Dua Penguasa

Dua Penguasa
Bab415. Firasat Ne Zha dan Feng Jin


__ADS_3

"Sepuluh tahun telah terlewati, apakah Han Xiao sudah mencapai lantai dua? Atau dia sudah masuk ke ujian lantai lima ini?" Ne Zha sudah berhasil bertemu dengan Feng Jin setelah sepuluh tahun berpisah.


Feng Jin tumbuh menjadi gadis cantik yang sangat luar biasa, aura seorang gadis matang menguar padanya. Prosporsi tubuh gadis itu juga sangat luar biasa, dengan rambut emasnya. Feng Jin bagaikan mahakarya Alami.


Ne Zha sendiri hampir tidak percaya gadis cantik dihadapannya adalah adiknya, Feng Jin sekarang terlihat seperti gadis berumur 18 tahun yang matang, tetapi nayatanya umur Feng Jin sekarang sudah melebihi dua puluh lima.


Kenaikan Feng Jin juga cukup mengagumkan, sekarang dia hanya setengah langkah menginjak pada Alam Raja Abadi, sedangkan Ne Zha sendiri sudah mencapai Alam Raja Abadi.


"Seharunya jika tidak ada masalah, Bang Han harus sudah masuk ke lantai lima ini. Kita berkeliaran di daerah selatan saja Bang, denganbegitu akan mudah bertemu dengan Bang Han dan Xuenai'jiejie," ujar Feng Jin saat melihat kerisauan dari abangnya.


"Ya, mungkin dia sudah di lantai lima dan sedang berpetualang. Mengingat kita bahkan belum menemukan Xian Xuenai, kemungkinan besar alam ini jauh lebih luas dari yang kita kira."


Ne Zha dan Feng Jin sunggguh memiliki keberuntungan yang baik, belum lama ini saat keduanya terus menjelajah di Selatan, keduanya bertemu dengan arah yang sama menuju Selatan. Walaupun membutuhkan sepuluh tahun, tetapi Ne Zha masih bersyukur karena waktu yang dibutuhkan untuk bertemu Feng Jin lebih cepat.


"Bang, aku penasaran. Maksud dari Satu Juta tahun disini, apakah itu berlaku pada perorang atau lantai lima ini akan tertutup bagi semua orang setelah satu juta tahun," kata Feng Jin lalu memasukan makanan pada mulutnya.


"Aku juga kurang memahaminya secara pasti, tetapi dalam perkiraanku. Kemungkinan besar ini adalah hitungan secara menyeluruh, karena jika pada lantai berikutnya ada ujian lagi. Para peserta akan tertinggal jika telat masuk ke lantai lima ini," papar Ne Zha.


Ne Zha dan Feng Jin bertemu dengan keberuntungan dan kesialan dalam petualangan mereka untuk bertahan hidup di lantai lima ini, tetapi hal itu tidak membuat Ne Zha patah semangat, justru membuat dirinya semakin terbakar hasrat akan pertarungan. Tantangan di lantai lima ini menggabungkan semua ujian dari lantai sebelumnya.


Terdapat Ilusi dan berbagai hal lainnya di sini, benar-benar alam liar! Potensi Ne Zha dikerahkan seluruhnya disini. Ne Zha bahkan dipaksa untuk mengeluarkan semua Alat Dewa miliknya ketika bertemu dengan Monster tingkat 21 belum lama ini, beruntung dia sanggup menaklukan Monster tingkat 21 tersebut.


Hal yang mengganjal pada Ne Zha adalah, setiap Monster yang sudah dia taklukan akan dengan patuh menjadi pengikutnya. Hal itu tidak terjadi pada dirinya saja, tetapi Feng Jin juga.


Juga sangat sulit untuk membunuh Monster yang berada di lantai lima ini, seolah para Monster ini ada untuk dijadikan pasukan.

__ADS_1


"Jin'er. Entah spekulasiku benar atau tidak, kemungkinan besar di lantai lima ini kita mengumpulkan kekuatan untuk melakukan perang antar dua Pasukan." Ne Zha berkata pada Feng Jin.


Feng Jin mengangguk ringan, "Aku mendukung spekulasimu Bang, aku sendiri merasakan hal yang sama."


Adik kakak itu menyelesaikan istirahat mereka dan mulai untuk berpetualang lagi.


***


"Hong Mayi, berapa tahun sekarang setelah pertemuan kita?" Ne Zha bertanya pada Ratu Hong Mayi setelah entah berapa lama dirinya berburu dan berpetualang bersama Feng Jin, dia merasa ini sangat lama.


"Ini hampir seratus lima puluh tahun," jawab Ratu Hong Mayi.


Ne Zha memeriksa seluruh tubuhnya, Unsur Waktu juga sudah matang, dia menghitung usia dirinya. Benar ini sudah hampir seratus lima puluh tahun. Hanya tiga tahun lagi menuju seratus lima puluh tahun.


"Hais... Kemana anak ini?" Ne Zha tidak habis pikir dengan Han Xiao, dia memiliki keyakinan Han Xiao baik-baik saja. Tetapi ada pikiran gelisah yang membuat dirinya tidak nyaman.


Sudah seratus empat puluh tahun mereka belum bertemu dengan Han Xiao, sungguh hal yang aneh. Sebelumnya mereka bahkan sudah bertemu dengan Murid Kaisar yang mencapai lantai lima.


Tentu saja Ne Zha langsung membunuhnya setelah meminta beberapa berita perihal dunia luar sebelum Murid Kaisar itu naik kemari. Tetapi Murid Kaisar itu bungkam bahkan sampai dia mati, Ne Zha telah melakuakn pencarian Jiwa tetapi Murid Kaisar itu memang benar-benar tidak mengetahui hal menyangkut Han Xiao selain ada rencana pengepungan Han Xiao di lantai satu.


"Bang Han pasti bisa lari jika keadaan tidak menguntungkan," ujar Feng Jin menghibur dirinya sendiri.


Ne Zha tidak banyak bicara lagi dan melanjutkan petualangan mereka menjelajah di daerah selatan.


Hingga suatu hari Ne Zha menemukan sekelompok orang yang dipimpin oleh seorang gadis yang membawa tongkat di tangannya.

__ADS_1


Alis Ne Zha mengekrut saat mengetahui Tongkat di tangan gadis itu adalah Alat Dewa.


"Bang, itu kemungkinan besar Murid Kaisar. Kita bisa menghajar mereka dan mendapatkan informasi mengenai Bang han!" seru Feng Jin penuh semangat.


Ne Zha mengangguk ringan lalu melesat ke arah kelompok yang berisikan sepuluh orang tersebut.


***


Yalan telah berhasil mencapai lantai lima dan menemukan kelompok murid Kaisar lain, hanya saja dalam waktu ini dia tidak menemukan dua adik seperguruannya. Yalan juga brhasil mencapai puncak ranah Dewa Raja yang seidikit lagi mencapai Alam Raja Abadi.


Yalan belum menginjakan ke Alam Raja Abadi karena pemahamannya tentang membentuk ruang pribadi masihlah minim, sehingga inilah yang membuatnya macet di puncak ranah Dewa Raja. Namun, Yalan tidak berkecil hati, pencapaiannya ini sudah sangat baik bahkan melebihi gurunya sendiri. Kaisar Dewa mengatakan bahwa butuh seribu tahun untuknya mencapai kemacetan di ranah Dewa Raja.


Yalan berhasil bertemu sembilan Murid Kaisar yang salah satunya tak lain adalah Cong Lai.


"Kau tahu kita akan kemana kali ini?" Cong Lai mulai bosan mengikuti Yalan yang terus berkeliaran tidak memiliki arah.


"Kemana? jelas tujuan kita memburu perwakilan dari Alam Semesta Waktu, ini sudah seratus empat puluh tahun. Kemungkinan Bing Xing juga telah mencapai lantai ini dan meninggalkan Han Xiao yang mati," balas yalan dengan santai.


Benar, sudah seratus empat puluh tahun. Dengan kekuatannya, seharunya Bing Xing telah mencapai lantai dua dan juga berada di lantai lima.


Yalan dan Cong Lai tidak mengetahui bahwa banyak dari kawan mereka yang terbunuh akibat kemarahan Bing Xing di lantai satu.


"Yalan, aku lupa mengatakan ini padamu." Seorang pemuda maju dan memceritakan kondisi lantai satu setelah Yalan pergi.


Mata Yalan memicing, "Sabit besar? Itu pasti Bing Xing! Tidak ada lagi yang menggunakan Sabit selain dia!"

__ADS_1


***


Update Mingguan : 14/14


__ADS_2