
Aku bertanya ke arah Chunhua.
"Selain dengan mandi di sini, apa seseorang bisa merasakan dengan cara berbeda?"
"Mereka biasanya memakan pil, namun sayangnya itu sesuatu yang sulit didapatkan kecuali kau masuk ke dalam Sekte."
"Jadi begitu."
"Lalu bagaimana, apa kau merasakan sesuatu di tubuhmu?" tanya Chunhua.
"Aku merasakan sesuatu yang lembut."
"Owh itu dadaku," potong Yu'er.
"Bagaimana dengan dadaku?"
"Kalian berdua menjauhlah dariku," kataku lemas.
Setelah kembali mengenakan pakaian kami mendirikan kemah tak jauh dari kolam, aku ingin mengetahui bagaimana metode Qi ini bekerja jadi aku duduk bersila dan mencoba merasakannya.
Ada perasaan hangat yang mengalir dari tubuhku tapi itu bukan berasal dari mana atau semacamnya, itu lebih seperti menggabungkan jiwa dengan segala kehidupan di sekitarku.
Awalnya aku diberikan kemampuan oleh Dewi untuk menggunakan sihir yang berasal dari pohon surga, tapi Qi memiliki konsep tersendiri di mana semua makhluk memiliki jiwa sendiri entah itu hewan ataupun tumbuhan mereka menghasilkannya sebuah kekuatan yang disebut dengan energi spiritual, saat energi spiritual menyatu dengan jiwa seseorang itu menciptakan sebuah kekuatan yang disebut sebagai Qi tergantung kecocokan tubuhmu kau bisa menggunakan berbagai kemampuan.
Seperti kemampuan elemen atau hanya sebatas penguatan tubuh.
Saat aku terus mencoba memahaminya wajah Chunhua tampak lebih terkejut dari sebelumnya, hingga aku membuka mataku untuk melihatnya.
__ADS_1
Yu'er ada di sana selagi mendesah pelan.
"Aksa kau benar-benar sangat berbakat, energi Qi apa yang kau ambil?"
"Karena aku bisa menggunakan segala sihir jadi aku mengambil yang berbeda."
"Sudah kuduga kau baru saja memasuki lapisan penguat jiwa maksimal hanya dalam waktu singkat, seseorang bahkan memerlukan waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun untuk melakukannya dan kau melakukannya beberapa menit saja."
"Apa itu aneh?"
"Tentu saja, pokoknya cepat tunjukan kemampuanmu."
Aku mengulurkan tanganku dan dari telapak tangan yang terbuka sebuah tunas tanaman muncul.
Yu'er masih tampak kagum sementara Chunhua memegangi kepalanya tak percaya.
"Kultivasi alam benar-benar sangat langka, bahkan kudengar kekuatan seperti ini bisa membuatmu menjadi pemimpin sekte dengan mudah."
"Yah nanti juga Onii-chan akan tahu sendiri," ucap Yu'er demikian.
Untuk sekarang kami akan mencoba berisitirahat dan besok harinya kembali melanjutkan untuk membantu Chunhua mengambil salah satu waria kaisar berupa pil energi atau semacamnya.
Baru saja tertidur sebentar Chunhua sudah membangunkanku.
"Aksa, kita harus pergi."
"Seseorang sedang mengejar kita?" tanyaku sebagai balasan.
__ADS_1
"Lebih tepatnya sangat banyak... mereka pasti dari sekte elang emas yang berusaha membunuhmu."
"Karena satu orang kalah mereka langsung membalas dendam."
"Mereka sekte atas pasti akan bertindak demikian, tolong bangunan Yu'er aku sudah berkali-kali mencobanya tapi dia tidak bangun."
"Itu akan buang-buang waktu aku akan menggendongnya."
Aku menggendong tubuh kecil Yu'er di depan sementara Chunhua aku memintanya untuk memelukku dari belakang.
"Lion apa yang akan kau lakukan?"
"Sudahlah, bukannya kau ingin pergi untuk mengambil warisan kaisar kita akan terbang agar lebih cepat."
"Te-terbang."
Sebelum aku menjawabnya kami sudah lebih dulu bergerak ke langit lalu melesat maju dengan kecepatan sedang.
"Uwaaahh... jadi ini namanya sihir, benar-benar luar biasa, kami baru bisa terbang saat memasuki alam dewa itu juga hanya sebagian yang bisa menembusnya."
"Begitukah."
Yu'er yang tidur membuka matanya.
"Selamat pagi Onii-chan kita saling menatap, apa Onii-chan ingin mantap-mantap denganku? Ada Chunhua juga... Onii-chan ingin melakukannya dengan tiga orang."
"Lebih baik perhatikan sekelilingmu dulu."
__ADS_1
"Kita terbang."
Dia baru menyadarinya.