Dua Penguasa

Dua Penguasa
Bab461. Alam Langit?


__ADS_3

"Bagaimana arena itu bisa menekan jurus kita?" Han Xiao masih penasaran dengan hal tersebut.


Pria itu tersenyum kecil, "Ada Formasi khusus pada arena itu yang bahkan tidak dipahami oleh Ras Warisan Langit utama. Arena itu ditinggalkan oleh seseorang."


"Baiklah, kalian sudah membuang waktu sangat banyak. Kini giliran kalian beraksi." Pria itu tersenyum lebar sekali lagi.


"Tunggu, menghabiskan waktu banyak? Bukankah hanya sebelas tahun?" Ne Zha sangat teliti dalam membaca ekspresi serta meneliti setiap kata yang dikeluarkan, dia langsung bertanya ketika pria bertubuh besar ini mengatakan mereka telah menghabiskan banyak waktu, dalam dunia Kultivator. Sebelas tahun sangat singkat bagi Kultivator, sehingga kenapa pria itu mengatakan menghabiskan banyak waktu?


Pria itu tertawa, "Aku lupa memberitahu kalian. Lantai empat tidak hanya memiliki Formasi Kematian yang harus dipecahkan, tetapi ada juga Formasi yang membuat waktu berjalan lambat disana."


"Sialan, pantas aku merasa sangat tidak nyaman." Xian Xuenai angkat suara, dia merasakan hal aneh pada aliran waktu di Lantai empat, tetapi tidak bisa mengetahui apa yang salah.


Han Xiao tertawa kering, "Aku mengetahui ada Formasi lain, tetapi karena mengetahui tidak mengancam nyawa. Maka aku membiarkannya." Han Xiao berkata seraya menggaruk kepalanya.


"BODOH!"


BAAAAAM!!!


Xian Xuenai dan Yang Shui memukul Han Xiao sepenuh tenaga membuat pemuda itu terhempas hingga menabrak dinding dan tertanam di dinding.


"Hey, haruskah sekeras itu," lirih Han Xiao seraya keluar dari dinding.


"Hitung tulangmu!" gerutu Xian Xuenai.


Han Xiao segera melakukan yang dikatakan oleh Xian Xuenai, ekspresinya segera tertegun.


"Satu juta seratus tahun. Ya, itu waktu yang kalian habiskan. Banyak bukan?" Pria kekar yang menjadi inspektur tertawa kecil.

__ADS_1


"Jika begitu, ayo sekarang kita mulai! Jangan membuang waktu lagi!" Han Xiao meminta agar pria kekar itu memulai mencatat jurus yang akan digunakan oleh mereka nanti.


Han Xiao mengambil Tinju Penghancur Langit, Tebasan Kematian, Pengunci Ruang dan Mode Perang, ketika Han Xiao mengatakan Mode Perang, pria kekar itu bertanya apakah itu jurus peningkatan diri. Han Xiao tentu mengiyakan hal tersebut.


"Hahaha, untuk jurus peningkatan diri, kau bisa memilih tiga jurus lagi. Namun, ketiga jurus itu hanya bisa digunakan setelah melakukan Mode Perang yang kau sebut. Tentu saja ini ada bayarannya, kau tidak bisa terus menerus menggunakan Mode Perang karena Qi milikmu akan terpakai lebih cepat," terang pria tersebut dengan riang.


Mata Han Xiao dan Ne Zha menyala ketika mendengar hal tersebut.


"Bagaimana dengan Perubahan Tubuh?" tanya Ne Zha.


"Perubahan Tubuh? Kalian baru menginjak Alam Kaisar, bukankah terlalu jauh mengatakan Perubahan Tubuh? Selain nona yang satu ini?" Pria itu menatap Yang Shui, jelas dia mengetahui wujud asli dari Yang Shui.


Feng Jin tertawa, dia segera melakukan Perubahan Tubuh, begitu juga dengan Su Lihwa.


Pria kekar itu tergagap, "Ke... Kenapa kalian bisa melakukan Perubahan Tubuh di Alam Kaisar?"


"Umum? Kalian seharusnya mengetahui bahwa hanya ketika Kultivator mencapai Kaisar Abadi dapat membentuk Tubuh Awal Mutlak yang lalu disebut Perubahan Tubuh." Pria itu mengerutkan dahinya.


Gouyu memiringkan kepalanya terlihat bingung, "Semua Kaisar di Kesatuan bisa melakukan Perubahan Tubuh, walaupun tidak semenakutkan milik Han Xiao dan Ne Zha." Dia sudah berada sejak kecil di Alam Abadi, sehingga merasa aneh ketika pria kekar itu mengatakan harus mencapai Kaisar Abadi baru bisa melakukan Perubahan Tubuh.


"Kesatuan? Kalian dari Alam Abadi? Bukan Alam Langit?" Pria itu balik bertanya.


Ne Zha dan Han Xiao saling pandang, mereka awalnya mengira bahwa hanya ada Kesatuan, tetapi sepertinya kini di lantai lima bukan hanya mereka yang dari Kesatuan yaitu Alam Abadi, tetapi ada juga yang dari Alam Langit? Keduanya segera mengarahkan pandangan pada Xian Xuenai menunjukan ekspresi bertanya.


Xian Xuenai tersenyum kecut, dia juga sebenarnya baru kali ini mendengar adanya Alam Langit.


"Aku akan menjelaskan nanti, sekarang kalian pilih jurus kalian dan masuk ke arena. Waktu sangat berharga bukan?" Pria itu sudah memahami beberapa garis besar dalam keanehan orang-orang di hadapannya ini, tetapi dia tidak memilih untuk bertanya, sebaliknya dia mendukung agar semua cepat selesai, barulah dia akan menjelaskan tentang Alam Langit pada Ne Zha dan lainnya.

__ADS_1


Ne Zha memilih Pembelah Lautan, Pillar Lima Elemen dan Mode Perang. Ne Zha hanya memilih tiga jurus utama, lalu setelah memasuki Mode Perang, Ne Zha memilih Keadaan Super Sadar dan dua jurus lainnya.


Setelah semua memilih jurus mereka, pria kekar tadi memunculkan sepuluh kota di depan Ne Zha dan lainnya.


"Itu berisi Rune, itu bisa digunakan saat kalian membutuhkannya. Tidak menggunakan Qi sama sekali, cukup gunakan kesadaran kalian untuk mengaktifkan Rune tersebut." Pria itu menjelaskan satu demi satu Rune tersebut, tidak banyak. Hanya ada empat.


"Rune Naga Api, ini akan melepaskan semburan Api yang sangat besar, bisa digunakan setiap tiga menit sekali. Rune Bayangan, seperti namanya. Dia akan membentuk klon sebagai bayangan lalu membawa pengguna mundur sejauh sepuluh meter, singkatnya ini adalah asuransi untuk melarikan diri. Lalu yang terakhir, Rune Utama, itu akan membawa pengguna dalam lima detik ke Markas setelah diaktifkan untuk mengisi kembali Qi dan menyembuhkan luka." Setelah menjelaskan cukup panjang, pria kekar itu menghembuskan napasnya, sekarang dia membawa Ne Zha dan lainnya langsung ke arena.


Ne Zha dan Han Xiao membagi tim masing-masing, Han Xiao meminta Qian Du, Yan Zhong, Gouyu dan Bing Xing.


Feng Jin, Yang Shui, Xian Xuenai dan Su Lihwa menjadi tim yang dipimpin oleh Ne Zha. Dengan begini mereka langsung memasuki arena.


"Siapa yang akan menjadi lawan kita?" Qian Du bertanya.


Han Xiao tertawa, "Siapa lagi? Kemungkinan besar orang dari Alam Langit itu, tidak mungkin bukan para murid Kaisar bangkit lagi dari kematian mereka?"


"Prajurit telah dipanggil, maju dan hancurkan Markas musuh!" suara misterius yang memberi arahan dari lantai tiga muncul lagi menggema di arena.


Han Xiao tidak tahan untuk melepaskan tawa miris, dahulu dia sering memainkan game seperti ini, tetapi kini dialah yang berada di permainan seperti ini.


"Baiklah, ayo kita bantai mereka! Qian Du, Xing'er. Kalian berdua ke jalur Naga, Yan Zhong, Gouyu kalian ke jalur Phoenis, aku akan sendiri di jalur tengah." Han Xiao langsung memberikan arahan pada tim nya.


Ne Zha disisi lain juga melakukan hal serupa, hanya saja dia memberikan arahan untuk Feng Jin dan Su Lihwa ke jalur tengah, sedangkan dirinya pergi ke jalur Phoenix sendirian.


***


Update Mingguan : 04/14

__ADS_1


__ADS_2