Menjadi Penyihir Di Dunia Lain

Menjadi Penyihir Di Dunia Lain
Chapter 39 : Bertemu Party Pemula


__ADS_3

Setelah memilah-milah quest yang akan kuambil berikutnya, pilihanku berakhir pada quest pemburuan.


Menurut informasi yang dituliskan, beberapa minggu ini para goblin sedang membuat wilayahnya sendiri yang sedikit jauh dari kota.


Dikatakan bahwa mereka telah membuat tiga wilayah bagi mereka, diantaranya wilayah goblin biasa, Hobgoblin serta High globin.


High goblin merupakan goblin yang jauh lebih besar dibandingkan goblin di bawahnya dan dikenal sebagai penerus dari Goblin King selanjutnya.


Walau mereka monster, aturan kematian masih berlaku bagi mereka, saat Goblin King mati maka para High goblin akan bersaing untuk mendapatkan posisi tersebut.


Alasan kenapa mereka membuat wilayah di sini kemungkinan besar mereka juga mendapatkan dampak dari peperangan yang terjadi di benua ini, antara pihak naga kehancuran, manusia dan juga iblis, jika menghitung keberadaan Oracle dari Dewa-Dewi jahat, itu menjadi empat kepungan.


Sungguh menyedihkan jika dunia ini berakhir dengan cara tragis, di dunia manapun siapa yang lebih kuat selalu bisa hidup lebih lama dibandingkan yang lemah.


Setelah membaca informasi tersebut aku memutuskan berjalan ke sana, aku bisa saja terbang hanya saja itu mungkin akan terlalu mencolok lagipula tak hanya petualang dari guild di kota Antares saja, guild lainnya pun turut ambil bagian dalam operasi ini.

__ADS_1


Dikatakan bahwa goblin itu sering menyerang desa terdekat hingga melukai penduduknya, dan dikatakan juga sudah ada lima desa yang diserang dalam waktu bersamaan.


Aku menemukan diriku berada wilayah pertama yang diisi oleh goblin biasa, tampak para petualang berkumpul untuk membuat party di sini. Mengabaikan asal di mana kau dilahirkan mereka bersatu menjadi satu.


Beberapa orang menawariku untuk bergabung dengan party mereka namun, aku menolaknya dengan sopan. Aku tidak berfikir untuk bergabung dengan siapapun hanya saja sebuah party kecil menarik perhatianku.


Party itu terdiri dari tiga wanita muda dengan job berbeda, ada yang mengambil job Pendeta, Swordman serta Archer.


Aku mendekati ketiganya saat mereka hanya duduk di antara pohon rimbun.


"Kalian bertiga yakin ingin bergabung dalam perburuan ini," kata itulah yang kulontarkan dari mulutku.


"Maafkan dia, sikapnya memang kasar tapi dia orang yang baik," selanjutnya yang mengatakan itu adalah gadis berambut pirang dengan jubah pendeta, agar memaksimalkan langkahnya bagian sampingnya terbelah sampai pinggang, dia juga menggunakan tongkat besi sebagai senjatanya.


Sementara satu lagi merupakan pemanah yang mengikat rambut keabu-abuannya dengan ekor kuda, mengenakan celana pendek serta pakaian tanpa pelindung.

__ADS_1


Dilihat darimanapun mereka pasti berasal dari desa kumuh di salah satu kerajaan di benua ini, aku sedikit bersyukur karena goblin di dunia ini tidak melakukan tindakan seksual pada wanita.


Jika benar mereka sudah habis.


Tubuh mereka sangat bagus jika kalian ingin mendengar pendapat pria sehat sepertiku.


Dibanding ingin berbuat jahat aku lebih mengkhawatirkan mereka bertiga. Pertama yang harus kulakukan adalah memperkenalkan diri.


Swordman bernama Lucia.


Pendeta bernama Claudine.


Dan terakhir Archer bernama Lauren.


Sesuai dugaanku mereka berasal dari kerajaan Animalia yang bersebelahan dengan kerajaan Elysium, namanya seperti mengarah pada kerajaan demi-human namun sejujurnya kini negara itu telah diisi oleh berbagai ras lainnya.

__ADS_1


Aku mencoba untuk menawarkan diriku bergabung dengan mereka, meski begitu mereka malah menolaknya dan lalu meninggalkanku begitu saja.


"Sulit juga," kataku selagi mendesah pelan.


__ADS_2