
Ini adalah sebuah kuil di alam dewi paling atas, saat aku memasukinya ada seorang gadis kecil yang duduk dengan wajah polos selagi memegangi permen lolipop di tangannya.
Dia memiliki rambut hitam bergaya twintail, seolah seperti karakter Vocaloid yang kukenal.
Melihatku dia melompat ringan lalu berlari kecil untuk mendekatiku.
"Selamat datang di kuilku onii-chan."
"Onii-chan? Siapa gadis loli dengan dada besar ini."
"Onii-chan nakal, namaku Dewi Yu'er aku adalah orang yang memindahkan kekaisaran Lihao dari dunianya ke duniamu yang sekarang."
"Jadi itu ulahmu."
Aku menarik pipinya.
"Uwaaah... sakit onii-chan, aduh bagaimana ini, Onii-chan menyakitiku."
Sudah banyak orang yang memanggilku seperti itu, di jalan, di pemandian umum bahkan di tempat-tempat sepi.
Apa panggilan itu sekarang sedang tren atau sebagainya?
"Gara-garamu konsep dunia jadi ada dua."
"Yah, aku minta maaf soal itu...mau bagaimana lagi Onii-chan, dunia itu sangat kacau jadi aku menambahkan kekacauannya lagi biar seru, itu seperti saat kau membaca manga sekolah namun menemukan dunia fantasi di dalamnya."
Aku menghela nafas panjang, memangnya dewi bisa melakukan hal sejauh itu dengan mencampuri dunia dewi lainnya.
Seolah membaca pikiranku Yu'er melanjutkan.
__ADS_1
"Aku belum bilang, aku ini ratu para dewi loh aku tidak terikat dengan dunia apapun, apa kau ingin mendengar bagaimana alam semesta itu berjalan."
Aku segera menyangkal.
"Tidak, aku tidak ingin tahu lebih dari itu.. aku hanya kebetulan manusia yang masuk ke dalam sini."
"Jika kau bilang begitu aku mengerti."
"Aku ingin mengembalikan dunia itu menjadi dunia seharusnya apa dewi bisa mengembalikan konsep sedia kala?"
"Dengan memindahkan kekaisaran Lihao pada tempatnya itu bisa dilakukan. Apa menurutmu itu pilihan bagus mengingat pergerakan raja iblis."
"Itu lebih baik dibanding ke depannya membuat permusuhan antar bela diri dan ahli sihir."
"Memang benar itu akan terjadi suatu hari nanti, bukannya itu seru."
Aku tidak bisa memahami dewi di depanku, dia seperti sosok yang jauh dari tanganku.
Dia mengambil tanganku lalu meletakkannya di dadanya.
"Apa cukup nyaman sekarang."
"Uwaah.."
Aku segera menariknya.
"Jika kau menginginkan dunia tersebut seperti pada umumnya aku bisa melakukannya, hanya saja sebagai persyaratan kau harus membawaku ke sana dan membuatku bersenang-senang, aku cukup bosan mengawasi di kuil ini jika bersedia maka aku akan melakukannya."
Ia memberikan penawaran.
__ADS_1
Pada dasarnya dia bisa melakukannya sendiri tapi kenapa dewi ini memintaku untuk melakukannya.
"Itu karena Onii-chan sangat menarik, bagaimana? Buat aku terhibur maka keinginanmu terkabul."
Dewi mungkin senang sekali membaca pikiran seseorang.
Sepertinya aku terlibat lagi hal merepotkan.
Aku harus menyelamatkan Xie Lien jadi tak apa untuk menerima tawarannya terlebih soal memperbaiki dunia tersebut.
Penyihir kegelapan akan terbangun lagi kurang dari 5 tahun, dan saat itu aku harus mengalahkan raja iblis ataupun soal binatang bencana juga.
Akan lebih baik jika aku menyelesaikannya itu secara bertahap.
"Aku mengerti."
"Mulai sekarang kita akan bersama Onii-chan."
"Berhentilah memanggilku begitu."
"Ditolak, aku akan memanggilmu seperti yang aku sukai."
"Terserahlah."
Di tempat kediaman Nermala semua orang telah menunggu kedatangan kami, aku duduk di kursi yang tersedia dan Yu'er memilih duduk di pangkuanku.
Semua orang terlihat memucat tapi tidak ada yang menegurnya.
Mereka adalah semua dewi utama yang telah meluangkan waktunya untuk melatihku.
__ADS_1
Aku mungkin harus memperkenalkannya kembali, kecuali Sirius dan Marine aku akan memulainya dari Athena, Aphrodite, Micel, Diona, Haniel, Nermala dan juga Iris.