Dua Penguasa

Dua Penguasa
Bab207. Ras Tanduk Hitam


__ADS_3

Esok harinya sebuah pesta besar digelar di Akademi untuk merayakan kemenangan Benua Angin Selatan, Ras Sayap secara ajaib ikut bergabung dan turut bahagia dalam pesta tersebut.


Ketika kultivator Ras Sayap ditanya mengapa mereka bahagia sementara sebelumnya saudara mereka tidak sedikit yang terbunuh.


"Kami Ras Sayap sangat mudah untuk bereproduksi untuk memiliki anak, dan juga kecepatan tumbuh kami berkali-kali lipat lebih cepat dari manusia, pula dengan pendoman Ras kami yang kuat akan bertahan yang lemah akan mati, kami tidak terlalu memikirkan mereka yang sudah gugur." Itulah jawaban dari Ras Sayap tersebut.


Mendengar jawaban yang sedikit tidak masuk akal itu para kultivator Benua Angin Selatan hanya mengangguk ringan untuk tanda mengerti.


Ditempat lain, Yu Mao, dua Presiden serta Han Xiao dan Ne Zha tengah berbincang ringan.


Yu Mao menceritakan lebih detail mengenai peramal yang sudah lama dikenalnya, dia mempercayai peramal tersebut karena sang peramal berasal dari Benua Kayu Tengah dan sangat terkenal di Benua Kayu Tengah.


Saat itu Yu Mao yang sedang menyusun rencana untuk menginvasi Benua Angin Selatan dengan Mo Yanjing, saat keluar dari ruang rapat, dia ditarik oleh sang peramal. Peramal itu mengatakan bahwa sebaiknya dia tidak ikut dalam perang karena Benua Angin Selatan memiliki dua sosok yang sangat mengerikan berdampak penghancuran Ras mereka, sang Peramal bahkan memberi ide untuk membiarkan Ras Pola Hantu menjadi korban agar menjadi jembatan Ras Sayap berhubungan baik dengan dua sosok tersebut.


"Begitulah cerita singkatku, awalnya aku hanya membuat sebuah rencana, dan ketika melihat kalian berdua, aku menyangka bahwa kalianlah sosok yang dimaksud karena keturunan dari Klan Feng dan Klan Long," ujar Yu Mao.


Pandangannya jatuh pada dua pemuda di sebrang mejanya, "Ternyata aku salah, justru kalianlah sosok tersebut, aku sungguh terkejut melihat tuan Han sanggup menahan serangan dari Mo Yanjing dengan tangan kosong. Keyakinanku bertambah saat itu terhadap rencanaku, dan ketika kalian berdua mengamuk, aku sudah memutuskan untuk mengambil langkah terakhir dan mengarahkan seluruh pasukanku bersatu dengan Benua Angin Selatan dan memusnahkan Ras Pola Hantu."


Han Xiao dengan santai menuangkan anggur pada gelasnya lalu menegaknya hingga tandas, pandangannya menatap lurus pada Yu Mao sekarang.


"Lalu apa yang kau inginkan dari kami berdua?" tanya Han Xiao langsung.


Yu Mao tersenyum kecil, "Aku tidak menginginkan apapun, peramal itu mengatakan tidak ada yang lebih berharga dari berhubungan baik dengan kalian. Hanya hubungan baik seperti ini saja yang kuinginkan."


"Peramal itu cerdas," calas Han Xiao seraya menyuapkan daging pada mulutnya.


Ne Zha sedari tadi hanya diam, seperti biasa, dia adalah orang yang akan hemat napas terhadap orang yang belum dekat dengannya.

__ADS_1


"Baiklah, nikmati pesta ini. Aku masih ada urusan lain, benar bukan Zha?" Han Xiao menatap Ne Zha, pemuda itu mengangguk ringan lalu bangkit dari kursi.


"Presiden Mu." Han Xiao tersenyum memberi tanda.


Presiden Mu juga bangkit dari duduknya dan mengikuti dua pemuda itu berjalan ke suatu arah.


Kini hanya tersisa Presiden Wanpi dan Yu Mao di meja tersebut.


"Hais, mereka sungguh pria yang meninggalkan keindahan," celetuk Presiden Wanpi.


Yu Mao tertawa kecil, "Keindahan yang mengelilingi mereka sudah tidak bisa dihitung, jadi meninggalkan kita berdua tidak menjadi masalah."


Presiden Wanpi memasang wajah cemberut mendengar jawaban dari Yu Mao.


***


Sekelompok orang bernari dengan sangat aneh, terlihat seperti ritual. Mereka menari memutari sebuah altar besar berwarna merah yang kini sudah terlumuri darah.


Seorang pria bertubuh kekar yang sekujur tubuhnya dipenuhi oleh otot menonjol besar, kulitnya yang berwarna merah memberikan kesan mengerikan padanya, wajahnya sungguh terlihat mengerikan dan garang dengan sebuah gigi runcing serta tanduk hitam pada dahinya. Dia adalah Ras Tanduk Hitam dari Ras Iblis!


"Roh jahat beri kami kekuatan! Roh jahat beri kami kekuatan!" seru pria itu berulangkali.


Manusia mungkin mengetahui bahwa Ras Iblis semuanya sama, namun faktanya berbeda. Mereka juga memiliki Ras mereka tersendiri, seperti Ras Tanduk Hitam adalah salah satu Ras Iblis terkuat. Juga ada Ras Iblis lainnya yaitu Ras Sisik Baja yang memiliki karakteristik tubuhnya dipenuhi oleh sisik tajam seperti kadal, hal paling mengerikan dari Ras Sisik Baja adalah ketika mereka mati, mereka akan meledakan tubuh mereka dan Sisik Baja pada tubuh mereka akan terbang kemana-mana.


Tajam dariSisik Baja milik Ras Sisik Baja sungguh menakutkan, itu hampir menyamai tajamnya Alat Roh Emas menengah, bahkan untuk para petinggi Ras Sisik Baja, ketajaman Sisik Baja mereka ketika meledakan diri akan setajam Alat Roh Emas Hitam!


"Roh jahat beri kami kekuatan! Roh jahat beri kami kekuatan!" seruan dari pria Ras Tanduk Hitam itu tidak berhenti dan justru semakin mengencang.

__ADS_1


Tangannya bergerak untuk memotong sesuatu pada tangannya yang terangkat, itu adalah seorang manusia kecil, seorang bayi! Pria Ras Tanduk Hitam itu seolah tidak memiliki hati langsung memotong leher bayi tersebut dan meneteskan darah bayi tersebut pada altar dihadapannya.


Altar tersebut segera bercahaya merah yang terang dan menjangkau seluruh Ras Tanduk Hitam baik yang kini tengah menari ataupun yang sedang bersujud.


"Roh jahat memberi kami kekuatan! Hahaha terimakasih Roh jahat! Kami akan membuat kekacauan di dunia atas! Hidup Ras Tanduk Hitam!" seru pria itu penuh semangat.


"Hidup Ras Tanduk Hitam!"


"Hidup Ras Tanduk Hitam!"


"Hidup Ras Tanduk Hitam!"


Seruan demi seruan terus bergema di lereng berapi tersebut, bukan hanya lava yang kini tengah membakar tanah, tapi juga semangat dari para Ras Iblis ini membakar tanah!


Hawa kejahatan menyerebak keluar dari altar terus menerus untuk memberikan kekuatan pada Ras Tanduk Hitam.


***


"Presiden Mu, anda seharusnya paham kenapa kami membawa anda kemari," ucap Ne Zha.


Presiden Mu mengangguk tanda paham, dia mengeluarkan suatu barang dar Cincin Spasialnya, "Ini adalah barang yang dititipkan oleh Senior Harimau Suci, ini akan membantu kalian naik ke Alam Roh dalam waktu dua bulan. Pesan darinya adalah kalian sebaiknya menstabilkan terlebih dahulu pondasi Istana Dao kalian, dengan begitu. Ketika kalian membentuk Roh di Alam Roh tidak akan mengalami masalah."


Dua pemuda itu saling memandang lalu mengangguk secara bersamaan, "Kami paham apa yang dikhawatirkan olehnya, tapi Presiden Mu tidak perlu khawatir, kami akan melakukan sesuai dengan apa yang diarahkan oleh guru," ucap Ne Zha.


Presiden Mu menghela napas lega, "Baiklah, ini aku serahkan pada kalian." Presiden Mu memberikan benda tersebut pada Ne Zha.


***

__ADS_1


Update Mingguan : 07/14


__ADS_2