Dua Penguasa

Dua Penguasa
Bab426. Membuat onar


__ADS_3

"Kera! Muncul lah! Atau tidak kuhancurkan seluruh Hutan Tulang!" Han Xiao berteriak lantang seraya membanting lagi Monster berbentuk Trenggiling di tangannya ke tanah.


BAAAM!!!


Bantingan Monster Trenggiling itu membuat gempa ringan, kulit dari Trenggiling itu sangat keras. Bahkan setelah dibanting oleh Han Xiao, masih utuh tanpa luka sedikitpun.


"HUAAAAARRRRGHHHH!!!" Sebuah raungan yang sangat kencang terdengar nyaring.


Burung-burung berterbangan ketika raungan itu terdengar, diiringi gempa ringan, tiba-tiba sebuah titik hitam mendarat dari langit menuju tempat Han Xiao berdiri.


"Oh tidak." Han Xiao langsung berlari dan melepaskan Trenggiling di tangannya, dia menghindari bayangan yang pasti akan menjadi tempan pendaratan sosok dari langit tersebut.


BAAAAAAM!!!


Sesosok Kera raksasa mendarat dari langit, ketika dirinya mendarat. Tanah disekitarnya segera menjadi sebuah kawah yang sangat dalam, bahkan tanah-tanah disekitar kawah itu mencuat keatas.


Tatapan Kera raksasa itu memicing pada Han Xiao, terlihat jelas dia sangat tidak senang dengan keberadaan Han Xiao yang mengacak-acak Hutan Tulang tempatnya tinggal.


"Hohoho, kau datang juga. Sudah puas tidur? Baiklah Kera besar, aku akan menantangmu kali ini, tetapi kita hanya menggunakan Kekuatan fisik. Bagaimana?" Senyum riang Han Xiao terpampang dengan sangat lebar.


Kera raksasa itu tidak menyahuti Han Xiao dan justru melayangkan sebuah tinju ke arah Han Xiao.


Sebuah senyum samar tercetak pada bibir Han Xiao saat melihat dalam pukulan ini sang Kera benar-benar hanya menggunakan Kekuatan fisiknya saja.


Tinju Han Xiao juga terangkat untuk menyahuti tinju dari Kera raksasa tersebut, terlihat sungguh lucu ketika seorang manusia yang sangat kecil ingin bertukar pukulan secara langsung dengan Kera yang berukuran ratusan kali lebih besar darinya.


BOOOOOOM!!!

__ADS_1


Pukulan Han Xiao dan Sang Kera telah beradu, itu menciptakan gelombang kejut ringan yang disebabkan oleh Tenaga Fisik, jika itu menggunakan Qi atau Unsur. Han Xiao yakin gelombang kejut yang dihasilkan akan cukup menghancurkan tiga mil Hutan Tulang ini.


Sang Kera terkejut saat melihat Han Xiao yang berhasil bertahan dibawah tinjunya, bahkan kini dia merasakan bahwa Han Xiao tidak menggerakan kekuatan penuhnya! Sang Kera sudah sangat yakin dengan kekuatan penuhnya ini. Dia sangat marah sehingga niat membunuhnya membumbung tinggi, sang Kera berniat membunuh Han Xiao dalam satu pukulan.


Namun, siapa sangka Han Xiao mampu bertahan dibawah tinjunya?


"Hm... lumayan, tetapi sayang sekali ini tidak cukup untuk membuatku gentar." Han Xiao tertawa lantang sebelum melepaskan tinju lainnya dengan tangan kanannya yang kosong sementara tangan kirinya menahan tinju sang Kera raksasa.


BAAAAAAAAAMM!!!


CRAAAACKK!!!


Suara patahan tulang terdengar sangat nyaring, sang Kera menyadari dirinya telah kalah dan terluka sehingga segera menarik tangannya dan menjauh dari Han Xiao. Tatapannya pada Han Xiao berubah menjadi sangat horor, seolah dia bertemu dengan hantu. Dalam pikirannya, manusia ini hanya menggunakan Kekuatan fisik, bagaimana jika manusia ini menggunakan Kekuatan Unsur serta Qi nya.


"Ayo buka pintu ke lantai dua!" Han Xiao berseru penuh semangat seraya mengejar Kera raksasa yang kini kabur darinya.


"Heeeeey Kera besar! Kau mau kemana? Ayo cepat buka pintu menuju lantai dua! Waktuku tidak banyak!" pekik Han Xiao saat melihat sang Kera semakin lari terbirit-birit.


Han Xiao menggunakan seluruh kekuatannya untuk mengejar Kera raksasa, dia sangat heran. Kenapa Monster ini bertingkah seperti melihat hantu ketika dirinya membuat retak pada tangan Kera tersebut? Han Xiao yakin pemulihan dari Kera raksasa itu sangatlah cepat. Retakan seperti itu tidak akan berpengaruh besar.


Beberapa hari Han Xiao terus mengejar Kera tersebut tetapi tidak membuahkan hasil, sang Kera tidak memperlambat langkahnya, justru semakin cepat hingga Han Xiao harus pasrah tertinggal sangat jauh.


"Apakah dia bukan Kera yang dimaksud?" Han Xiao berpikir, seharunya Monster yang memiliki Pintu akan segera membuka Pintu ketika telah dikalahkan, tetapi berbeda dengan Kera raksasa ini.


Dahi Han Xiao mengerut dalam, telinganya berkedut saat mendengar sebuah aliran air, itu bukan aliran air biasa, tetapi sebuah Air Terjun.


"Ada langkah besar juga disana," gumam Han Xiao saat berhasil mendengar suara langkah yang sedikit mengguncang tanah.

__ADS_1


Han Xiao tidak membuang waktu, kemungkinan ada Kera lainnya di Hutan tulang ini. Kera yang dimaksud oleh Kun Peng juga bukan yang sebelumnya.


Berjalanlah Han Xiao menuju asal suara, memang tidak jauh dari posisi dirinya. Han Xiao hanya menghabiskan beberapa menit saja untuk sampai disana.


sesampainya Han Xiao disana, dia segera bertemu dengan seekor Kera raksasa. Jelas itu bukan Kera Raksasa yang sebelumnya, karena ukuran dari Kera tersebut dua kali lebih besar dari sebelumnya. Juga terpancar sangat kuat aura megah dan mendominasi dari Kera Raksasa tersebut.


Ketika Han Xiao sampai disana, Kera Raksasa itu sedang menadahi Air yang terjatuh dari Air Terjun untuk dia minum, gerakan itu sangat tenang dan penuh wibawa. Walaupun dia seekor Kera.


Senyum Han Xiao menjadi sangat lebar, kini dia sangat yakin bahwa Kera Raksasa inilah yang dimaksud oleh Kun Peng. Itu karena dari auranya saja memancarkan bahwa Kera Raksasa ini berada di tingkat 21. Yaitu tingkat yang sama dengan Kaisar!


"Aku tidak bisa ceroboh untuk melawannya, walaupun dengan Tubuh Kematian, Kultivasiku sangat jauh dibawahnya." Han Xiao berusaha berpikir dengan logis, walaupun dia tidak takut, tetapi Han Xiao tidak ingin hampir mati untuk kedua kalinya.


Sebelum Han Xiao mengambil tindakan lain, Kera Raksasa itu menatap ke arah Han Xiao, seperti dia sudah menyadari kehadiran Han Xiao.


"Manusia? Kau ingin ke lantai dua?" Kera Raksasa itu tiba-tiba berbicara.


Han Xiao menggaruk kepalanya, "Kau benar, aku akan menantangmu, tetapi kau tidak boleh menggunakan Unsur ataupun Qi dan kekuatan lainnya. Kita hanya akan bertarung menggunakan Kekuatan Fisik, bagaimana?"


Han Xiao sangat yakin jika berbenturan menggunakan Kekuatan Fisik, karena Tubuh Kematian ini berada di puncaknya, tidak akan menjadi masalah bahkan jika dia harus menahan serangan Kaisar, Han Xiao akan percaya diri jika sang Kera benar-benar ingin menggunakan Kekuatan Fisik saja, jika Kera Raksasa itu menggunakan kekuatan lain, Han Xiao hanya bisa mengigit jari dan mencari Monster lain untuk dia tantang.


Sang Kera Raksasa tertawa lantang, dia menatap Han Xiao penuh minat, "Kau menantangku beradu kekuatan Fisik?" tanya Kera Raksasa.


Han Xiao mengagguk.


"Kau sungguh aneh, seharusnya kau mengetahui bahwa Kekuatan Fisik Kera Raksasa sangat kuat, apalagi pada tingkat 21 sepertiku." Sebuah senyum konyol terbentuk pada bibir Kera Raksasa.


***

__ADS_1


Update Mingguan : 11/14


__ADS_2