
Distrik Rahasia ternyata memang di luar kubah, lebih tepatnya. Distrik Rahasia itu tidak ada, melainkan setiap orang yang dikirim ke Distrik Rahasia akan menjadi persembahan pada Monster tingkat 23.
"Menjadi persembahan?" Ne Zha sudah menduga hal seperti ini sebelumnya, sulit dipercaya Monster tingkat 23 memelihara Ras seistimewa ini didalam Kubah hanya untuk keamanan. Mereka yang berada di Kubah seperti Ayam yang akan digoreng kapan saja.
"Ras ini sungguh istimewa, mereka memiliki dua sampai tiga Unsur. Itu adalah hal yang sangat bagus untuk pasokan Monster tingkat 23." Han Xiao juga menyimpulkan beberapa hal, dirinya juga bertambah kuat dengan melahap kekuatan orang lain. Jadi dia paham dengan apa yang dilakukan oleh Monster tingkat 23 ini.
"Itu berarti kita sia-sia menjadikan Pu Thin boneka, Monster ini tidak akan menurut begitu saja pada Pu Thin." Han Xiao berbaring kesal.
Sebelumnya Han Xiao sudah membayangkan memiliki tunggangan Monster tingkat 23, tetapi kini itu benar-benar hanya sebuah bayangan.
"Siapa bilang?" Ne Zha tersenyum kecil.
"Maksudmu?" Han Xiao paham arti senyuman Ne Zha, saudaranya itu memiliki rencana pastinya.
Ne Zha melambaikan tangannya, sesosok rubah putih kecil berekor sembilan muncul, "Dia berada di tingkat 22, dengan Mata Dewa Binatang. Hal mudah untuk membuat Monster itu tunduk."
Han Xiao menepuk dahinya, "Kenapa kau tidak mengatakan ini sejak awal?! Jika begitu aku tidak perlu repot-repot menjadikan Pu Thin boneka, langsung mengambil ingatan Wali Kota lebih ringkas," gerutu Han Xiao.
"Aku baru teringat akan hal itu, kau meninggalkan Mata Dewa Binatang pada Cong Lai, aku tidak bisa menyatukan Mata Dewa Binatang ini padanya sendirian." Ne Zha menatap rubah putih kecil yang tampak sangat lucu dan tidak berbahaya.
Han Xiao menggaruk kepalanya, dia lupa dalam pertlansplantasi Mata Dewa prosesnya sangat rumit dan menghabiskan waktu yang tidak sedikit. Resikonya juga sangat tinggi.
"Aku memiliki keyakinan tujuh puluh persen, dengan bantuanmu, keyakinanku bertambah sepenuhnya." Ne Zha mengeluarkan kotak kecil yang sebelumnya dia dapatkan dari Han Xiao.
"Kau siap?" Ne Zha mengalihkan pandangannya pada Rubah kecil.
Rubah kecil itu mengangguk ringan untuk menjawab pertanyaan Ne Zha.
"Bagus mari kita mulai." Ne Zha mengigit jempolnya, darah menucur keluar, Ne Zha menggunakan darahnya untuk menulis sebuah Rune Formasi, setelah selesai. Ne Zha meminta Han Xiao dan Rubah kecil melakukan hal yang sama pada Rune yang sudah Ne Zha tulis juga.
Ketiganya menyatukan darah mereka bersama, ketika persiapan Rune sudah selesai. Han Xiao meletakan Rubah Kecil dan Mata Dewa Binatang bersampingan.
__ADS_1
"Ini akan sangat menyakitkan, tahanlah. Setelah proses ini, kau akan menjadi sangat kuat," ucap Han Xiao dengan nada riangnya.
Rubah kecil mengangguk sekali lagi, "Sakit bukan masalah, yang penting aku kuat!" seru Rubah kecil penuh semangat.
Han Xiao tertawa, setelah persiapan semuanya matang. Ne Zha dan dirinya duduk saling berlawanan arah.
Ne Zha berada di selatan Rune dan Han Xiao berada di utara Rune. Keduanya melakukan mudra tangan yang sangat rumit sebelum mengaktifkan Rune yang ditorehkan oleh mereka.
Beberapa saat kemudian, Rune yang ditulis oleh darah mereka itu bersinar terang mengelilingi Rubah kecil dan Mata Dewa Binatang.
Sinar itu terus menjadi terang seiring perubahan mudra tangan Han Xiao dan Ne Zha, jika di dunia Ne Zha yang dulu. Transplantasi mata hanya membutuhkan alat, berbeda di sini. Mata yang akan dipasangkan adalah Mata yang memiliki kekuatan. Tidak semudah yang dipikirkan untuk memasangkan mata Dewa.
Seiring berjalan nya waktu, mata Dewa Binatang secara perlahan masuk dan menyatu dengan mata Rubah kecil.
Rubah Kecil terus berteriak karena kesakitan dalam proses tersebut, namun pada hari ke sepuluh. Akhirnya proses itu selesai, sang Rubah tidak lagi berteriak. Dia pingsan setelah menerima Mata Dewa Binatangnya.
Ne Zha mengambil Rubah kecil dan memeriksa keadaannya, dia menghela napas lega saat mengetahui semua baik-baik saja.
***
Dua hari terlewati, Ne Zha dan Han Xiao bangun dari kultivasi mereka. Pemandangan yang menyambut mereka saat terbangun adalah Rubah kecil yang melompat-lompat penuh semangat.
Rubah kecil menjilati wajah Ne Zha ketika melihat Ne Zha terbangun membuka matanya, "Hey hey hey. Hentikan itu." Ne Zha menjauhkan Rubah kecil dari wajahnya.
Ne Zha melakukan pemeriksaan pada Rubah kecil, tidak ada peningkatan signifikan tetapi saat menatap iris mata Rubah kecil. Itu terlihat sangat berbeda.
"Kau berhasil bergabung dengannya, itu bagus. Sekarang saatnya melakukan tugasmu," ujar Ne Zha.
Rubah kecil mengangguk penuh semangat setelah melolong tiga kali.
***
__ADS_1
"BAAAAAANG AYO MAKAAAAN!!!" Feng Jin berteriak lantang di depan kamar Ne Zha, dahinya mengerut saat tidak mendapatkan jawaban dari abangnya itu.
Feng Jin membuka pintu dan masuk ke dalam, gadis itu menemukan sepucuk surat dari Ne Zha berisikan bahwa Ne Zha tengah menelusuri lebih detail Bintang ini bersama Han Xiao.
"Habis baaaang! Kalian jahat tidak mengajakku!" Feng Jin hendak saja melesat mencari Ne Zha dan Han Xiao, tetapi pada sesaat kemudian. Bing Xing datang.
"Jangan kemana-mana, di surat itu sudah menjelaskan bahwa mereka akan kembali dalam lima hari. Tunggu saja," ucap Bing Xing.
Feng Jin hanya bisa mendengus kesal, tetapi tak urung dia mengikuti perkataan Bing Xing.
"Baiklah," sahut Feng Jin.
Bing Xing mengangguk ringan setelah melihat Feng Jin menurut, dia mengajak gadis berambut emas itu pergi menuju dapur. Bing Xing ingin belajar masakan-masakan yang disukai Han Xiao dari Feng Jin.
***
Ne Zha dan Han Xiao membawa Rubah kecil keluar dari kediaman Pu Thin. Mereka juga memanggil Pu Thin untuk mengunjungi Monster tingkat 23.
Untuk memanggil Monster tingkat 23, cukup mudah. Mereka hanya cukup membawa satu orang dengan kultivasi tinggi ke luar Kubah, setelah itu melakukan sedikit ritual.
Tanah bergetar seiring ritual terus dilakukan, posisi mereka sekarang berada cukup jauh dari Kubah. Tanah retak secara perlahan menyerebak cahaya merah yang sangat mendominasi.
Pu Thin membacakan mantra terus menerus sesuai perintah Han Xiao, ketika retakan itu sudah menjadi sangat besar.
Dari dalam retakan melompat sosok makhluk yang sangat besar, ekspresi Han Xiao dan Ne Zha menjadi sangat serius ketika makhluk itu keluar.
Aura luar biasa menyeruak menekan Han Xiao dan Ne Zha membuat mereka langsung tertunduk karena tidak tahan atas aura yang menyerang mereka.
Ne Zha dan Han Xiao memuntahkan seteguk darah, kekuatan Monster tingkat 23 sungguh berada di luar pemikiran mereka. Ini ratusan bahkan ribuan kali lebih kuat dari Monster tingkat 22.
***
__ADS_1
Upadate Mingguan : 06/14