Menjadi Penyihir Di Dunia Lain

Menjadi Penyihir Di Dunia Lain
Chapter 338 : Sebuah Persiapan


__ADS_3

Di penginapan aku berbaring di lantai beralaskan futon, sementara Yu'er dan Chunhua tidur di atas ranjang di sebelahku, ada sesuatu yang empuk menekanku dari bawah namun aku sudah tahu siapa itu.


"Onii-chan, akhirnya kita bisa berduaan."


Yu'er menyelinap melewati selimutku dan memelukku seolah itu hal yang wajar dilakukan, aku ingin mendorongnya namun Chunhua sudah tidur nyenyak, aku benar-benar tidak ingin membangunkannya jadi aku memilih diam untuk memeriksa ponselku.


Mata Yu'er yang bulat besar menantapku dengan berbinar.


"Jangan mengharapkan sesuatu yang aneh dariku."


"Tentu saja tidak, seperti ini juga sudah cukup kita berbagi rasa hangat dari tubuh kita."


Aku tidak tahu harus membalasnya seperti apa, sebagai pria ada sedikit rasa nyaman saat saling berdekatan dengan lawan jenis seperti ini.


Aku membuka aplikasi map untuk melihat seluruh area dari kota ini, biasanya Mai akan melakukannya tapi dia juga sudah tertidur, sama seperti manusia kupikir sebuah sistem memerlukan istirahat untuk membuat dirinya tidak mengalami Over Load.


"Apa yang kau cari Onii-chan?"


"Aku hanya ingin memeriksa daerah sini saja, ada beberapa tempat yang belum kita lihat siang tadi."


"Begitukah, apa Onii-chan merasakan sesuatu yang aneh? Misal soal percakapan di kedai itu."


"Iya."

__ADS_1


Aku jelas tidak bisa mengabaikan apa yang telah kudengar, kaisar baru bergerak sekarang namun pasukan raja iblis sudah bergerak jauh sebelum itu, tidak salah jika dia mencoba untuk mengumpulkan orang kuat dengan maksud berbeda. Tidak salah untuk bersikap waspada.


Keesokan paginya di atas sebuah bangunan yang tinggi aku memasang Barrett M82A1 kaliber 12,7 mm dalam posisi tiarap. Yu'er berada di sampingku dengan teropong jarak jauh di tangannya selagi memantau pergerakan Chunhua yang baru memasuki aula.


Dia akan mengawasi situasi dan memberitahukan semuanya lewat earphone yang kukenakan sekarang.


"Onii-chan menggunakan senjata itu?"


"Jarak efektif senjata ini 1500 meter, sangat ideal jika menembak dari sini"


"Begitu."


Suara Chunhua menyela.


"Itu belum pasti, jika pun begitu kami masih memerlukan umpan."


"Dasar kejam, aku ingin hadiah setelah ini."


"Tentu saja, apa itu?"


"Semalaman kalian berpelukan di dalam selimut yang sama karena itu malam ini giliranku."


Selain berpelukan tidak ada hal yang terjadi lagi.

__ADS_1


"Onii-chan memang nakal."


"Kau meminta hal sulit, pokoknya lakukan tugasmu dengan baik."


"Laksanakan."


Yu'er menjelaskan situasi yang dilihatnya sementara aku mengikuti dari teropong yang menempel di senjata ini.


"Para ahli bela diri dari tujuh sekte telah datang, pertama di garis depan Sekte Elang Emas, di belakangnya Sekte Teratai Hitam, Sekte Cakar Harimau, Sekte Laut Merah, Sekte Kehidupan, Sekte Langit Biru dan juga Sekte Awan Iblis, semuanya dikonfirmasi telah ada."


"Lu Xie Lien dan Hao Lian juga berada di sana," balas Chunhua.


"Coba dekati mereka dan ajak bicara."


"Bicara? Itu bukan kebiasaan yang kulakukan untuk menyapa seseorang dari luar sekte."


"Kau ini putri ketua seperti apa?"


"Berisik, akan kulakukan."


"Dia benar-benar sangat kaku di sana Onii-chan meskipun pada akhirnya berhasil membaur.... ngomong-ngomong apa kita akan membunuh sekte awan iblis itu, namanya iblis terdengar mencurigakan."


"Mereka bukan orang jahat, mereka hanya menggunakan kultivasi di mana mereka mengalahkan iblis lalu menghisap kekuatannya untuk digunakan diri mereka sendiri."

__ADS_1


"Heh... manusia sangat menarik, mereka selalu menggunakan cara apapun untuk bertambah kuat meski sedikit menyimpang."


__ADS_2