
Han Xiao tersenyum kecil ketika melihat Raja Iblis Kulit Putih menggeram marah, dengan lambaian tangannya Han Xiao mengeluarkan Iblis muda dari Alam Kejahatan, pada saat itu Han Xiao mendapatkan Alam ini dari Naga Kegelapan, namun sang Naga tidak memberikannya nama Alam tersebut, sehingga HanXiao memberi nama itu.
"Ayah!" Pemuda Iblis itu berteriak parau ketika melihat sosok yang sangat dikenalnya. "Ayah selamatkan aku! Selamatkan aku!" seru Iblis muda tersebut dengan penuh harapan.
"Kau berisik sekali ya?" Han Xiao kembali memasukan pemuda itu kedalam Alam Kejahatan.
Raja Iblis Kulit Putih sangat marah ketika melihat anaknya ditahan oleh Han Xiao, "Beraninya kau!" teriak Raja Iblis Kulit Putih.
Sebuah tekanan dahsyat keluar dari tubuh Raja Iblis Kulit Putih, dalam sekejap seluruh tamu undangan jatuh ke lantai, yang memiliki kultivasi rendah bahkan langsung kehilangan kesadaran, ada juga yang langsung mati seketika karena tekanan dahsyat dari Raja Iblis Kulit Putih.
Jangankan yang berkultivasi rendah, bahkan Kaisar Yang Qian terjatuh, dua Presiden dan Fu Daiyu bahkan kini membungkuk karena tekanan itu sangatlah besar.
"Zha!" suara teriakan parau terdengar oleh Ne Zha, pemuda itu segera menghampiri asal suara itu, dengan cekatan Ne Zha membuat pelindung pada Su Lihwa dan teman-temannya.
Rahang Ne Zha mengetat saat melihat kondisi lemah Su Lihwa, dia yakin jika telat sedetik saja, maka Su Lihwa sudah meregang nyawa.
Mata pemuda itu menjadi sangat dingin, kilatan menyeramkan terlintas pada mata gelap Ne Zha, "Beraninya kau mengacau di pesta pernikahanku!" desis Ne Zha penuh nada amarah.
"Hahaha, kenapa aku harus takut terhadap makhluk rendahan sepertimu?" tawa Raja Iblis Kulit Putih semakin kencang, dia juga menambahkan kekuatan pada tekanannya.
BOOOOOM!!!
Tekanan aura menakutkan dari lima arah berbeda segera menekan aura dari Raja Iblis Kulit Putih, tekanan dahsyat dari Raja Iblis Putih segera menghilang, kini tamu undangan dan yang lainnya bisa bergerak leluasa.
BAAAAAM!!!
__ADS_1
Tubuh Raja Iblis Kulit Putih terjatuh, dia menatap tidak percaya pada sumber tekanan menakutkan yang jatuh padanya, lima anak ingusan lah yang memiliki itu!
Ne Zha berdiri dengan sangat dingin, diantara aura yang menyerang, Raja Iblis bisa merasakan dua aura yang sangat menakutkan dari tiga lainnya, aura terseut berasal dari pengantin muda dan orang yang menahan anaknya!
"Makhluk rendahan? Biar kutunjukan apa itu makhluk rendahan," desis Ne Zha dengan tajam.
Tangan Ne Zha terayun keatas, cahaya terang segera menerangi sosok Raja Iblis Kulit Putih, diatas kepala Raja Iblis Kulit Putih ada sebuah telapak tangan yang meluncur padanya dengan tekanan yang sangat menakutkan.
Dibawah tekanan mengerikan aura Kekuatan Mutlak dari Han Xiao, Feng Jin, Xiao Wushuang, Xiao Jiang dan Ne Zha. Raja Iblis bahkan tidak bisa mengangkat satupun jarinya.
Dengan telak serangan Ne Zha jatuh pada tubuh Raja Iblis Kulit Putih, kendali Ne Zha atas kekuatannya sungguh mengerikan, hanya sebagian kecil saja yang terkena dampak serangan, fokusnya terhadap Raja Iblis sungguh menakutkan, tapak itu meredup lalu menampakan sosok Raja Iblis Kulit Putih yang kini dipenuhi oleh darah di sekujur tubuhnya.
"Kau yang memaksaku!" Raja Iblis Kulit Putih meraung, dia segera menjalankan Qi dalam tubuhnya, tiba-tiba wujud tubuhnya berubah, tulang-tulang putih menghiasi kulitnya, Raja Iblis Kulit Putih kembali pada wujud aslinya sebagai Ras Iblis Klan Kulit Putih!
Kekuatan Raja Iblis Kulit Putih naik menjadi berkali-kali lipat, namun sial. Musuh yang dia lawan kali ini adalah monster yang tengah marah, dia telah membangunkan harimau yang tertidur.
Tamu undangan yang masih sadarkan diri menatap takjub pada sosok Ne Zha yang saat ini.
"Kita akan bersenang-senang, tidak akan seru jika membunuhnya secara langsung. Zha tendang dia keluar," ujar Han Xiao, penampilan pemuda itu juga ikut berubah, jubah emas besar yang dikenakannya terbakar dan digantikan oleh jubah merah darah yang sangat mengerikan. Pedang Delapan Kejahatan juga muncul melayang di sisinya, Han Xiao meraih Pedang Delapan Kejahatan lalu menghampiri Ne Zha.
"Ah begiti nyaman, jubah tadi sungguh tidak nyaman digunakan, Jiang'jiejie, Shuang'er, Jin'er. Lepaskan tekanan kalian, biar kami yang mengurus Raja Iblis jelek ini," ujar Han Xiao.
Ne Zha menerjang pada Raja Iblis, sebuah tebasan dia arahkan pada Raja Iblis.
Raja Iblis Kulit Putih yang terlepas dari tekanan menghela napas, dia mencibir tebasan pedang Ne Zha, dia sangat yakin pertahanan dari Klan Kulit Putih sangatlah kuat.
__ADS_1
BOOOOOOOOOM!!!
Ketika Raja Iblis Kulit Putih menangkis tebasan tersebut, dia terpental terbang mundur hingga membuat lubang besar dan masih terus terbang keluar dari bangunan Akademi.
"Hais kau terlalu sombong, aku bahkan tidak berani menerima serangan Ne Zha secara langsung." Han Xiao terkekeh seraya keluar untuk menyerang Raja Iblis bersama Ne Zha.
Su Lihwa sudah lebih baik dibawah perawatan Feng Jin, kini dia bergegas ke depan Akademi untuk menonton pertarungan Han Xiao dan Ne Zha melawan Raja Iblis Kulit Putih.
Para tamu undangan juga membantu orang-orang mereka agar tersadar dengan mengalirkan Qi, setelah tersadar orang-orang itu bergegas keluar untuk menonton pertarungan yang hebat di luar.
Sesampainya di luar Akademi, mereka semua melihat sosok Han Xiao dan Ne Zha yang kini tengah memukuli habis-habisan Raja Iblis tanpa bisa melawan sedikitpun.
"Ini tidak bisa disebut pertarungan, lebih cocok menyebutkan penyiksaan," ujar Xia Shiva dengan kecut.
Han Xiao dan Ne Zha berada di tempat yang berlawanan, mereka akan bergantian menyerang Raja Iblis Kulit Putih, telihat jelas Ne Zha lebih kejam dari Han Xiao, pemuda itu tidak segan menghancurkan setiap bagian yang dia serang. sedangkan Han Xiao sendiri terlihat seperti sedang ikut bermain saja.
"Aku sekarang tidak tahu jelas kekuatan mereka, tapi aku tahu jelas kekuatan Raja Iblis, mereka berada di Alam Dewa yang satu langkah lagi menuju tingkat berikutnya, percaya atau tidak, Raja Iblis sendiri bisa meratakan Benua Angin Selatan." Presiden Wanpi berkomentar dengan senyum kecutnya.
"Bukankah ada dua orang suci? Dan juga kalian Presiden Alam Dewa, juga begitu dengan senior Fu Daiyu." Xia Shiva menatap Presiden Wanpi.
Presiden Wanpi menghela napas ringan, "Biarpun kami berada di tingkat kultivasi yang sama, tapi kekuatan kami sungguh bagaikan langit dan Bumi."
***
Update Mingguan : 09/14
__ADS_1
Update Merdeka : 12/75