Dua Penguasa

Dua Penguasa
Bab185. Pasukan Haus Darah


__ADS_3

Ketika keluar dari ruang rahasia, Ne Zha sedikit bingung ingin pergi kemana, tapi sesaat kemudian perutnya berbunyi memberikan tanda minta diisi.


"Menuju kantin akan lebih baik, disana aku bisa memikirkan apa yang harus dilakukan ke depannya mengenai masalah Benua Api Barat," batin Ne Zha, tentu dia mengetahui dengan baik masalah apa yang sedang dihadapi oleh Kuil Intan Matahari, hal itu menyangkut dengan Benua Api Barat.


Ne Zha melangkahkan kakinya untuk menelusuri lorong dan sampai pada sebuah ruangan kecil berukuran dua kali dua meter, didalam sana terdapat banyak ukiran rune. ruangan kecil ini memiliki fungsi untuk berpindah ke setiap lantai di Akademi, persis seperti Lift di dunia Ne Zha yang lama.


Pintu terbuka ketika Ne Zha sudah sampai di lantai pertama, langkahnya segera menuju kantin. Sesampainya disana, dia terkejut ketika melihat keramaian kantin.


Tim dari Pasukan Penguasa Generasi seluruhnya berada disana, ditambah dengan para wali membuat kantin menjadi tambah ramai, ya walaupun kantin ini sangatlah besar hingga bisa menampung seribu orang lebih, tapi kumpulan kecil orang tersebut membuat kantin luas menjadi sangat hidup.


"Wah kau ada disini nak? Ayolah kemari, kau adalah tokoh utama dalam pesta kecil ini." Kaisar Yang Xian tersenyum lebar ketika menyadari kehadiran Ne Zha.


Pemuda itu tersenyum kecil pada wajah datarnya lalu menghampiri pesta kecil yang disebut oleh Kaisar Yang Qian.


"Penguasa Generasi!" seru Kaisar Yang Qian seraya mengangkat cawan keatas.


"Penguasa Generasi!" Semua orang yang ada di pesta kecil itu menyerukan ulang kata Penguasa Generasi dengan penuh semangat.


Pesta kecil itu sungguh meriah, hanya kurang satu orang saja, yaitu Han Xiao. Mungkin jika ada anak ceoroboh itu suasana akan menjadi lebih hidup.


"Kemana Han Xiao?" tanya Kaisar Yang Qian.


"Dia sedang melakukan hal penting dengan Presiden Mu dan Presiden Wanpi, akan membutuhkan banyak waktu bahkan mungkin berhari-hari," jawab Ne Zha.


Kaisar Yang Qian menghela napas panjang, sungguh dia menyayangkan anaknya yang satu it tidak ada dalam pesta kecil ini, mungkin nanti dia akan membuat pesta perayaan yang sangat meriah dengan dua tokoh utama yang lengkap.


***

__ADS_1


"Aih aku kembali lagi kesini?" Han Xiao menatap pemandangan yang hanya dipenuhi oleh awan berwana merah sejauh dia memandang.


"Tidak kusangka kau menemukan Pedang Delapan Kejahatan secepat ini nak, aku mengira kau akan membutuhkan ratusan tahun sebelum datang lagi kemari," ucap seorang pria berambut merah darah pada Han Xiao.


Han Xiao menatap antusias pada pria tersebut, kini dia telah mengetahui identitas pria itu!


"Tidak kukira kau adalah Shixue," ujar Han Xiao seraya menghampiri pria tersebut.


Wajah pria itu terkejut, tapi sesaat kemudian dia kembali tenang seperti sebelumnya, "Tidak kusangka kau menerima warisan dari si kucing sialan itu," kekeh Shixue.


Han Xiao tersenyum lebar dia sudah menduga pasti hubungan Shixue dan Harimau Suci sangatlah dekat sehingga Shixue memanggil nama Harimau Suci dengan panggilan Kucing Sialan. Walaupun dia menerima ingatan dari Harimau Suci, namun sebagian besar ingatan masihlah tersegel, jadi dia tidak bisa mengetahui pasti hubungan seperti apa yang dimiliki oleh Shixue dengan Harimau Suci.


"Awalnya aku mengira kau adalah orang beruntung yang mendapatkan peninggalanku, tapi setelah diingat, kau seharusnya bukan orang tersebut karena aku merasakan bahwa peninggalanku telah dihancurkan," terang Shixue.


"Peninggalanmu dihancurkan?" Han Xiao mengerutkan dahinya.


"Dendammu dengan mereka sungguh besar ya? Sampai-sampai mereka tidak ingin ada penerusmu," tanggap Han Xiao mulai paham.


"Hahaha! Tapi mereka meleset, masih ada Kucing Sialan itu yang memiliki Manualku, jadi kini kaulah penerusku!" sahut Shixue penuh kepuasan.


Shixue menjelaskan tentang cara penggunaan dari Pedang Delapan Kejahatan, masing-masing dari mata yang tertutup akan terbuka ketika Han Xiao menyalurkan kekuatan yang sama. Misalkan Han Xiao menyuntikan Kekuatan Kehancuran, maka Mata yang memiliki Kekuatan Kehancuran akan terbuka dan memberikan kekuatan Kehancuran yang lebih besar pada Pedang Delapan Kejahatan.


Tentu saja Han Xiao bisa menyalurkan beberapa kekuatan secara bersamaan, hal yang paling Han Xiao sayangkan adalah kini dia belum sepenuhnya menguasai delapan kekuatan jahat tersebut. Hanya baru beberapa saja dia menguasainya, tapi Shixue mengatakan itu adalah prestasi yang brilian karena pada saat Shiexue di kultivasi yang sama dengan Han Xiao, dia hanya bisa menggunakan tiga kekuatan, sedangkan Han Xiao bisa menggunakan empat kekuatan, itu sudah sungguh mengerikan.


"Ingat, tidak ada kekuatan yang jahat, hanya penggunanya saja yang jahat," ujar Shixue.


Han Xiao pada dasarnya memang mempercayai kata-kata tersebut, itu karena dia juga menggunakan gagasan tersebut pada dirinya dan orang yang dekat dengannya. Seperti saat membuaka Istana Takdir, perbedaan adalah sebuah ilusi, tapi pada dasarnya mereka semua sama.

__ADS_1


"Mata besar yang terdapat diatas delapan mata lain adalah mata utama, jika kau ingin menggunakannya kau harus menyatukan kedelapan kekuatan dan menelannya dengan kekuatan Devour lalu menyuntikan kekuatan pada Pedang Delapan Kejahatan, akan sangat sulit untuk melakukan ini. Tapi santai saja jalan kultivator sungguh panjang, kau bisa melakukannya di masa depan," jelas Shixue seraya menutup penjelasannya.


Han Xiao mengangguk paham, dia lalu menatap Shixue dengan penuh harap, "Apakah kau masih memiliki Awan Darah?" tanya Han Xiao.


"Kau ada disini karena aku ingin memberikan seluruh Awan Darah milikku, dan juga kau harus berhasil membentuk kembali Pasukan Kejahatan milikku lalu melengserkan para Dewa sialan itu," terang Shixue.


Mata Han Xiao berbinar terang, tanpa Shixue mintapun dia akan melakukan yang dikatakan oleh Shixue, karena dia berkultivasi menggunakan Manual Devour sudah pasti Ras Dewa akan mengincarnya.


"Aku ingin bertanya."


"Silahkan," ucap Shixue.


"Apakah aku boleh merubah nama pasukanmu? Nama buatanmu sungguh terdengar kuno," ujar Han Xiao.


Shixue terlihat menimang-nimang, apakah Han Xiao boleh menggantinya atau tidak, tapi rasa penasaran menggelitiknya, "Apa nama yang akan kau berikan?"


"Pasukan Haus Darah!" seru Han Xiao bersemangat.


"Bagus, nama yang bagus. Aku menyukainya, mulai sekarang pasukan dari Delapan Kekuatan Jahat akan dirubah menjadi Pasukan Haus Darah," ucap Shixue tertawa puas.


Shixue memberikan bimbingan singkat pada Han Xiao tentang Manual Devour, juga dia mengajarkan jurus untuk menggunakan Pedang Delapan Kejahatan. Han Xiao terpana oleh jurus dari Shixue, itu sangatlah brutal dan mengerikan. Tidak ada dalam ingatan Harimau Suci perihal jurus ini.


"Ini keren dan brutal, aku menyukainya hahah!" seru han Xiao puas ketika dia berhasil memperlajari gerakan pertama dari jurus tersebut.


Jurus itu memiliki empat gerakan, setiap gerakan sungguh mengerikan, hal itu jika dipadukan dengan Pedang Delapan Kejahatan akan menjadi sebuah mesin pembantai!


***

__ADS_1


Update Mingguan : 03/14


__ADS_2