
Ruangan tersebut menjadi lebih bercahaya, lilin-lilin menyala terang menghiasi setiap pojok ruangan. Shuiyu mundur dari balok yang sempat dia injak.
Han Xiao, Ne Zha, Wang Shi dan Matriark Xiu segera bergegas menghampiri Shuiyu. Hanya dalam satu tarikan napas mereka semua berkumpuldi dekat Shuiyu.
"Keberuntunganmu bagus juga, itu adalah Rune lama yang harus diaktifkan secara manual," ujar Han Xiao.
Dari balok yang dipijak oleh Shuiyu, secara perlahan naik keatas sebuah cermin setinggi empat meter dengan lebar dua meter. Cermin itu memancarkan cahaya yang sangat indah.
"Ini adalah Portalnya," kata Han Xiao.
Semua orang, menatap penuh harap pada portal tersebut, Ketika cahaya cermin itu menjadi lebih terang dan mulai menguarkan aura dari ruang. Han Xiao segera melompat masuk kedalam sana.
Ne Zha mengikuti Han Xiao tanpa ragu, tentu saja Shuiyu juga mengikuti dua pemuda tersebut tanpa menanyakan apapun. Sedangkan sepasang guru murid Matriark Xiu dan Wang Shi saling pandang.
"Haish, kita disebut orang gila karena tidak takut mati, tapi sepertinya dengan ketiga anak itu, kita tidak ada apa-apanya," kekeh Matriark Xiu.
Bukan tanpa sebab dia mengatakan hal tersebut, untuk portal yang masih belum jelas kemana tujuannya serta apakah rusak atau tidak, sangat beresiko masuk dengan sembarangan. Jika Portal rusak, mereka bisa terjebak di ruang hampa. Lalu jika Tujuan tidak diketahui, siapa yang tau itu akan mendarat dimana. Walaupun mereka bisa kembali suatu hari nanti.
"Kalian lama sekali." Han Xiao mengeluarkan kepalanya, tangan pemuda itu menarik Matriark Xiu dan Wang Shi.
Ketika masuk kedalam Portal, mereka segera muncul pada sebuah hutan, ya hutan. Itu dipenuhi dengan banyak pepohonan yang sangat rimbun.
"Aroma laut masih tercium, apakah kita masih di Alam Semesta Air?" Wang Shi menebak posisi mereka saat ini.
Han Xiao menggelengkan kepalanya, "Tidak pasti, walaupun ada aroma laut, tapi ini bukan aroma laut di Alam Semesta Air," terang Han Xiao.
"Lalu dimana kita?" Shuiyu bertanya.
"Dimensi pribadi, kalian seharusnya memahami itu." Dimensi pribadi adalah level rendahnya dari Alam. itu seperti Alam Nirwana yang dimiliki oleh Ne Zha, tapi Dimensi Pribadi masih berada dibawahnya.
Juga Dimensi Pribadi akan didapat jika telah mencapai ranah Raja Abadi. Dengan begitu mereka saat ini berada di Dimensi Pribadi milik seseorang.
__ADS_1
"Bukankah Dimensi Pribadi tidak bisa diakses melewati Portal?" Matriark Xiu berkata dengan heran.
"Pemilik Dimensi ini telah tiada." Ne Zha angkat suara.
"Ikuti aku." Segera saja Ne Zha melesat pergi menuju arah timur dengan kecepatan yang sangat tinggi. Dia merasakan keberadaan yang sudah dia cari bersama Han Xiao, tidak pernah dia sangka benda itu akan berada pada Dimensi Pribadi seperti ini.
Ne Zha terbang bersama yang lainnya selama tiga jam penuh, hingga akhirnya mereka sampai pada sebuah pondok, disana terdapat seekor Griffon, makhluk bertubuh Singa bercakar depan Elang dan berkepala Elang, dia juga memiliki sayap elang yang sangat indah.
"Manusia, untuk apa kedatanganmu?" Griffon tersebut bangkit dan melebarkan sayap agungnya.
Seolah ada isyarat, makhluk lain seger muncul dari dalam pondok, itu adalah seekor Hiu, tapi memiliki kaki dan tangan layaknya manusia. Ne Zha dan Han Xiao tidak asing dengan hal tersebut karena mengetahui Perubahan tubuh.
Sedangkan untuk Shuiyu, Matriark Xiu dan Wang Shi, mereka juga sudah terbiasa karena telah melihat berbagai jenis Ras laut.
"Aku datang karena ini." Ne Zha maju kedepan lalu mengeluarkan Roda Elemen miliknya, nampak jelas reaksi dari dua Bintang tersebut terkejut ketika melihat Roda Element.
Sang Hiu terlihat menghela napas, Han Xiao sedikit ragu apakah Hiu itu benar-benar hidup di air dan bisa menghela napas.
"Takdir sudah dimulai, kekangan kami terlepas. Biarkanlah kami mengkutimu." Kedua binatang tersebut bersujud dihadapan Ne Zha.
"Jadi?"
"Perkenalkan, namaku Ang Ya." Sang Hiu baru bangkit setelah mengenalkan namanya.
"Kau?" Ne Zha mengalihkan pandangannya pada Griffon.
"Kong Qi," jawab sang Griffon.
Matriark Xiu, Shuiyu dan Wang Shi sungguh terpana melihat hal tersebut, biarpun kedua makhluk itu umum di Alam Abadi, tapi dari kelihatannya, kedua makhluk ini tidak sesederhana itu. Aura yang dilepaskan oleh Ang Ya dan Kong Qi sungguh memiliki keagungan mereka tersendiri.
"Namaku adalah Ne Zha, ini saudaraku Han Xiao lalu mereka adalah rekanku, Matriark Xiu, Shuiyu, dan Wang Shi." Ne Zha memperkenalkan diri mereka.
__ADS_1
"Lalu yang satunya lagi?" Ang Ya terlihat bingung.
"Satunya lagi?" Kini justru Ne Zha, Han Xiao dan yang lainnya bingung. Mereka yakin datang kesini hanya berlima, siapa satunya lagi?
Ne Zha sangat yakin bahwa dalam hal mendeteksi orang yang membuntuti, dia akan sangat sensitif.
"Keluarlah, kau tidak akan bisa kelua dari Dimensi ini tanpa izin dari kami bahkan jika kau Kaisar," ujar Ang Ya dengan ringan.
Sebuah bayangan segera muncul di depan Ang Ya, sosok itu ditutupi oleh jubah sepenuhnya, "Aku adalah Matriark Klan Pembunuh Bayangan, senior pasti mengerti." Sosok itu berkata dengan nada yang terdengar sangat misterius.
"Kau ingin membunuh mereka?" tanya Ang Ya.
Sosok itu menggelengkan kepalanya, "Mereka adalah orang berharga bagi Yang Mulia Xian Chin, terutama anak itu, dia adalah suami dari Yang Mulia Xian Chin," jawab sosok tersebut.
Han Xiao menelan ludahnya, dia tidak mengetahui ada orang yang membuntutinya selama ini, dia sungguh kagum atas keahlian sosok didepannya ini. Jangankan Han Xiao, Ne Zha saja yang memiliki perspektis yang lebih baik dari Han Xiao tidak merasakan apapun.
"Identitasku sudah bocor, jadi akan kuberitahu kalian. Aku diberi tugas secara langsung oleh Xuenai untuk menjaga keselamatan kalian, walaupun kurasa itu tidak perlu," ucap sosok tersebut.
"Juga, karena kau adalah suami dari Yang Mulia Xian Chin, aku akan memberitahumu tentang diriku, tapi hanya bertiga." Sosok itu menatap Han Xiao lalu ke Ne Zha.
Han Xiao menggaruk kepalanya ringan, ada kemungkinan besar sosok didepannya ini adalah Makhluk ciptan Xian Chin.
"Kita akan berbicara setelah Barang Ne Zha selesai," kata Han Xiao pada sosok tersebut.
"Baik," balas sosok tersebut lalu berjalan masuk kedalam pondok.
"Kalian tidak menghentikannya?" Han Xiao mengerutkn dahinya.
"Untuk apa? Kita berada di kapal yang sama," balas Ang Ya.
Ang Ya meminta mereka untuk masukkedalam dan berbincang didalam, Ne Zha mengikuti permintaan tersebut. Ternyata Kong Qi bisa berubah menjadi seorng manusia, hanya saja dia berkata lebih nyaman saat menjadi wujud aslinya.
__ADS_1
***
Update publish Dragalia Online : 11/12