Menjadi Penyihir Di Dunia Lain

Menjadi Penyihir Di Dunia Lain
Chapter 303 : Hal Yang Ditawarkan


__ADS_3

Yu'er menggembungkan pipinya saat semua orang hanya terdiam dengan senyum aneh. Suasana ini tampak tak nyaman.


"Aku hanya datang untuk mendengarkan, karena itu aku hanya diam dipangkuan Onii-chan jadi abaikan saja."


Dia tidak berniat berhenti memanggilku Onii-chan.


Rasanya aneh melihat Sirius dan Marine yang diam dengan baik, biasanya keduanya akan melakukan hal aneh.


Nermala yang menjadi dewi perwakilan berkata.


"Kami berusaha mungkin tidak membaca isi pikiranmu sekarang Aksa, jadi akan lebih baik kamu segera mengatakan alasan kenapa kami disuruh berkumpul di sini," ungkap Nermala pura-pura tidak tahu.


"Sebenarnya ada beberapa hal yang kuinginkan tapi pertama aku Ingin menanyakan apa dewi utama bisa kembali mengawasi dunia yang kini kutinggali?"


Mereka semua menyeruput teh hampir di waktu bersamaan sebelum Haniel membuka mulutnya.


Haniel adalah dewi yang memiliki sayap seperti Micel hanya saja ia masih mengenakan pakaiannya serta rambut hitam sebahunya hampir menutup setengah wajahnya.


"Hal itu masih bisa terjadi, asalkan di dunia ini memiliki keyakinan untuk kami, kami bisa saja kembali hanya saja aku merasa tidak enak karena sebelumnya kami memutuskan untuk menghancurkan dunia itu dan menyerahkan semuanya pada Nermala."


Nermala yang dimaksud hanya mengangkat bahunya ringan.

__ADS_1


"Aku tidak masalah jika kalian kembali lagi, lagipula semuanya aku serahkan pada Aksa... berkat prestasinya ia telah menyelamatkan dunia."


Walaupun dalam artian masih ada raja iblis dan penyihir kegelapan.


Iris tersenyum kecil lalu berkata.


Iris adalah gadis bunga yang mana gaun yang dikenakannya hampir seluruh bermotif bunga, rambut biru panjangnya juga dihiasi bunga serupa.


"Semua keputusan ada di Aksa, kami akan senang jika dipercayakan lagi untuk kembali ke sana tapi kami juga tidak masalah untuk meninggalkannya... Nermala telah bekerja keras kami tidak ingin mengambil prestasinya."


Aku bisa mengerti itu tapi entah itu aku ataupun Nermala jelas tidak mempermasalahkannya karena itu, kami memilih untuk mengembalikan semua dewi ini untuk mengambil dunianya sedia kala.


"Itu terdengar menarik, aku setuju saja... jika bisa aku ingin sesekali berduaan dengan Aksa di sana," ucap Aphrodite mendahului semuanya.


Diona menambahkan.


"Kotanya sendiri akan diberi nama apa?"


"Kupikir akan kuberi nama kota Oracle tentu aku juga akan menambahkan patung Sirius dan Marine.


Keduanya menatapku dengan pandangan bersinar.

__ADS_1


"Aku ingin dibuat menyerupai Micel yang selalu telanjang."


"Aku tidak sepenuhnya telanjang, ada awan yang menutupiku," potongnya pada pernyataan Sirius.


"Kalau aku, ingin seperti saat Aksa memberikan hukuman padaku, itu pose luar biasa."


Aku tidak ingin membuat hal seperti itu.


Untuk Athena dia hanya mengangguk setuju.


Bagaimanapun aku akan membuat patung dengan wajah asli mereka jadi itu sama sekali sesuatu yang real dan asli, jika dewi kembali ke dunia maka mereka memiliki dua dunia yang mereka kelola kecuali Nermala.


Meski begitu Nermala tetap akan menjadi dewi dominan di sana.


Yu'er yang duduk di pangkuanku tidak mengatakan apapun kecuali menikmati tehnya. Aku sudah berjanji membawanya ke dunia fana jadi setelah jamuan ini selesai aku akan segera pergi bersamanya kekaisaran Lihao untuk menjemput Xie Lien.


Kami menghabiskan waktu dengan mengobrol satu sama lain hingga akhirnya aku berpisah dengan mereka dan muncul kembali di kota yang masih dalam tahap pembangunan.


Semua orang tampak disibukan dengan hal demikian dan kulihat Noela sedang mendata orang-orang yang akan tinggal lebih dulu.


Mereka ras manusia yang berasal dari desa-desa kecil sekitar dan di belakangnya ada beberapa Succubus yang mengantri.

__ADS_1


__ADS_2