Dua Penguasa

Dua Penguasa
Bab170. Pertarungan Air dan Api


__ADS_3

"Kemampuan berburu Naga dari Kekaisaran Yang memang patut diacungi jempol, mereka berhasil menemukan Naga Ular enam bulan lalu, dan segera juga mendapatkan Kristal Roh lain dari Naga lainnya untuk Yang Qianfan, dan kini Yang Shui juga memiliki Perubahan Tubuh Naga Air," kata Dekan Jin yang sedari tadi diam menatap layar proyeksi.


Total Dekan ada lima puluh, mereka hanya akan menyambut orang dari kekuatan dan sekte besar, sedangkan para sekte menengah hanya akan disambut oleh para Instruktur atau Guru Akademi.


Kekuatan para Dekan bukanlah hal yang bisa disepelekan, bisa dilihat jelas ketika Kaisar Ming Shao berbuat ulah, hanya bentakan dari Dekan Meili membuat sang Kaisar tersebut terdiam.


"Ini akan menjadi lebih menarik daripada menonton pembantaian yang dilakukan oleh tim Penguasa Generasi," kekeh Dekan Meili.


Pandangan mereka masih terfokus pada layar proyeksi, seolah tidak ingin melewatkan satu bagianpun.


Didalam layar proyeksi, baik Yang Shui ataupun Huo Yan belum maju untuk menyerang, kedua gadis itu saling menatap seolah sedang mengukur kekuatan musuh-msuhnya masing-masing.


***


"Kau sudah siap?" tanya Yang Shui santai dan tenang ketika dia selesai melakukan Perubahan Tubuh.


Tubuh Huo Yan yang berapi-api layaknya burung Vermilion segera bergerak menyerang untuk memberikan jawaban pada Yang Shui, suara teriakan nyaring dari burung Vermilion bisa terdengar ketika Huo Yan melemparkan serangan tapaknya pada Yang Shui.


Sudut mulut Yang Shui tersenyum kecil, gadis cantik itu menyambut serangan dari Huo Yan, berbagai ledakan terjadi ketika mereka berdua mulai beradu pukulan, anggota tim mereka pun kini menonton dari jarak yang jauh karena khawatir kejadianseperti sebelumnya terjadi lagi.


"Napas Vermilion!" Huo Yan segera menyemburkan api yang sangat dahsyat dari mulutnya untuk menyerang Yang Shui ketika dia terpental mundur oleh serangan Yang Shui.


"Kau pikir hanya kau yang memiliki itu?" ujar Yang Shui sangat tenang.


"Semburan Naga Air!" Yang Shui juga mengeluarkan semburan Air dalam jumlah mengerikan dari mulutnya.

__ADS_1


Dua semburan Api dan Air itu beradu menciptakan sebuah hawa yang sangat tidak nyaman, belum lagi gelombang kejut yang tercipta membuat tanah dibawah mereka terhancurkan berkeping-keping.


"Tidak!" Huo Yan berseru rendah ketika melihat Napas Vermilion miliknya kalah dan Air dalam volume debit yang kencang itu terarah padanya.


Dengan segera Huo Yan mengeluarkan teknik bertahan miliknya, sayap Vermilion di punggungnya segera maju kedepan untuk melindungi tubuhnya.


BOOOOOOM!!!


Ketika Air menyentuh sayapnya, Huo Yan dengan paksa termundur beberapa langkah. Matanya menatap tidak percaya pada Yang Shui.


"Bagaimana mungkin!" seru Huo Yang penuh tidak percaya dan keterkejutan.


"Apa yang tidak mungkin?" sahut Yang Shui, segera sepuluh Istana Takdir keluar dari meridian Neigong nya dan mengelilingi tubuhnya.


Napas Huo Yan tercekat, pantas saja Yang Shui dari awal tidak terlihat terkekan bahkan ketika dia mengeluarkan kekuatan terkuatnya, belum lagi dia juga melakukan Perubahan Tubuh yang memperkuatnya puluhan kali lipat, tapi Yang Shui masihlah santai dan tenang. Ternyata Yang Shui memiliki sepuluh Istana Takdir!


"Jika kau memiliki sepuluh Istana Takdir, untuk apa kau melakukan Perubahan Tubuh?" ujar Huo Yan dengan sebuah keengganan dari matanya.


"Aku ingin pamer," jawab Yang Shui santai.


Huo Yan langsung muntah darah ketika mendengar jawaban enteng dari Yang Shui, hari ini dia harus menyadari bahwa perbedaannya sangatlah jauh dengan Yang Shui, awalnya dia bisa pertanding seri dengan Yang Shui, namun hari ini dia sudah kalah telak.


"Kau menang kali ini," ujar Huo Yan penuh rasa keengganan karena kalah dari rival lamanya.


"Terimakasih," balas Yang Shui seraya melemparkan sebuah serangan yang sangat kuat pada Huo Yan, ini bukan untuk menghinanya, tapi untuk memberi penghormatan pada sesama rival lama.

__ADS_1


Tubuh Huo Yan menghilang menjadi cahaya, anggota tim Yang Shui juga segera bergerak untuk mebunuh anggota tim Huo Yan, membuthkan waktu yang cukup lama karena masing-masing anggota tim Yang Shui ataupun Huo Yan memiliki kekuatan yang berimbang.


Semuanya berjalan dengan baik, tim Yang Shui berhasil meratakan anggota tim Huo Yan, sudah jelas moral mereka mengurang karena kalahnya ketua tim mereka. Berbanding terbalik dengan anggota tim Yang Shui yang penuh semangat karena Yang Shui selain memenangkan pertarungan, ketua tim mereka juga sangat kuat.


***


Di lain tempat, tim Penguasa Generasi juga barusaja membersihkan tim yang dipimpin oleh jenius Istana Surga yang berasal dari Sekte Surga Harta Karun, baik Han Xiao ataupun para gadis tidaklah bergerak, hanya Ne Zha yang menyerang dan meratakan mereka.


Ini juga dalam rencana mereka, setiap jenius yang memiliki Istana Surga akan dibunuh oleh Han Xiao atau Ne Zha dengan tujuan memprovokasi mereka agar mengumpulkan para jenius Istana Surga lainnya untuk menyerang mereka.


Poin yang didapat oleh tim Penguasa Generasi sungguh menumpuk, nama tim mereka berada di urutan pertama sejak dimulainya Pertarungan Keajaiban tidak tergoyangkan.


Para kekuatan lain cemas terhadap hal tersebut, mereka tidak bisa melihat keadaan tim lain, maka dari itu mereka tidak mengetahui siapa saja yang dibunuh oleh tim Penguasa Generasi, tapi satu hal pasti yang mereka lihat, yaitu tim Pengasa Generasi sudah membunuh jenius milik mereka.


"Aku tidak tahu berapa lama mereka akan bersatu, mau diapakan poin sebanyak ini?" ucap Han Xiao.


Sudah lima belas jenius Istana Surga yang mereka bunuh, itu berarti mereka telah membuat tujuh puluh persen para jenius Istana Surga menjadi musuh mereka, keberhasilan para jenius Istana Surga sudah Ne Zha perhitungkan berhasil.


Saat ini poin mereka dari membunuh tim yang dipimpin leh Jenius Istana Surga saja sudah mencapai 64.000 poin, tim sepuluh pedang suci adalah yang tersial karena bertemu tim Han Xiao dua kali, sehingga bisa dihitung bahwa tim Penguasa Generasi telah meratakan 16 tim Jenius Istana Surga. Belum lagi ada tim dari kekuatan menengah dan kecil, poin yang dimiliki oleh tim Penguasa sudah menembus 100.000 poin.


Hal ini tentu membuat kegemparan, itu karena tim yang dipimpin oleh Istana Surga lainnya masihlah dibawah 50.000 poin. Tentu saja ini akan menjadi sebuah sejarah dalam Pertarungan Keajaiban, baru dua hari pertarungan berjalan. Namun tim Penguasa Generasi ini telah mendapatkan poin yang sangat mengerikan.


"Tidak berlebihan bukan nama mereka?" Dekan Li tersenyum bangga melihat Dekan lainnya.


"Kenapa kau yang bangga?" tandas Dekan Meili.

__ADS_1


***


Update Mingguan : 5/14


__ADS_2