Menjadi Penyihir Di Dunia Lain

Menjadi Penyihir Di Dunia Lain
Chapter 276 : Mata-Mata


__ADS_3

Pagi berikutnya aku menyisir sekeliling hutan di dekat kota ini, dengan gerakan cepat aku muncul di belakang salah satu pria asing yang sejak tadi bersembunyi mengawasi.


Dia mengenakan penutup muka terbuat kain dan hampir seluruh tubuhnya berpenampilan serba hitam.


"Apa kau dari kerajaan Hespringer?" tanyaku demikian.


Dia mengangkat kedua tangannya tanda menyerah, bukan berarti aku tidak tahu tapi sejak kedatangan kami kemari dia sudah memantau kami sejak lama.


"Benar, aku..."


Door.


Aku menembakan peluru panas menembus jantungnya hingga dia tewas di tempat, ada aktivitas energi mana yang aneh dari tubuhku jika aku terlambat menghabisinya dia sudah dipastikan akan bunuh diri.


Suara anggota partyku lainnya masuk ke dalam earphone yang berada di telingaku.


"Di sini Liz, sisi ini tidak ada siapapun."


"Aku juga," tambah Naula.


"Ada beberapa orang di depan, apa sebaiknya aku tangkap."


"Jangan dulu Malifana, mereka akan meledakan diri mereka sendiri jika dalam bahaya."


"Eh, benarkah."


"Liz dan Naula tetap waspada dan Malifana aku akan ke sana."


"Roger."

__ADS_1


Aku menggunakan sihir teleportasiku setelah merasakan energi Malifana hingga muncul di sampingnya.


"Aku sudah di sini."


"Aksa bukannya kau sangat cepat."


"Ini bukan apa-apa, lalu situasinya?"


"Semuanya sekitar enam orang, satu orang pergi ke semak-semak dan sisanya sedang merundingkan sesuatu... ada satu orang yang menerima kertas gulungan dan hendak pergi."


"Jadi begitu, mereka akan melaporkan tentang kita pada atasan mereka."


"Apa kita harus menghentikannya?"


"Biarkan yang membawa gulungan pergi, kita akan menghabisi sisanya."


Kini Malifana tidak hanya bisa menggunakan sihir penyembuhan sekarang melainkan sihir penyerangan juga.


Saat satu orang kembali dari semak-semak aku berlari ke arah pohon dengan cepat selagi menembakan senjataku, letupan terdengar seiring kecepatan berlariku.


Karena banyak pepohonan sulit untuk membidik dengan tepat namun itu cukup membuat mereka mengalihkan pandangannya padaku, di saat yang sama di sisi lain Malifana menciptakan pedang cahaya lalu menghabisi semuanya.


"Kerja bagus Malifana."


"Hehe aku dipuji."


Malifana adalah seorang putri sekaligus penerus kerajaan satu-satunya, tapi dia malah ikut denganku menjadi seorang petualang.


Suara Liz dan Naula tampak terdengar juga.

__ADS_1


"Aku juga ingin dipuji."


"Begitu denganku."


"Kalian berdua juga sudah berkerja baik."


Aku bisa membayangkan mereka tersenyum sekarang.


Aku mulai menggeledah tubuh mayat tersebut dan menemukan beberapa pesan yang dikirim kepada mereka.


Jika mereka tertangkap kurasa wajar mereka akan langsung meledakan diri untuk menghilangkan barang bukti, itu mengingatkanku tentang di dunia lamaku di mana seseorang membawa peledak dan meledakannya di tempat ramai.


Syukurlah aku menempatkan Serilia di kota untuk berjaga-jaga melindungi Amber yang masih dalam tahap penyembuhan.


"Apa yang kita dapatkan Aksa?"


"Tidak terlalu penting, tapi kurasa dalam waktu dekat pihak Hespringer akan menyerang ke kota ini."


"Ah itu gawat."


"Benar, gara-gara para naga yang aragon mereka malah bertarung satu sama lain dan melukai diri mereka sendiri, sampai mereka pulih kekuatan kita belum cukup untuk menyerang negara tersebut."


"Apa sebaiknya kita membuat jebakan di sekitar kota? Para naga bisa terbang jadi tidak masalah menempatkan beberapa ranjau peledak di tanah."


"Kurasa itu bisa saja namun akan berbahaya jika mengenai seseorang yang tidak bersalah saat mereka datang ke kota, lagipula Kerajaan Roxalia akan mulai berkerja sama dengan kerajaan Elysium dan Animalia ke depannya... akan lebih mudah jika kita melempari mereka dengan granat dari kejauhan."


"Aku tidak keberatan yang mana pun asalkan aku bisa melihat ledakan," balasnya dengan bersemangat.


Mungkinkah Malifana menjadi maniak ledakan? Kuharap dia tidak akan menjadi seorang penyihir yang ahli dalam sihir ledakan saja. Dan bilang 'Explosion' setiap kami pergi kemanapun berada.

__ADS_1


__ADS_2