Dua Penguasa

Dua Penguasa
Bab460. Formasi Kematian


__ADS_3

"Ujian apa yang ada di lantai empat?" Han Xiao langsung mengajukan pertanyaannya.


"Ujian? Hmm... sejak pertama kali dibuka, hanya satu orang yang sampai di sini. Dialah yang menentukan ujian berikutnya," suara tadi muncul lagi, tetapi kini dia terdengar sedikit bingung.


"Apa ujian berikutnya? Tidak perlu terbelit." Han Xiao memprotes karena suara itu terdengar membelit-belit.


"Hahaha, kau sangat mirip dengan wanita itu nak, sangat tidak sabaran. Baiklah ini dia ujian lantai empat." Muncul garis-garis besar di depan Han Xiao, Ne Zha dan lainnya.


Garis itu terus menyusun hingga menjadi sebuah garis catur, muncul juga pion-pion catur yang sudah tersusun secara berformasi di papan catur.


"Formasi kematian?" Ne Zha terkejut saat melihat pion yang sudah tersusun.


Han Xiao dan Xian Xuenai juga tak kalah terkejut, mereka menatap sekali lagi penuh fokus, tetapi memang itulah yang ada.


"Apa itu formasi kematian?" tanya Feng Jin.


"Formasi akhir dalam perang, itu adalah formasi yang sangat kuno. Formasi ini sangat sulit disusun dan digunakan karena setiap pasukan yang digunakan akan langsung mati setelah memenangkan perang. Namun, dengan bayaran kemenangan pasti, tidak ada yang bisa memecahkan Formasi Kematian ini." Xian Xuenai menerangkan sebagian kecil dari Formasi Kematian.


"Lalu catur ini adalah simulasi untuk memecahkannya?" Bing Xing maju dan menatap papan catur.


"Ujian di lantai empat dimulai, pecahkan misteri Formasi Kematian. Kalian akan maju ke lantai berikutnya." suara sebelumnya muncul lagi, setelah akhir suara. Papan catur bersinar terang sebelum perlahan meredup.


Han Xiao segera berdiskusi dengan Ne Zha, Xian Xuenai dan Yang Shui. Karena hanya mereka yang benar-benar memiliki pengalaman dalam perang nyata.


Xian Xuenai membagikan pengalamannya dalam perang dan Formasi Kematian yang dia ketahui, begitu juga Yang Shui. Keduanya belum pernah bertemu secara langsung dengan Formasi Kematian yang sepenuhnya asli, tetapi mereka telah bertemu Formasi yang memiliki kemiripan.

__ADS_1


Ne Zha terus menatap pion, lelaki itu memiliki ekspresi serius saat menganalisa Formasi Kematian. Ne Zha membuka wilayah miliknya, dengan menggunakan Jiqiren, dia mencoba untuk membentuk Formasi Kematian. Ne Zha melakukan simulasi pergerakan Formasi Kematian.


Han Xiao tahu bahwa Ne Zha tengah melakukan penelitian terhadap Formasi Kematian, dia tidak hanya diam. Lelaki berambut biru itu juga memperhatikan Jiqiren yang menjadi simulasi Formasi Kematian.


Semua orang menatap pada simulasi yang dibuat oleh Ne Zha, barulah setelah sepuluh tahun terlewati, mereka mendapatkan pencerahan terhadap Formasi Kematian, Ne Zha mendapatkan celah-celah besar pada Formasi Kematian yang dapat digunakan untuk memecahkannya. Pada saat tepat ke sebelas tahun. Ne Zha dengan bantuan dari tim nya berhasil memecahkan Formasi Kematian.


Simulasi dijalankan, dan hanya dengan satu kelompok kecil yang menyerang celah-celah pada Formasi Kematian, itu berhasil menghancurkan Formasi Kematian.


Ne Zha segera menaruh pion-pion milik tim nya untuk menghadapi pion yang memiliki Formasi Kematian.


Selesai menaruh pion, papan catur bersinar sangat terang. Sekali lagi kini Ne Zha serta lainnya dibawa pergi menuju sebuah tempat.


"Hahaha! Kalian memang luar biasa! Selamat! Selamat telah memecahkan Formasi Kematian, hadiah menanti kalian di lantai lima ini!" suara itu kembali muncul.


"Eh sudah lantai lima?" Han Xiao sedikit terkejut, dia tahu mereka akan ke lantai lima setelah menyelesaikan Formasi Kematian, sebelumnya Han Xiao memikirkan bahwa akan ada ujian lain. Namun, sepertinya dia terlalu banyak berpikir.


Pada ruangan ini terdapat sebuah layar proyeksi yang menunjukan sebuah peta, selain layar proyeksi. Ada juga seorang pria bertubuh kekar yang berpenampilan penuh semangat.


"Hahaha! Kalian adalah peserta kan? Baik aku akan menjelaskan, tidak perlu menanyakan apa-apa. Aku tahu apa yang ada pada benak kalian," ujar pria tersebut.


Qian Du memiringkan kepalanya menatap aneh pada pria tersebut.


"Baiklah aku mulai saja." Pria itu menunjuk pada peta di layar proyeksi.


"Ini adalah peta arena bertarung, kalian akan bertarung antar tim. Lima Lawa lima antar tim lain." Pria itu mulai menjelaskan tentang pertarungan tim di lantai lima ini.

__ADS_1


Karena tim Han Xiao berjumlah sepuluh orang, itu akan dibagi menjadi dua tim. Namun, mereka tetap sebagai teman dan tidak akan bertemu dalam arena sebagai musuh.


Pertarungan ini terdengar sangat mudah, hanya perlu menghancurkan markas musuh, tetapi tidak sesuai kedengarannya mudah. Untuk mencapai markas musuh dan menghancurkannya, mereka harus menghancurkan tiga Tower terlebih dahulu untuk mencapai markas.


"Terdapat sembilan Tower, itu ada pada setiap jalan, dan jalan hanya ada tiga. Itu diberi nama Naga, Tengah dan Phoenix." Pria itu menjelaskan mereka harus menghancurkan satu demi satu Tower, tidak bisa langsung menghancurkan Tower terakhir.


"Juga kalian akan ditekan pada arena, hanya dengan berburu di hutan. Membunuh prajurit atau musuh kalian bisa meningkatkan kekuatan kalian. Qi kalian juga tentu akan dibatasi di arena." Dia menjelaskan bahwa terdapat 20 tingkat, mereka semua akan dimulai dari tingkat 1, dengan hanya bisa menggunakan satu jurus.


Dijelaskan bahwa sebelum mereka masuk, semuanya akan memilih paling banyak empat jurus atau keterampilan. Mereka hanya bisa menggunakan empat jurus yang dipilih di dalam arena. Jurus ini akan digunakan sesuai level mereka.


Sebagai contoh, jurus pertama yang pilih akan bisa digunakan pada tingkat 1, tiga jurus berikutnya akan terbuka dengan dua tingkat kenaikan.


Diluar Jalan, ada Hutan yang dimana bertempat para Monster, membunuh Monster itu akan memberikan Qi untuk menaikan tingkat mereka lebih cepat. Serta terdapat beberapa juga Monster yang memiliki efek untuk mereka, seperti Naga yang akan memberikan kekuatan dua kali lipat pada tim dan prajurit, lalu Phoenix yang memberikan pertahanan dua kali lipat pada tim saat terbunuh.


"Pada saat jam pasir disana habis, jika kalian membunuh Naga, maka Naga itu akan bangkit kembali dan berada di pihak kalian untuk membantu menghancurkan Tower musuh hingga ker markas. Tentu saja dengan syarat Naga tidak terbunuh dalam proses menghancurkan Tower."


"Oh ya, kalian tidak akan mati jika dibunuh. Kalian akan kembali dalan pertarungan dalam hitungan waktu tertentu." Pria berotot itu mengakhiri penjelasannya setelah semua dia tunjukan.


Han Xiao, Ne Zha dan Feng Jin saling tatap.


"Ini seperti game." Han Xiao menggaruk kepalanya.


"Apakah ada durasi khusus?" tanya Xian Xuenai.


Pria itu menggelengkan kepalanya, "Tim diperbolehkan menyerah untuk mengakhiri pertarungan."

__ADS_1


***


Update Mingguan : 03/14


__ADS_2