Dua Penguasa

Dua Penguasa
Bab264. Omong Kosong?


__ADS_3

Xiao Lei segera tersedak napasnya ketika mendengar Han Xiao mengatakan sebuah pembantaian dengan nada riang dan senang seperti itu, otaknya segera berputar. Dia memang memiliki kehausan atas pertarungan, namun itu tidak segila Han Xiao yang mengucapkan sebuah pembantaian tanpa beban berarti.


"Ka-kau serius?" tanya Xiao Lei.


Han Xiao mengerutkan dahinya, "Tentu saja aku serius, sebarkan pengumuman ini, jika ada yang melawan aku sendiri yang akan kesana dan membantai mereka, juga nyatakan perang secara terbuka dengan sembilan Raja Iblis, katakan bahwa ini pertarungan terakhir yang menentukan, jika mereka menang. Benua Kayu Tengah akan menjadi milik mereka, dan kami manusia akan pergi dari Benua Kayu Tengah," ujar Han Xiao yang sekali lagi membuat Xiao Lei terbatuk keras.


"Han, bukankah ini sedikit berlebihan?" suara Xiao Jiang segera terdengar pada indra pendengran Han Xiao.


Pemuda itu langsung mengarahkan pandangannya pada asal suara, disana Xiao Jiang berjalan menghampirinya dan Xiao Lei, ekspresi khawatir pada wajah gadis itu sudah menghilang. Han Xiao tersenyum lebar, senyum itu menunjukan bahwa kondisi Mu Yudie telah membaik.


"Keadaan bibi sudah membaik?" tanya Han Xiao.


Xiao Jiang mengangguk untuk menjawabpertanyaan Han Xiao, "Ya, kondisi ibu kini telah stabil, hanya menunggunya terbangun dan kondisinya sepenhnya baik," jawab gadis tersebut dengan penuh rasa syukur.


Han Xiao terkekeh, dia bertanya hanya untuk formalitas, karena dia sudah mengetahui bahwa Mu Yudie pasti membaik dibawah penanganan Ne Zha.


"Kau bertanya aku berlebihan? Kau seharusnya menonton kejadian pada saat itu bukan?" pertanyaan Han Xiao merujuk pada kejadian pernikahan Ne Zha.


"Kini hanya tersisa sembilan Raja Iblis, kita bisa memenangkan perang ini dengan pasti, aku memiliki orang tambahan yang mengisi tempat kosong untuk melawan salah satu Raja Iblis, tentu saja dengan bantuan para Patriark dan Tetua Agung dari sekte besar lainnya, perang ini akan menjadi kemenangan kita," ucap Han Xiao dengan santai.


Xiao Lei bereaksi bingung ketika mendengar perkataan Han Xiao, "Omong kosong apa yang kau katakan?"


Alis Han Xiao menaik tinggi ketika mendengar kata tersebut dari Xiao Lei, "Omong kosong? Aku tidk pernah berkata seperti itu, Raja Iblis Kulit Putih sudah mati di tanganku dan Ne Zha, kau boleh meminta rekaman pertarungan dari Jiang'jie, dia merekamnya menggunakan Slip Giok," ucap Han Xiao dengan nada kesal.


Xiao Lei segera menatap Xiao Jiang, gadis itu segera paham lalu mengeluarkan sebuah giok cantik dan memberikannya pada Xiao Lei.


Pria itu menyalurkan Qi pada Slip Giok, segera saja sebuah proyeksi kecil muncul, disana menunjukan Raja Iblis Kulit Putih dalam wujud aslinya sedang bertarung dengan Han Xiao dan Ne Zha.

__ADS_1


Tidak! Setelah beberapa saat Xiao Lei menonton, dia tidak menganggap itu sebagai pertarungan, tapi sebuah penyiksaan terhadap Raja Iblis Kulit Putih.


Mata Xiao Lei membelalak sebesar telur ketikamelihat hal tersebut, dia menatap Han Xiao kini menjadi semakin ketakutan, dari proyeksi itu Xiao Lei bisa memperkirakan bahwa kekuatan Han Xiao dan Ne Zha sendiri sudah cukup untuk memenangkan pertarungan dan membunuh Raja Iblis Kulit Putih.


"Masih mengatakan omong kosong? Cepatlah sebarkan pengumuman yang kuinginkan sebelumnya, aku akan berjalan-jalan sebentar, tunggu saja kabar baik dariku," ujar Han Xiao lalu melenggang pergi dari tempat tersebut.


***


Ne Zha menatap Han Xiao yang kini tengah berselonjor santai diatas sofa, pemuda itu menatap lurus pada langit-langit kediaman milik Zi Yao.


"Persis rumah yang ibuku miliki di Negara Maritim, mungkin benar apa yang dikatakan oleh Xian Xuenai, ibuku tidak ingin memberikan ikatan yang sangat kuat padaku karena suatu hari aku akan dikirim ke dunia ini untuk menggantikannya berperang dengan para Pneguasa dunia sialan itu," celetuk Han Xiao.


"Sudahlah, jangan terlalu dipikirkan. Tidak ada bedanya kita di dunia ini atau masih di dunia yang lama, kita tetap hidup di dunia yang kuat yang dihormati dan yang lemah yang ditindas," sahut Ne Zha enteng.


Han Xiao menghela napas panjang, sungguh rumah ini mengingatkan dirinya pada Negara Maritim, baik dalam pembangunan serta furnitur rumah ini sangat mirip dengan di Negara Maritim.


Ne Zha sudah mendapatkan kabar dari Han Xiao bahwa ada Raja Iblis di Lembah Tiga Warna, kemungkinan besar Klan Iblis inilah yang menjadi pusat dari pengorbanan para Ras Iblis.


Bukan tanpa sebab, Chang Yue mendapatkan Kekuatan Kematian di tempat itu, maka kemungkinan besar tempat itulah yang memiliki altar terbesar hingga bisa menerima hal mengerikan seperti itu.


Han Xiao mengangkat bahunya ringan, "Terserah padamu, aku bisa berangkat kapanpun kumau," ujar Han Xiao.


"Han beri aku pengorbanan jutaan jiwa, maka kau dan yang lainnya akan kukirim secara langsung ke Alam Abadi!"


Suara Xian Chin tiba-tiba berdering pada telinga Han Xiao, pemuda itu menerutkan dahinya ketika mendengarkan nada cemas pada suara tunangannya tersebut.


"Hey sayang, kenapa kau sangat cemas?" tanya Han Xiao iseng.

__ADS_1


"Ini bukan saatnya lelucon, para Kaisar sialan itu kini tengah membombardir kediamanku, jika dibiarkan terlalu lama aku tidak akan bisa menahannya," sahut Xian chin dengan nada terburu-buru.


Han Xiao tertegun, kenapa para Kaisar itu menyerang? Bukankah selama ini Xian Chin hanya ditekan?


"Mereka sudah mengetahui bahwa Altarku ditemukan, cepat lakukan pengorbanan agar aku bisa mengirimmu dan Ne Zha kemari, aku sudah menarik Xian Xuenai kembali ke kediamanku untuk membantuku mempertahankan kediamanku sampai kau menyelesaikan pengorbanan," ujar Xian Chin, tidak perlu pertanyaan, gadis itu bisa membaca pikiran Han Xiao sehingga langsung menjawabnya.


"Baik, tunggulah. Aku masih belum mendapatkan jatah darimu, kau tidak boleh mati karena kau jugalah yang menyeretku ke dunia ini," balas Han Xiao/


Han Xiao segera bangun dari posisi terlentangnya, mata pemuda itu langsung menatap pada Ne Zha, "Kita akan menyerang saat ini juga Zha, keadaan Xian Chin sangat terancam di Alam Abadi, Xian Xuenai juga sudah ditarik kembali olehnya untuk membantu mempertahankan kediamannya."


Ne Zha mengangguk paham, dua pemuda itu segera memanggil Feng Jin lalu mendatangi Xiao Jiang dan Xiao Wushuang.


Dua pemuda itu menemukan Xiao Jiang dan Xiao Wushuang di kamar Mu Yudie, disana juga terdapat Xiao Lei yang sedang berbincang dengan Mu Yudie.


"Ah kalian di sini, aku memiliki satu informasi," ucap Xiao Lei ketika melihat Han Xiao dan Ne Zha datang.


"Katakan." Han Xiao membalas.


"Disini ada data sekte yang bersekutu dengan Ras Iblis, ada sekitar seratus Sekte menengahdan puluhan Sekte besar," terang Xiao Lei seraya memberikan Slip Giok pada Han Xiao.


Senyum Han Xiao semakin melebar ketika mendapatkan informasi tersebut.


***


Update Mingguan : 09/14


Update Merdeka : 13/75

__ADS_1


__ADS_2