebelum mulai bercerita dari dirinya yang nyaris mati saat bertarung melawan Api Dingin Es selama empat ratus tahun, lalu dilanjut dengan pertarungannya melawan Kong. Hingga menemukan kesialan bertemu Kecoa raksasa, tetapi Han Xiao tidak menceritakan bahwa dia sedikit takut dengan Kecoa tersebut. Selepas dari Kecoa Han Xiao bercertia tentang keberuntungan yang dia dapatkan, walaupun keberuntungan itu datang dari kesialan.
Yang Shui tersenyum kecut saat mendengar Han Xiao mengeluh belum cukup kuat, gadis itu menoyor kepala Han Xiao, "Belum cukup kuat? Kau bisa menghabisi Kaisar yang sangat mendominasi di Kesatuan dengan Kultivasi ranah Dewa Raja. Dan kau mengeluh belum cukup kuat?"
"Tetap saja, Monster berbeda dengan Kultivator. Kultivator bisa menggunakan Unsur yang bervariasi serta pengendalian lebih mendalam pada kekuatan mereka, tidak seperti Monster yang walaupun memiliki kecerdasan, tetapi bagaimanapun mereka masih bertindak dengan insting liar." Han xiao menyuapkan Seblak pada mulutnya.
Obrolan mereka terus mengalir hingga akhirnya semua makanan habis.
"Aku akan mencari seseorang, kalian lebih baik mengikutiku, siapa tahu akan bertemu dengan Ne Zha lebih cepat," ujar Han Xiao.
"Tanpa kau katakan, kami akan mengikutimu," celetuk Yang Shui lalu bertanya siapa yang sedang Han Xiao cari.
Han Xiao tentu menjawab Fan Meirong, seseorang yang telah meracuninya. Ketika mendengar hal tersebut, Yang Shui tiba-tiba merasa geram, dia sudah benar-benar menganggap Han Xiao sebagai adiknya, dan ketika Han Xiao diracuni. Emosinya membumbung tinggi juga.
Han Xiao meraup wajah Yang Shui, "Kau berlebihan," ceplos Han Xiao.
***
"ZHAAAAAAAA!!! AKU MENEMUKAN HAL YANG SANGAT BAIK!!!" Qin yang sedang bermeditasi tiba-tiba berteriak sangat lantang.
Ne Zha yang tak jauh dari Qin segera bertanya apa yang membuat Qin berteriak selantang itu, Ne Zha mengetahui bahwa Qin bukanlah gadis yang suka berteriak.
"Fan Meirong, keluarkan dia," pinta Qin.
Ne Zha mengerutkan dahinya dan bertanya apa alasan dibalik ini.
__ADS_1
"Kau ingin bertemu Han Xiao tidak?!"
Ne Zha tidak membuang napas lagi untuk berbicara, dia segera mengeluarkan Fan Meirong. Gadis itu terlihat sangat lusuh dengan wajah yang tidak karuan saat dikeluarkan.
"Eh, apa yang terjadi padamu? Bukankah kami tidak memukulimu?" Qin terlihat bingung, sebelumnya Fan Meirong sudah sembuh, tapi sekarang dia memang tidak memiliki luka, tetapi seluruh jubahnya sangat kotor, begitu juga tubuhnya dari kaki hingga wajah.
"Aku menyuruhnya berkebun." Ne Zha berkata dengan santai.
Qin tersedak, "Apakah kau gila? Gadis ini memiliki Racun disetiap tubuhnya. Tanaman Sihir dan Herbal Roh yang kau tanam siapa tahu dia racuni?!"
"Tidak akan," jawab Ne Zha seolah tidak perduli. "Lanjutkan saja apa kata-katamu mengenai Han Xiao."
"Dalam waktu dekat ini Han Xiao akan bertemu dengan Fan Meirong. Tepat di pantai selatan yang tak jauh dari sini, aku tidak tahu dari mana Han Xiao muncul. Namun, hal pasti adalah Han Xiao kini tengah mencari Fan Meirong," jelas Qin.
Ne Zha sangat senang mendengar kabar ini, dengan adanya penglihatan takdir bahwa Fan Meirong dan Han Xiao akan bertemu, itu berarti Han Xiao sudah berada di lantai lima ini.
"Hahaha! Bang Han sudah mencapai lantai lima, riwayatmu sudah selesai nona cantik beracun." Feng Jin datang dan tersenyum pada Fan Meirong.
Feng Jin mengelus Serigala di sampingnya sebelum menatap lekat pada Fan Meirong, "Kuberitahu, abangku tidak akan melepaskanmu dengan sangat mudah, kau sudah meracuninya hingga sekarat. Dia akan membalas berkali-kali lipat dari yang kau lakukan, Racun Korosi? Abangku memiliki Unsur Korosi, kau mungkin bisa menjadi gumbalan darah dalam satu kedipan mata."
Fan Meirong lemas saat mendengar perkataan Feng Jin, dia mulai memahami bahwa orang-orang yang berasal dari Alam Semesta Waktu ini memiliki kekuatan Unsur yang sangat aneh, Ne Zha mengendalikan Lima Elemen dasar dengan sangat tinggi, Feng Jin memiliki Api Phoenix Emas, lalu Delapan Kekuatan Jahat Han Xiao. Fan Meirong tidak mengetahui jelas delapan kekuatan tersebut.
Sekarang Feng Jin mengangkat Han Xiao memiliki Unsur Korosi, itu menjadi hal yang mau tidak mau dia setujui juga, karena Han Xiao bisa selamat dari Racun Korosinya.
Serangan psikologi Feng Jin sangat menancap dalam pada Fan Meirong.
***
__ADS_1
Update Mingguan : 04/14