
Pelelangan yang ditunggu telah tiba, di antara para pembawa acara aku bisa melihat sosok yang disebut sebagai Doris duduk di sofa dengan beberapa pengawal dan wanita.
Aku yang berdiri bersama wanita pirang dan Liz hanya menunggu momen saat satu persatu budak dipertunjukkan.
"Apa rencanamu?"
"Setiap tawaran akan kunaikan dua juta, jika mau kalian berdua bisa ikut ambil bagian dan aku yang akan membayarnya."
"Seberapa banyak uang yang kau punya sekarang."
Wanita pirang maupun Liz menunggu jawabanku yang kukatakan secara diam-diam.
"Bahkan jika aku harus membeli negara ini aku memiliki banyak uang yang tersisa."
"Kau pasti bercanda? Menikahlah denganku."
"Berhentilah menggoda Aksa, dia milikku."
"Tak apa kan."
Aku hanya bisa tersenyum ragu sebagai balasan sampai wanita yang akan dijual masuk mengikuti permintaan pembawa acara.
Yang berdiri di atas panggung adalah wanita dengan tubuh sempurna, jika harus dikatakan semuanya jelas kelas atas.
Salah satu memulai penawaran dimana semua uang yang digunakan adalah koin emas.
"Sepuluh juta."
Orang itu benar-benar tidak main-main, dia memulai penawaran dengan harga tinggi.
__ADS_1
"Jangan khawatir semua yang mengisi acara ini semuanya masih perawan, kami menjaminnya."
Aku menimpa perkataan tidak mengenakan itu.
"Sebelas juta."
"Ah, tuan di sana sebelas juta... ada yang lain."
"Dua puluh juta."
"Hey Aksa kenapa dia ngotot sekali ingin mendapatkan wanita di sana, aku tidak yakin bahwa dia hanya ingin memenuhi hasratnya saja," tanya Liz demikian.
"Wanita di depan itu memiliki sihir air yang cukup tinggi, jika bisa dibeli dia juga akan menguntungkan apabila berada dikaravan pedagang."
"Apa maksudnya?" sekarang wanita pirang yang bertanya.
"Singkatnya jika seseorang memiliki satu orang yang pandai menggunakan sihir air berapa galon yang bisa dihemat pedagang saat mereka berpergian."
Semua frofil tentang budak yang akan dilelang telah disebar luaskan dengan selembaran kertas.
"Aku pikir orang itu bisa menilai jumlah sihir maupun tipe seseorang dengan hanya melihatnya, dengan ini aku yakin semua orang yang berkumpul bukanlah orang biasa."
"Ada yang mau menawar lagi."
"Tiga puluh juta."
Perkataanku membuat semuanya tersenyap diam.
"Oi, oi, kau yakin menghabiskan uangmu untuk wanita di awal... pelelangan ini masih baru saja dimulai loh," ucap Doris dan aku membalasnya dengan santai.
__ADS_1
"Jangan khawatir, aku masih punya banyak uang jadi cepat putuskan."
"Aku akan mulai menghitung dan hasilnya tuan ini yang membelinya."
Aku mengangkat tanganku.
"Aku akan membayarnya sekarang jadi lepaskanlah semua rantai yang mengikatnya."
"Sayang sekali tuan, jika kau beli sekarang kau hanya bisa mendapatkannya nanti."
Aku bisa melihat si pria pirang yang sebelumnya kutemui tertawa lebar.
"Baiklah, silahkan lanjutkan."
Aku bertanya pada wanita pirang di sampingku.
"Apa yang mereka rencanakan?"
"Mereka akan meniduri setiap wanita yang kau beli dulu, sebelum memberikannya padamu... bagaimana pun ini bisnis ilegal mereka bisa melakukan apapun yang mereka inginkan."
"Berarti ini waktunya kau melakukan tugasmu."
"Jadi kau ingin menyuruhku apa?"
"Bawa semua budak yang ada di ruang tunggu, saat aku mendapatkan gadis elf yang diinginkan semua orang, maka itulah waktu untuk memulai."
"Baiklah, aku akan menyamar menjadi staf... akan kutunjukan pada pria itu bahwa dia telah salah menjualku."
Wanita pirang menggoda beberapa pria yang bertugas jadi panitia ke kamar. Setelahnya dia keluar dengan pakaian pria.
__ADS_1
Kemampuan menyamarnya sama seperti Naula, dia benar-benar cekatan.