
"Onii-chan memang sangat keren."
"Meskipun perkataannya sangat kasar loh."
Mengabaikan keduanya aku mengulurkan tanganku untuk menciptakan lingkaran sihir, pertama aku menggunakan Heal kemudian disusul Recovery untuk memulihkan tubuhnya sedia kala.
"Ugh, tiba-tiba saja tubuhku jadi sehat, apa barusan sihir? Mengagumkan sekali."
"Ayah sudah sehat?"
"Sehat sekali, bahkan pinggangku tidak encok lagi... terima kasih anak muda."
"Kukira racun tidak berpengaruh padamu?"
"Tidak ada hal seperti itu, hanya putriku saja yang bisa melakukannya... ia memiliki tubuh yang sedikit special."
Aku menatapnya dari bawah ke atas.
"Kyaaa, jangan melihat tubuhku... aku jadi malu."
Aku menunjukan ekpresi bermasalah. Padahal dia bisa mandi dengan pria begitu saja.
"Jadi siapa yang berani meracunimu?" aku mengubah topik.
"Pelakunya masih belum diketahui... Aku sangat berterima kasih, jika ada sesuatu yang bisa kulakukan sebagai ucapan terima kasih maka katakanlah."
Chunhua menggantikanku untuk berbicara.
__ADS_1
"Sebenarnya Aksa ingin mengikuti pertandingan sekte dari sekte teratai hitam, ia ingin bertarung mewakili sekte kita ayah."
"Tanpa sekte memang sulit untuk mengikuti pertandingan perjodohan itu."
"Terlebih saudara Hao Lian yang merekomendasikannya."
"Apa? Sangat sulit mendapatkan pengakuan anak itu.... kalau begitu kau boleh bergabung dengan sekteku."
"Ujiannya?" kataku menyela.
"Tidak usah, kau langsung diterima anak muda."
"Itu bagus Onii-chan, kita bisa menghemat waktu."
Aku mengangguk ke arah Yu'er, ini memang menghemat waktu namun aku yakin beberapa orang yang tidak setuju akan berbuat masalah nantinya.
"Akhirnya kita berduaan Onii-chan, selama ini Chunhua selalu menghalangi kita."
"Kalian selalu mengganggu saja, lagipula aku tidak mendapat keuntungan apapun setelah membawamu kemari."
"Onii-chan sangat kejam."
"Berhentilah memelukku."
"Aku yakin Nermala sangat iri sekarang fufu."
Pagi berikutnya aku berlatih mengayunkan pedang kembali sebelum akhirnya Chunhua memanggil kami untuk sarapan bersama.
__ADS_1
Seharusnya kami ikut bersama para siswa padepokan ini namun ketua sekte jelas lebih menyambut kami sebagai tamu khusus hingga makan bersama di satu meja.
"Makan yang banyak anak muda, jangan sungkan-sungkan saat berlatih tubuh memerlukan asupan yang lebih banyak dari biasanya, seperti adikmu juga."
Dia bukan adikku, terlebih bukan sungkan lagi namanya dia lebih tidak tahu malu.
"Wah Onii-chan makanan di sini sangat enak, apa ini daging berkualitas tinggi? Uumm... um."
Aku hanya menghela nafas kecil lalu mengambil makanan secukupnya, di sekte ini sedang dilakukan penyelidikan soal orang yang meracuni ketua sekte meski begitu sepertinya akan memakan waktu sampai bisa ditemukan.
Itu bukan urusanku, sampai waktunya tiba aku jelas akan meninggalkan tempat ini.
Yu'er sedang duduk biasanya selagi menikmati lolipop sebelum para pria dewasa mengerumuninya.
"Onii-chan, aku diganggu."
Apa-apaan dengan nada tak berdaya itu.
Sebelumnya aku mengatakan bahwa akan ada beberapa orang yang tidak setuju dengan pengangkatanku sebagai anggota sekte dan ternyata itu memang benar.
Sekitar 10 orang telah menangkap Yu'er untuk mencoba memprovokasi keberadaanku.
"Mentang-mentang kau direkomendasi oleh pemimpin sekte jangan sombong, kami jelas lebih unggul darimu sampai kapanpun kami tidak akan menerima keberadaanmu di sini," salah satu orang yang mengambil peran pemimpin berkata demikian.
"Yu'er tidak ada sangkut pautnya dengan semua ini, bisa kalian lepaskan dia?" kataku datar, perkataan yang kukatakan hanyalah perkataan yang disesuaikan dengan situasi saat ini.
Yu'er seorang ratu dari para dewi bahkan dibandingkan dirinya aku khawatir tentang mereka yang nantinya akan diberi hukuman ilahi atau sebagainya.
__ADS_1
Sebisa mungkin aku hanya bisa menjadikan ini hiburan baginya.