Dua Penguasa

Dua Penguasa
Bab139. Membuat Pil Dewa


__ADS_3

"Tuan muda!!! Aku telah menyelesaikan persiapannya!!! Ayo kita mulai!!!" Seorang pria tua berlarian penuh semangat menuju sebuah ruangan.


Ditemuinya seorang pemuda yang tengah bermeditasi dengan sangat damai, langkah pria tua itu tercekat. Dia terdiam ketika melihat pemuda itu tengah berkultivasi.


"Ah aku terlalu bersemangat, setelah tuan muda bangun dari kultivasinya saja maka akun akan datang lagi," gumam pria tua itu lalu membalikan tubuhnya.


"Kita mulai sekarang." Sebuah suara menghentikan langkah pria tua itu, segera saja pria tua tersebut membalika tubuhnya lagi.


Disana pemuda yang bermeditasi sudah membuka matanya, sebuah kesenangan yang melimpah segera membanjiri tubuh pria tua itu.


"Jika begitu ayo ke ruang kerjaku," ajak pria tua itu.


Pemuda tersebut menggelengkan kepalanya, "Apakah kau lupa? Untuk membuat Pil Dewa tidak dibutuhkan Tungku."


Pria tua itu tak lain adalah Kacang tua, segera dia menepuk kepalanya teringat bahwa salah satu cara wajib membuat Pil Dewa adalah menggunakan sebuah teknik yang bernama. Api Tungku Giok, teknik ini tidak memerlukan tungku untuk melebur bahan-bahan. Memang sangat efisien namun tidak sembarang orang yang bisa menggunakan teknik ini, Kacang tua sendiri walaupun mengetahui Cara proses pembuatan Pil Dewa tapi dia tidak bisa memnggunakan teknik Api Tungku Giok.


Dengan segera Kacang tua mendekati Ne Zha lalu mengeluarkan seluruh bahan yang sudah dia tuakan, salah satu dari bahan itu adalah Buah elemen yang didapatkan oleh Ne Zha dari pelelangan di Kota Kuali Merah.


"Bantu aku jika Qi dalam tubhku akan terkuras habis, aku tidak akan mengangkat suara untuk memfokuskan diriku kedalam pembuatan Pil Dewa," tutur Ne Zha lalu mulai mengambil satu persatu bahan dan menyusunnya sesuai dengan urutan mereka nanti ketika hendak dilebur.


"Baik tuan muda!" seru Kacang tua penuh semangat jiwa muda.

__ADS_1


Ne Zha mengangguk ringan tak mengurangi sedikitpun konsentrasinya, ketika melihat bahwa Ne Zha memulai proses. Kacang tua memandang penuh antisipasi sungguh tidak sabar untuk menunggu hasilnya, tetapi dia tetap diam agar tidak mengganggu konsentrasi Ne Zha.


Sebuah Api berwarna Hijau Giok muncul pada tangan Ne Zha, kobaran api itu sangat besar dan intens, tapi dibawah kendali Ne Zha segera Api tersebut menjadi lebih kecil namun tak mengurangi aura panas mengerikannya. Tangan Ne Zha yang kanan mengambil bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat Pil Dewa.


Sebuah Tanaman Sihir dan Herbal Roh segera masuk kedalam api hijau giok dari tangan Ne Zha, saat bahan itu masuk tidak butuh waktu lama untuk melebur hingga menjadi satu, Kacang tua berdecak kagum dalam hatinya melihat proses peleburan yang sangat cepat. Setidaknya Herbal Roh yang dilebur itu memiliki umur 800.000 tahun, biasanya akan membutuhkan waktu hingga satu hari untuk meleburnya menjadi sebuah cairan seperti didalam Api hijau giok.


Ne Zha secara berurutan memasukan bahan yang dibutuhkan, seluruh bahan bertotal enam puluh dari total Herbal Roh dan Tanaman Sihir yang dikumpulkan. Tidak sembarang memasukan bahan kedalam Api dari Api TUngku Giok, harus memiliki waktu yang tepat, itu karena jika telat sedikit saja maka bahan akan gagal. Dan jika terlewat maka kualitas bahan akan sangat menurun.


Bahan kesepuluh Ne Zha masukan, kini dahinya mengeluarkan bulir-bulir keringat menandakan bahwakonsumsi Qi nya sudah melewati dari setengah miliknya. Kacang tua yang melihat Ne Zha mampu bertahan hingga sepuluh bahan dan belum kehabisan Qi membuat dia terkagum-kagum, konsumsi dari teknik ini sungguh bagaikan jurang tanpa dasar.


Tiga jam telah berlalu dan Ne Zha sudah diambang kehabisan Qi, segera Kacang tua mengalirkan Qi miliknya dalam jumlah besar pada Ne Zha. Keringat yang mengalir derah dari pelipis Ne Zha kini sudah menghilang juga warna kulitnya yang sempat pucat kembali berwarna segar.


Tetapi Ne Zha tidak ingin bersantai karena mengatahui bahwa bahan terakhir inilah yang paling sulit dilebur untuk menjadi satu dengan bahan lainnya, aliran Qi yang diberikan oleh Kacang tua segera tersedot banyak seperti dihisap oleh lubang hitam. Sangat mengerikan!


Didalam Api Tungku Giok bahan-bahan sudah menyatu dan berubah mejadi cairan berwarna emas terang, langkah Ne Zha selanjutnya adalah memasukan sekaligus tujuh bahan tersisa lalu memadatkannya menjadi Pil maka proses pembuatan telah selesai!


Kacang tua terus menerus menyalurkan Qi dalam jumlah yang tak kalah mengerikan, dia merasa ketika mengirim Qi pada tubuh Ne Zha seketika juga langsung menghilang. Seolah hanya lewat.


Tangan Ne Zha meraih ketujuh bahan tersebut, "Ini waktunya!" batin Ne Zha, dengan cepat dia memasukan tujuh bahan itu secara bersamaan.


Dengan pasokan Qi yang besar dari Kacang tua, Ne Zha juga memperbesar volume Api Tungku Giok, ini adalah langkah terakhirnya. Api yang digunakannya memang harus diperbesar dan sesuai kontrol agar bisa menyeimbangkan peleburan ketujuh bahan terakhir.

__ADS_1


Napas Ne Zha sudah mulai tak beraturan, keringat mulai berucucuran lagi pada pelipisnya. Di belakangnya Kacang tua juga mengeluarkan keringan karena Qi yang dikeluarkannya sungguh fantastis, jika bukan karena Pil Dewa. Tidak akan pernah mau Kacang tua mengeluarkan Qi sebanyak itu.


Setelah dua jam peleburan kini kahan sudah menjadi cairan emas seluruhnya, hal yang tinggal dilakukan Ne Zha adalah memadatkan cairan tersebut menjadi sebuah pil.


"Sedikit lagi!" Mental Ne Zha sudah terkuras untuk membuat Pil Dewa, sungguh ini sangat melelahkan baik untuk mental ataupun tubuh.


Dengan kendalinya, Api Tungku Giok merubah suhu yang tadinya panas menggelora menjadi sangat dingin seperti es, namun inilah proses paling khusus dari Pil Dewa. Pembentukan atau cara memadatkan Pil Dewa mengharuskan menggunakan Api Es yang hanya ada dalam Teknik Api Tungku Giok. Mungkin Kaisar Es Bing Donghai memiliki Api Es, namun dia tidak bisa memadatkan Pil Dewa karena jika bahan keluar dari Api Pil maka semuanya akan sia-sia. Maka dari itu jika ingin membuat Pil Dewa persyaratan paling ringan mengharuskan memiliki Api Pil dan Api Es secara bersamaan. Tapi sulit untuk memiliki keduanya secara bersamaan.


Dan teknik Api Tungku Giok adalah jalan pintasnya.


Secara perlahan butiran pil terbentuk didalam Api Es yang berada di tangan Ne Zha, mereka semua berwarna emas terang. Ya, tidak hanya satu tapi banyak, Ne Zha mulai menghitung butiran pil yang tercetak. Semuanya ada total dua puluh pil.


Kacang tua sangat antusias dan senang, dia tidak memperdulikan Qi yang telah keluarkan serta kerja kerasnya selama dua hari. Semuanya telah terbayar lunas ketika Pil Dewa telah berhasil dibuat.


***


**Bacotan Pengetik :


Hey yo!!! inilah Crazy Update yang disponsori Album baru Blackpink!!!


Bonus Update : 15/18**

__ADS_1


__ADS_2