Menjadi Penyihir Di Dunia Lain

Menjadi Penyihir Di Dunia Lain
Interlude I : Kerajaan Hespringer


__ADS_3

Kerajaan Hespringer adalah sebuah kerajaan berbasis kultus Dewi Athena, meski Dewi Athena telah meninggalkan dunia ini mereka masih menyembahnya sampai sekarang.


Selain keagamaannya yang terbilang ketat di sini berburu monster adalah sesuatu yang diwajibkan, berbeda di negara lain semua laki-laki atau perempuan yang telah mencapai 15 tahun harus ikut dalam pemburuan monster apapun bahkan jika diharuskan melawan naga ataupun iblis mereka harus siap menghadapinya.


Sebuah negara dimana membiarkan orang tua dan bangsawan hidup santai dengan kemewahan sementara para anak muda akan berjuang mati-matian untuk mempertaruhkan nyawa mereka.


Hal itu sesuatu yang memuakkan di mana tidak ada kebebasan untuk memilih.


Itu juga hal yang dirasakan oleh Marika Kinoko seorang yang dipanggil ke dunia ini melalui sebuah pemanggilan yang dilakukan kerajaan.


Selagi berdiri di atap rumah ia telah menyadari bahwa pasukan naga telah menerobos kotanya dengan kehancuran yang luar biasa.


Di masa lalu ini adalah tanah para naga jadi sudah sewajarnya mereka menyerang kemari, Marika berfikir untuk memberikan wilayah ini pada mereka agar kedamaian bisa diraih dengan mudah namun sayangnya itu hanya akan membuatnya menjadi penghianat yang akan diadili secara mengerikan.


Itu hanya sebuah ide buruk yang terlintas di pikirannya.


Beberapa orang telah mengetahui bahwa Fraksi naga kehancuran telah dihancurkan oleh kerajaan Elysium meski begitu tidak pernah membuat naga lainnya berhenti menyerang ke kerajaan ini.

__ADS_1


Diam-diam Marika mengutuk sosok orang yang duduk di singgasana ini yang telah membawa kesengsaraan kepada kedua belah pihak sebelum melompat ke atas bangunan hingga saling berhadapan dengan salah satu naga.


Naga itu mencipta percikan api di mulutnya.


"Tenanglah, lebih baik kalian hentikan penyerangan ini dan kembali pulang, aku sama sekali tidak ingin membunuh kalian."


"Dasar bodoh kalian yang lebih dulu memulainya, saat fraksi naga kami terbelah dua kalian memanfaatkannya dan mencuri wilayah kami.... sudah sepantasnya kalian mati."


Akibat naga yang berselisih antara fraksi kedamaian dan kehancuran telah menciptakan retakan yang dimanfaatkan pihak lain dan salah satunya adalah kerajaan Hespringer.


Marika mengetahui hal itu karena itu dia tidak tega untuk mengayunkan katananya pada mereka.


Seorang pria dengan tombak melompat di udara untuk menancapkan ujungnya yang telah dilapisi sihir, saat itu akan menusuk naga tersebut Marika menahannya dengan katana menghasilkan dentuman keras yang menyayat udara.


"Apa-apaan ini Marika?"


Keduanya melompat untuk saling berhadapan dengan pertempuran tak berarti.

__ADS_1


Naga di dekat mereka bersiap menembakan bola api namun dengan hanya jentikan tangan Marika, semua naga telah dipindahkan dengan sihir teleportasi.


"Kurasa kita tidak perlu terlibat dengan peperangan bodoh ini walaupun kerajaan membayar kita dengan harga tinggi."


"Dasar bodoh, kita sudah dipanggil ke dunia ini maka dari itu inilah tugas yang harus kita lakukan."


"Meskipun tugas ini bertentangan dengan keadilan?"


"Jangan terlalu naif Marika, kau hanya loli-baba, kau tidak bisa bersikap dewasa."


Walau tubuh Marika kecil dia sebenarnya telah berumur 18 tahun, dia mengenakan gaun berenda dengan rambut biru panjang di mana di kiri-kanannya di ikat bergaya twintail.


Sementara untuk pria di depannya dia bertubuh tinggi dan terkesan seperti pria dewasa sesungguhnya yang telah menginjak umur di atas 20an, rambut pirangnya dikuncir ekor kuda dengan plat pelindung dada yang bersinar saat terpantul cahaya matahari


"Berhentilah memanggilku loli, Sebastian."


"Kita ini bukan pahlawan, meskipun dipanggil dari dunia lain kita hanya orang yang digunakan sebagai tentara bayaran di kerajaan ini."

__ADS_1


"Aku tidak setuju dijadikan tentara bayaran."


__ADS_2