
Aku mengeluarkan ponsel di mana di sana Mai menyapaku dengan pose imut.
"Mai bisakah kau melacak berapa orang yang ada di sini?"
"Itu mudah bagiku, semuanya ada 200 orang."
Jumlah yang cukup banyak.
"Tergantung siapa yang memimpin, kurasa semua orang akan tertarik untuk tinggal di sini," ucap Yu'er mengangkat bahunya.
Jika langsung sebanyak ini maka itu hanya akan membuatku cukup kelelahan menggunakan sihir penciptaan.
"Tapi kau benar-benar memasukan Succubus ke dalam kota ini, aku bisa tahu 10 persen dari mereka bukan perawan, apa kau ingin mantap-mantap dengan mereka."
Tentu tidak.
"Jauh sebelum aku bertemu dengan Vivia tepatnya sebelum aku diusir oleh guild, aku ini lemah.... ada Succubus yang membantuku di perjalanan saat aku kelaparan, jadi aku hanya membalas hutang budi."
"Padahal kau dipanggil oleh dewi, kau sama sekali tidak menggunakan keuntungan itu."
"Dari awal aku tidak berniat bertarung, dengan ilmu pedang kukira bisa mengatasi semuanya."
"Itu jelas mustahil tanpa sihir sulit mengatasi apapun yang datang bahkan sekarang kau juga tidak mungkin bisa mengalahkan orang-orang dari Lihao tanpa energi Qi... tapi karena itulah aku akan ikut denganmu untuk membantu... lihat, ada Succubus yang datang kemari."
Aku melirik ke arah Yu'er tunjuk seperti yang dia katakan satu orang Succubus dengan gaun terusan melompat ke arahku, ia memiliki rambut pirang panjang dengan tanduk serta ekor hati, bermata lapis dengan karang kecil di bawah bibirnya.
Itu sangat menggoda saat dia dengan sengaja meletakan wajahku di dua gunung kembar miliknya.
"Lama tak bertemu Aksa, kau benar-benar menjadi orang besar."
__ADS_1
Aku berusaha melepaskan diri tapi itu sia-sia.
"Hoh, kau punya kenalan Succubus yang semok, aku mengerti sekarang."
"Tolong menjauh Melly"
Dia orang yang pernah membantuku.
"Jangan begitu... aku Succubus, aku berpengalaman dengan ini."
Dia ini tipe Onee-san jadi sulit melepaskan diri, untuk sekarang membiarkan seperti ini sesaat tidak masalah. Pada akhirnya dia juga akan melepaskanku.
"Fufu apa itu calon istri barumu Aksa? Tolong bisa ceritakan semuanya padaku."
Aura dingin menjalar di seluruh punggungku dan itu berasal dari guruku yang tiba-tiba muncul layaknya hantu.
Yu'er tersenyum jahil dan berkata.
Dia bisa-bisanya mengatakan itu di saat seperti ini.
Kecuali di kota ataupun mansion hal yang bisa membuatku santai hanya di kamarku, tanpa membiarkan semua orang masuk. Aku menciptakan pedang dengan teknik Alchemist lalu mengayunkan beberapa kali di udara.
Berat maupun bentuknya pas, dengan ini aku akan berkompetisi di tempat itu. Karena masih lama aku akan lebih dulu menyelesaikan sebagian pekerjaanku di sini.
Dua minggu berikutnya pembangunan telah mencapai setengahnya dari yang seharusnya, kini dari 12 distrik yang akan dibuat 6 Distrik telah selesai dibangun termasuk alun-alun kota yang di buat seperti sebuah altar megah dengan patung sembilan dewi yang saling menghadap satu sama lain dalam bentuk lingkaran.
Yu'er yang hanya duduk di kursi panjang selagi menikmati permen di tangannya tampak puas dengan apa yang kubuat.
"Ini benar-benar menjadi kota Oracle," ucapnya demikian.
__ADS_1
Sementara anggota partyku yang terdiri dari Liz, Naula dan Malifana mengembungkan pipinya ke arahku.
"Mereka sangat cantik, apa setiap harinya Aksa dikelilingi dewi seperti ini hingga lupa diri."
"Apa maksudmu dengan mengatakan itu?" kataku pada Liz.
"Bukan apa-apa."
"Melihat ini aku tidak mungkin bisa bersaing."
"Aku juga berfikiran sama."
Anggotaku hanya bisa mengatakan hal aneh saja.
"Setelah ini aku harus pergi kekaisaran Lihao, tolong jaga tempat ini saat aku pergi."
"Kami ditinggalkan lagi," balas Naula.
"Alasannya sangat rumit tapi selama itu aku ingin kalian juga bisa menggunakannya untuk berlatih."
Sesuai janjiku aku memberikan salinan Grimore yang cocok untuk mereka. Untuk Liz berisi sihir es yang kuat, untuk Naula sihir angin dan untuk Malifana sihir suci.
"Dengan ini kami juga akan bertambah kuat," ucap Malifana senang disusul anggukan keduanya.
Suatu hari empat binatang bencana akan menyerang, saat itu aku yakin mereka sudah siap.
"Kau sudah siap Yu'er."
"Aku sudah siap dari awal."
__ADS_1
Tujuan kami adalah sekte pedang keadilan.