Dua Penguasa

Dua Penguasa
Bab180. Pertarungan Keajaiban Sesungguhnya


__ADS_3

Kini ketika pasukan Penguasa Generasi dan pasukan Aliansi berbenturan, sungguh pemandangan yang menghibur untuk mata, para Jenius melakukan perubahan tubuh mereka, perperangan itu terlihat berbagai jenis manusia setengah binatang, ada yang melakukan perubahan secara menyeluruh untuk menjadi binatang, namun mereka berasal dari Kekuatan menengah,


Dari pasukan Penguasa Generasi sendiri sungguh mengagumkan, terlihat ada dua Naga, itu adalah Han Xiao dan Yang Shui, tubuh Han Xiao dipenuhi oleh sisik Naga halus, sedangkan Yang Shui juga dikelilingi oleh sisik Naga halus, hal itu membuatnya terlihat lebih anggun dan menghanyutkan. Ne Zha dan Bing Xing disisi lain terlihat sepeti bermusuhan karena Perubahan Tubuh mereka yang memiliki jenis sama yaitu burung namun elemen berlawanan.


Ne Zha berubah menjadi setengah Phoenix, sayap di punggungnya melebar dengan sangat indah, begitu juga Bing Xing. Sayap Es biru yang sangat indah terukir pada punggungnya, Perubahan Tubuh milik Bing Xing adalah Falcon Es. Sang burung suci untuk para kultivator Elemen Es.


Raugan mengerikan dari lima makhluk suci sungguh menakutkan, ada beberapa yang Perubahan Tubuhnya dibuat dari Binatang Iblis atau Binatang Roh tingkat rendah bergetar ketakutan ketika mendengar raungan Qilin, Naga, Phoenix dan Falcon Es.


"SEEERAAAAANGG!!!" Linghun Jundao memimpin untuk menyerang bersama Yin Cheng dan lainnya.


Tidak ada untuk menunggu pasukan lebih kecil untuk menyerang dahulu, mereka ingin melenyapkan tim Penguasa Generasi dalam waktu yang sesingkat mungkin.


Terlihat seperti sebuah bunuh diri ketika melihat sebuah pasukan yang bahkan tidak menggenapi lima puluh namun melawan ribuan musuh, tapi sekali lagi diingatkan. Kuantitas tidak menentukan kualitas.


Dalam waktu singkat perbenturan tersebut, pasukan Penguasa Generasi  melancarkan serangan yang sangat gencar secara menyeluruh, tim Yang Qianfan yang bertugas untuk menahan garis depan juga sangat mengagumkan. Mereka benar-benar sanggup menahan musuh ribuan dengan berbagai teknik mereka.


Han Xiao dan Ne Zha membentuk mudra tangan yang sangat rumit sebelum saling melompat ke udara.


"Tapak Penghancur Surga!" Ne Zha dan Han Xiao berseru bersamaan.


Langit yang cerah tiba-tiba terbelah, sebuah tapak tangan yang ukurannya ratusan meter turun dari langit menuju pasukan aliansi.


BOOOOOOOM!!!


Tidak ada yang sanggup menahan serangan tapak yang turun dari langit tersebut, ratusan Jenius segera gugur dalam proses tersebut. Para jenius yang selamat menatap ngeri pada tapak yang kini memudar tersebut, sungguh mengerikan!


Pasukan Penguasa Generasi sendiri menelan ludah ketika melihat jurus yang dikeluarkan oleh dua pemuda tersebut, "Mereka hanya bayangan, namun sekuat ini?" Yang Qianfan kini merasa bahwa pilihannya untuk menghapus dendam pada Han Xiao adalah pilihan paling bijaksana selama hidupnya.


***

__ADS_1


Para Dekan, Guru dan Instruktur yang menonton juga terpana melihat jurus Tapak Penghancur Surga milik Han Xiao dan Ne Zha, itu sangatlah mengerikan jika dalam pertarungan besar seperti itu.


Seluruh Benua Angin Selatan terhentak ketika melihat perlawanan dari pasukan Penguasa Generasi, mereka awalnya mengira bahwa hanya butuh beberapa waktu sebelum tim Penguasa Generasi musnah dibawah serangan dua ribu Jenius.


"Mereka berdua sungguh mengerikan," ujar wanita petinggi Akademi.


"Sudah kubilang bukan?" Pria disampingnya tersenyum lebar.


***


"Belum selesai, lagi!" Han Xiao berseru lantang.


Lagi-lagi Han Xiao dan Ne Zha melakukan mudra tangan, ini sangat berbeda dengan mudra yang sebelumnya, terlihat sederhana namun sulit untuk dipelajari. Ada beberapa mudra tangan yang bukanlah mudra tangan utama.


"Hujan Meteor!" dua pemuda itu berseru lantang seraya mengangakt tangan dan menghempaskannya kebawah.


Yin Cheng dan lainnya yang kini tengah berhadapan dengan Yang Shui, Yang Qianfan, Bing Xing, Bing Kong, Xi Wang dan Su Lihwa terhenyak penuh kejutan ketika meihat serangan Han Xiao yang mengurangi jumlah mereka hingga angka mengerikan, kini hanya tersisa kurang dari seribu lima ratus saja pasukan mereka. Ini semua dikurangi oleh Han Xiao dan Ne Zha dalam dua jurus!


"Bereskan mereka terlebih dahulu!" Linghun Jundao segera melesat menuju arah Han Xiao dan Ne Zha, Yin Cheng, Cao Huangjin, Huo Yan dan lainnya dari sepuluh besar Seratus Kebanggan Surga menyerang Han Xiao dan Ne Zha.


BOOOOM!!!


Berbagai serangan dilemparkan pada Han Xiao dan Ne Zha yang tengah melayang di udara, sepuluh orang segera muncul menghampiri Han Xiao dan Ne Zha.


Ketika berbagai ledakan itu mereda, eksprei mereka yang awalnya tersenyum seketika membeku ketika melihat bahwa baik Han Xiao dan Ne Zha baik-baik saja, justru kini terlihat sebuah senyum yang entah bagaimana sangat mengerikan dari mereka berdua.


"Hanya kalian bersepuluh? Sudah kubilang kalian semua harus bergabung bersama untuk menyerang kami," ujar Han Xiao seraya terkekeh.


"Kau akan mengetahuinya nanti," ucap Linghun Jundao dengan dingin, dia mengeluarkan Saber Jiwa dari tubuhnya.

__ADS_1


"Keluarkan kekuatan terkuatmu, aku tahu Saber Jiwa ini bukanlah kekuatan terkuatmu, jangan sampai menyesal karena aku tidakmemberi kesempatan beberapa saat lagi," tandas Han Xiao seraya menatap penuh makna pada Linghun Jundao.


"Apa Maksudmu?" Linghun Jundao tersentak kaget.


"Waktu persiapan habis." Han Xiao langsung menyerang dengan Ne Zha ke arah sepuluh jenius Seratus Kebanggan Surga tersebut.


"Sombong!" Yin Cheng meraung marah, kekuatan dalam tubuhnya meledak besar dia dengan sembrono menyerang Han Xiao dan Ne Zha.


BOOOOOM!!!


BAAAAAM!!!


Berbagai ledakan terjadi ketika Han Xiao dan Ne Zha bertukar serangan dengan sepuluh orang tersebut, Linghun Jundao berperan untuk mengejar dan menahan Han Xiao, hal serupa dilakukan Yin Cheng untuk menahan Ne Zha, sedangkan delapan lainnya menyerang dari berbagai arah. Tidak memberikan ruang sedikitpun untuk Han Xiao dan Ne Zha.


Pasukan Penguasa Generasi sedikit cemas ketika melihat Han Xiao dan Ne ZHa dibombardir dari berbagai arah, tapi ketika mereka mendengar tawa riang Han Xiao dan tawa aneh dari Ne Zha. Mereka menghela napas lega dan memfokuskan diri untuk melawan para jenius yang ingin memusnahkan mereka.


Korban dari Pasukan Aliansi sudah sulit dihitung, baik Yang Shui, Yang Qianfan dan lainnya sangat mengerikan. Walaupun ada Jenius Istana Surga menahan mereka, tapi kekuatan dari pemilik Sepuluh Istana Takdir bukanlah lelucon, hanya serangan acak saja sudah cukup membunuh Jenius Istana Bumi.


Yang Shui dan lainnya menghadapi masing-masing dua Jenius Istana Surga tanpa kesulitan berarti, mereka masih sempat melepaskan serangan untuk mengurangi jumlah musuh, korban dari Pasukan Penguasa Genrasi pun tidak luput, tapi mereka masih tergolong sedikit karena hanya baru lima orang yang gugur.


***


**Bacotan Pengetik :


Ini adalah Bonus Update yang harusnya hari minggu di Update.


Tapi karena Pengetik sudah ketik tadi siang, dan hari minggu pengen tidur. Jadi ya Update sekarang aja:)


Bonus Update : 1/3**

__ADS_1


__ADS_2