Menjadi Penyihir Di Dunia Lain

Menjadi Penyihir Di Dunia Lain
Chapter 346 : Sihir Pemanggilan Dan Kontrak Iblis


__ADS_3

Karena aku masih punya pekerjaan lainnya maka aku membiarkan mereka bersantai di mansion. Menyusuri jalanan utama kota aku sampai ke tengah kota di mana diisi oleh patung-patung dewi yang berbaris secara melingkar, di sekitarnya tampak-tampak murid akademi yang sedang berlatih menggunakan sihir summon, aku pikir mereka baru menginjak kelas satu. Kudengar ujian untuk kelulusan adalah dapat memanggil apapun untuk dijadikan familiar, rekan atau senjata.


Ujian seperti ini pasti Meliana yang sudah memikirkannya.


Meliana dilantik sebagai kepala sekolah di akademi di kota ini, jika untuk guruku dia masih menjadi penyihir yang menjual obat-obatan seperti biasanya.


Dengan adanya Meliana akan banyak orang-orang yang menggunakan sihir tanpa harus merapalkan sebuah mantra, ketika aku memikirkannya beberapa dari mereka yang terdiri dari perempuan dan laki-laki mengerumuniku yang sedang bersantai.


Mereka semua menatapku dengan mata penuh harapan.


"Apa yang kalian inginkan?"


"Tuan Aksa adalah penyihir hebat, bolehkah kami mendapatkan sedikit pelatihan darimu," ucap salah satu siswi disusul satu siswa.


"Tolong ajari kami."


"Aku tidak keberatan, tapi sihir pemanggil apa yang kalian ingin aku ajari?"


"Aku ingin bisa memanggil familiar hewan."


Itu mungkin seperti Neko.


"Aku ingin roh dan kemudian menjadikannya sebagai zirah dalam bertarung."


Seperti apa yang digunakan oleh para kesatria.

__ADS_1


"Aku juga."


"Meski kalian bisa memanggil mereka, kalian tidak bisa menggunakan mereka sebagai alat."


"Kami mengerti."


"Oh benar, apa diantara kalian ingin mengikat kontrak dengan iblis."


Mendengar itu semua orang tampak berjalan mundur.


"Dalam bertarung kontrak seperti apapun tidak masalah bukan."


"Meski tuan Aksa bilang begitu, kami tidak mungkin bisa mengendalikan iblis bahkan iblis yang berada di dunia ini juga sangatlah menakutkan."


"Benar juga, akan kutunjukan sebagai referensi."


Di saat orang-orang hanya diam memperhatikan.


Aku melukai tanganku dan setetes darah jatuh ke lingkaran sihir tersebut hingga dalam sekejap lingkaran itu bersinar terang seperti menembakan cahaya merah ke langit, bersamaan itu kelopak mawar merah berhamburan ke segala arah dan dari tengah lingkaran itu muncul sosok wanita berdada besar dengan rambut merah panjang mengenakan pakaian minim dengan dua tanduk serta sayap di punggungnya.


Sayapnya menghilang saat kakinya menginjak lantai batu.


Ada ekor berujung hati di belakangnya yang bergerak ke kiri ke kanan, dia tersenyum lebar dengan bibirnya yang tipis dia menunduk sedikit rendah padaku.


"Namaku Berlina, saya bersumpah setia pada tuan yang memanggilku."

__ADS_1


Dia tersenyum manis tapi layaknya iblis sesungguhnya hingga semua siswa akademi mundur menjaga jarak.


"Hoyah, kenapa mereka semua mundur, apa aku mengatakan hal salah, tuan?"


"Mereka hanya tidak biasa melihat iblis secantik dirimu."


"Eh, benarkah... aku sangat terharu."


Aku beralih ke arah mereka.


"Apa ada yang ingin mencobanya, para wanita iblis memiliki dada besar para pria mungkin akan menyukainya."


"Tidak, kami ingin yang biasa saja."


"Baiklah jika kalian ingin seperti itu."


Aku harap mungkin jika mereka sering melihat iblis seperti ini, mereka akan sedikit terbiasa, kurasa perlu waktu juga.


"Berlina kau bisa pergi sekarang."


"Eh, kejam... aku ingin terus berada di dunia manusia, di sini terasa mengagumkan."


Aku menghela nafas panjang, kemudian mulai membantu mereka untuk membuat lingkaran sihir yang mereka inginkan. Para perempuan cenderung ingin mendapat familiar hewan yang imut dan para laki-laki lebih ke arah roh pertarungan, seperti Dark Knight atau sebagainya.


Ketika mereka bisa melakukannya mereka mengucapkan terima kasih lalu pergi dengan senang tapi tidak semuanya, ada satu pria kecil yang masih berdiri di depanku

__ADS_1


Berlina yang masih memperhatikan, memelukku dari belakang lalu melilitkan tangannya di leherku selagi tersenyum lebar.


"Sepertinya ada yang ingin membuat kontrak dengan iblis, pasti dia sangat putus asa."


__ADS_2