
"Lama tak bertemu Heliet, mungkin sudah 500 tahun lebih kau tidak kemari."
"Ugh.. aku hanya tidak ingin membuat keseimbangan dunia roh terganggu."
"Lalu apa keperluanmu?"
"Mereka adalah muridku, bisakah mereka mengontrak salah satu dari kalian."
"Bukannya itu berlebihan, kami adalah roh agung... roh pertama yang diciptakan dari World Tree. Aku tidak yakin tubuh mereka bisa menopang kekuatan kami."
Nona Heliet meletakkan tangannya di kepala kami berdua.
"Mereka sangat hebat loh, walau baru bertemu mereka memiliki mana yang unik."
Para roh agung itu mulai menilai kami hingga salah satunya berkata.
"Jadi begitu, orang tua kalian berasal dari dunia yang berbeda."
Aku dan Lesoria saling melirik satu sama lain, aku tidak pernah mengira bahwa hal itu memang benar, ada kemungkinan bahwa Lesoria juga putri dari salah satu pahlawan teman Ibuku.
"Sebenarnya ayahku bukan orang baik, dia seorang pahlawan dari dunia lain, namun dia suka bermain di cafe pelayan lalu tidur dengan ibuku sebelum akhirnya dia mati di kekaisaran Eden."
Aku dan Nona Heliet memucat, kami berdua tidak bisa mengatakan apapun untuk menanggapinya.
Sebagai gantinya aku mengatakan tentang hidupku juga, soal ibuku yang satu-satunya pahlawan yang masih hidup sampai ia menikah dengan penduduk dari kerajaan Elysium.
"Mungkin ini takdir, baiklah... kami akan mengizinkan kalian berdua mengontrak salah satu roh agung dari kami berempat, sebelum itu kalian harus tinggal di sini selama 10 tahun.. apa kalian sanggup?"
__ADS_1
"Bagaimana soal akademi kami?" tanyaku demikian.
"Jangan khawatir, aku masih akan mengajari kalian berdua di tempat ini... lagipula dunia roh dan dunia manusia memiliki perbedaan waktu, jika pun kalian kembali, itu hanya akan berakhir selama 1 tahun."
"Begitu."
"Aku akan membawakan kalian makanan jadi pastikan untuk tidak memakan apapun di tempat ini."
"Kami mengerti."
"Untuk sekarang aku akan mengantar kalian berkeliling."
Nona Heliet membungkuk ke arah keempat roh agung lalu mengucapkan terima kasih sebelum membawa kami ke sebuah pinggiran air terjun di mana di bawahnya mengalir air yang jernih.
Dia membuatkan kami tenda dari sihir penyimpanannya seolah dia sudah tahu hal ini, serta peralatan tidur yang bisa kami gunakan.
"Apa kami benar-benar tidak boleh memakan makanan di tempat ini?"
"Itu benar, kecuali air di tempat ini kalian dilarang melakukannya atau jika kalian lakukan kalian akan mati."
"Mati?"
"Bagaimana pun tempat ini bukan dunia manusia, berbeda dengan tempat kita, semua hal di tempat ini kaya dengan mana, jika kalian memakannya... mana akan meningkat di tubuh kalian kemudian kalian akan meledak."
"Aku tidak ingin membayangkannya," kataku dengan ekpresi datar.
"Di dunia kita juga ada mana yang diambil dari alam, bedanya tanaman di dunia kita tanpa sengaja menyerap mana dari tubuh manusia kemudian mengeluarkannya kembali ke udara tentu semua itu dengan jumlah sedikit... roh biasa menggunakannya untuk mengumpulkan Odd demi mengambil wujud fisik, kalian mungkin pernah melihat roh yang memiliki tubuh seperti manusia kan."
__ADS_1
Aku maupun Lesoria mengangguk mengiyakan, aku terkadang melihat mereka menjalani hidup seperti manusia.
Kalau bisa disimpulkan ada dua roh di dunia ini, pertama roh yang sebelumnya berasal dari manusia dan satu lagi berasal dari World Tree.
Lesoria berkata.
"Kita akan tidur bersama, apakah kami akan saling mencintai nantinya?"
"Aku tidak tahu, tapi kalian bisa mencari tahu dengan saling menindih satu sama lain."
"Apa yang kau katakan guru? Orang ini sangat berbahaya, jangan mengatakan hal aneh."
"Siapa yang kau panggil berbahaya?"
"Maamaa... aku cuma bercanda rasanya tidak enak wanita dengan wanita lagi, aku akan membuat tenda yang lain, kau tidak perlu khawatir... aku juga akan membuat kamar mandi yang bisa kalian pakai, kotoran kalian akan dikirim ke tempat lain di dunia manusia secara otomatis."
Ada perkataan yang mencurigakan di sana tapi aku memutuskan untuk tidak membahasnya lagi.
"Aku akan membawa makanan dari luar, apa kalian punya permintaan yang lain?"
"Aku membutuhkan pedang milikku."
"Aku ingin membaca buku-buku petualang."
"Kalau begitu aku akan segera kembali."
Dalam sekejap Nona Heliet menghilang, untuk sekarang kami akhirnya bisa beristirahat.
__ADS_1