
Sudah diketahui oleh Yang Shui bahwa Han Xiao dan Ne Zha menyelamatkan Bing Xing di Hutan Kegelapan, tetapi dia tidak menyangka gadis itu memiliki kesan yang lebih dalam dibandingkan pada Ne Zha.
"Kenapa kau tidak memilih Ne Zha? Dari pembawaan dia lebih dewasa dan tenang dibandingkan Han Xiao yang seperti anak kecil dan bertindak seenak jidat," tanya Yang Shui.
Bing Xing mengangkat bahunya ringan, "Entahlah, ada sesuatu dari Han Xiao yang sangat menarik bagiku," jawab Bing Xing.
"Semua orang memiliki pilihan masing-masing." Yang Shui tersenyum manis.
"Kau sendiri bagaimana? Adakah orang yang menarik perhatianmu dalam milyaran tahun kau hidup?" Bing Xing tahu wujud asli Yang Shui dan beberapa lama Yang Shui telah hidup.
Yang Shui terkekeh ringan, "Aku tidak pernah memikirkan hal itu, Monster sepertiku bisa memiliki keturunan tanpa bercinta."
Apa yang dikatakan Yang Shui benar, sebagai Monster yang telah ada sejak terbentuknya Kesatuan Monster Darah. Yang Shui bisa memiliki keturunan tanpa harus memiliki pasangan. Itu karena dia memiliki Dunia serta makhluk hidup didalam dirinya, persis seperti Xian Chin dan para Kaisar.
"Hal itu berbeda, makhluk hidup yang kau ciptakan dan anak yang lahir dari rahimmu akan jauh berbeda, makhluk yang kau ciptakan hanya akan menerima kurang dari sepuluh persen garis darahmu, sedangkan anak yang lahir dari rahimmu memiliki 100% garis darahmu." Bing Xing berkata santai.
"Apakah itu penting?" Yang Shui menggelengkan kepalanya.
"Tentu saja sangat penting! Kehidupan ini sangat misterius, sekarang kau bisa bernapas dengan lancar, tidak ada yang tahu apakah detik berikutnya kau akan berhenti bernapas. Dengan memiliki keturunan murni, kau akan terus hidup." Bing Xing menyentuh dada Yang Shui. "Di sini, di hati para keturunanmu."
__ADS_1
Yang Shui terdiam, sebagai salah satu dari empat Binatang Suci, dia tidak pernah memikirkan untuk memiliki keturunan karena telah menciptakan makhluk hidup untuk dunianya sendiri. Juga begitu dia memikirkan apa yang dikatakan oleh Bing Xing, Yang Shui kembali berpikir, memang akan sangat jauh berbeda, walaupun dia menciptakan makhluk hidup di dunianya tapi pada akhirnya makhluk-makhluk tersebut hanya akan menjadi konsumsinya sendiri untuk mencapai tingkat berikutnya. Sebagai Monster Yang Shui membutuhkan asupan dari makhluk hidup, dengan menciptakan makhluk hidup yang memiliki garis darahnya itu akan memiliki banyak keunggulan dibandingkan dia mengambil makhluk hidup lain sebagai makanannya.
Jika memakan makhluk hidup yang tidak memiliki garis darahnya, itu akan membutuhkan jumlah berkali-kali lipat. Makhluk hidup di dunianya tidak lebih seperti ternak yang dia pelihara untuk dikonsumsi, mungkin lain hal dengan anak yang lahir dari rahimnya, dia benar-benar akan merawat sebaik mungkin dan tidak akan pernah melakukan apa yang dia lakukan pada makhluk hidup di dunianya.
Melihat Yang Shui yang terdiam, Bing Xing mengalihkan pandangannya kembali untuk melihat pemandangan seraya menyesap teh. Tempat itu menjadi sangat hening dan damai setelah perbincangan mereka.
***
"Yan'gege setelah nanti guru datang, kau harus menjelaskan padanya hubungan kita, aku ingin kita segera menjadi pasangan resmi. Guru pasti tidak akan menghalangi kita seperti dulu." Sesosok cantik yang sangat halus dan lembut berkata saat tangannya yang bagaikan porselen memeluk erat sesosok pemuda dengan dada serta tubuh kokoh di sampingnya, mereka berdua menggunakan selimut untuk menutupi sebagian tubuh mereka yang tidak mengenakkan bahkan sehelai kain. Mereka tak lain adalah Gouyu dan Yan Zhong.
Yan Zhong tersenyum hangat pada Gouyu yang kini dalam pelukannya, "Ya pasti, setelah krisis Kaisar Dewa diselesaikan kita akan segera meresmikan hubungan kita dihadapan seluruh Alam Abadi." Dengan gerakan halus, Yan Zhong menunduk dan mendaratkan sebuah kecupan ringan pada kening Gouyu.
Sama dengan Gouyu, Yan Zhong juga merasakan kelegaan yang tak bisa terkatakan, ketika dia mengingat bagaimana dia mendapatkan hasil hari ini. Dia tidak bisa tidak merasa sangat bersyukur atas takdir yang mempertemukannya dengan Ne Zha. Tanpa pertemuan saat itu, kemungkinan dia bahkan tidak akan memiliki kesempatan untuk hidup, apalagi memiliki Kultivasi Alam Kaisar Abadi serta memiliki gadis yang sangat dia cintai di tangannya sekarang. Dengan ini dia memiliki tekad untuk membantu dan mematuhi Ne Zha tanpa alasan sedikitpun, jika Ne Zha menyuruhnya menyebrangi lautan pedang, dia akan menyebrang, jika Ne Zha memintanya berenang di lautan Api dia akan mencebur tanpa sepatah katapun. Bahkan jika Ne Zha meminta kematiannya Yan Zhong tidak akan mengedip untuk mengakhiri hidupnya, dia sudah mendapatkan Gouyu sepenuhnya, tujuannya sudah tercapai. Hanya tinggal menunggu saja buah hati mereka lahir ke dunia. Bahkan matipun Yan Zhong tidak akan menyesal.
"Semua ini berkatnya." Yan Zhong menghela napas lembut.
Gouyu mendongakkan kepalanya untuk menatap mata Yan Zhong, dia tersenyum manis, "Ya karena dia."
***
__ADS_1
"Qin, kau ingin mencoba racun baruku?" Qiandu mengeluarkan sebuah botol giok dari Cincin Spasialnya.
"Aku sudah tahu kau akan melakukan ini, aku akan menjawab tidak, racun itu tidak berbahaya, tetapi masih akan membuat Kaisar Abadi sepertiku tertawa selama tiga bulan tanpa berhenti." Qin sedikit menjauh dari botol Giok.
Qiandu tertawa melihat tingkah Qin yang seolah menjauh dari hama mengerikan.
"Aku baru saja menyelesaikan Racun Tiga Tertawa ini saat si Menara Tianxia, tetapi tidak memiliki kelinci percobaan," ucap Qiandu dengan ******* ringan, itu terdengar seolah dia sangat menyesal karena tidak memiliki kelinci percobaan.
"Kau bisa berakting pada orang lain tapi tidak aku, bukankah kau melemparkan Racun Sembilan Tertawa pada salah satu peserta di Pertarungan Arena." Qin berkata dengan nada mencibir.
Lagi-lagi Qiandu tertawa, tetapi kini terdengar hambar, "Aku tidak bisa menyembunyikan apapun ya pada Mata Dewa Takdir."
"Kau tidak sepenuhnya benar, tapi juga tidak salah." Jawaban Qin membuat Qiandu mengerutkan keningnya.
"Apa maksudmu?" tanya Qiandu.
"Aku tidak benar-benar bisa membaca seluruh takdir dengan Mata Dewa Takdir, karena memiliki satu hal yang kurang untukku dalam jalan Dao Takdir. Yaitu Buku Takdir, yang bahkan aku sendiri sulit untuk mengetahui itu dimana. Aku tidak tahu apakah buku itu ditakdirkan untukku atau tidak," jawab Qin.
Qiandu memutar matanya malas, "Kau gadis serakah, jika kau mendapatkan Buku Takdir. Kau benar-benar memegang takdir seluruh makhluk hidup di seluruh Alam. Hal itu tidak akan dibiarkan oleh Penguasa tertinggi." Qiandu menggelengkan kepalanya ringan.
__ADS_1
"Hehehe." Qin menggaruk kepalanya yang tidak gatal.