Pendekar Pedang Iblis 2

Pendekar Pedang Iblis 2
Ch. 103 - Elemen Kegelapan


__ADS_3

"Kurasa hal ini perlu kita bicarakan, tapi lebih dulu sebaiknya kita menyelamatkan Ye Long. Aku khawatir dia tidak bisa bertahan dengan loncatan petir tadi."


Xin Chen mengangguk setengah bingung, masih banyak pertanyaan melintas di kepalanya. Semua penjelasan Rubah Petir tadi masih sulit diterima. Apa itu Roh Elemen, Roh Dewa Petir dan semua Siluman Penguasa Bumi yang dia katakan tadi. Rubah Petir belum menjelaskan apapun sama sekali.


Rubah Petir menyingkirkan tumpukan reruntuhan kayu dan berhasil menemukan Ye Long tertimbun di dalamnya, dia memeriksa tubuh naga itu. Diam membatu seperti patung.


Tampaknya loncatan petir yang begitu tinggi tadi berdampak sangat besar terhadap tubuh naga tersebut, dalam situasi ini Rubah Petir sempat mengatakan keadaan Ye Long mungkin saja tidak tertolong.


Apalagi sebagai siluman Ye Long masih bisa dikatakan muda, dia belum memiliki kemampuan untuk berbicara dan hanya sebatas bisa mengerti apanya yang dibicarakan oleh Xin Chen dan Rubah Petir.


"Ye Long? Kau bisa mendengar ku?" tanya Xin Chen khawatir. Dia menggerakkan tangannya di depan Ye Long agar naga itu sadar tapi tetap tidak mendapatkan respon sedikit pun.


"Naga ini, jika dia cukup kuat mungkin tubuhnya bisa kembali pulih besok pagi. Jika sampai besok dia tetap tak bisa kembali, itu artinya memang dia sudah mati."


"Dia takkan mati semudah itu, Guru Rubah."


"Kau menyandingkan kekuatan naga kecil seperti ini dengan kekuatan Roh Elemen si Dewa Petir?"


Xin Chen tak bisa membantah lebih jauh lagi, mendengar Rubah Petir menyebutkan nama Dewa Petir dengan begitu hormatnya pasti roh tersebut amat berharga baginya.


Sepengetahuan Xin Chen sejarah mengenai Siluman Penguasa Bumi sendiri hanya dianggap sebagai legenda lama yang kini telah dia lihat dengan mata kepalanya sendiri. Dari sekian banyak kisah belum ada yang menceritakan tentang asal usul lahirnya kekuatan Siluman Penguasa Bumi. Dari penjelasan Rubah Petir tadi Xin Chen mendapatkan satu kesimpulan besar bahwa kekuatan Siluman Penguasa Bumi bukanlah sebuah kebetulan melainkan pemberian dari Roh Elemen yang masih misterius.


Mata Xin Chen berkedip tiga kali ketika menyadari Ye Long telah menghilang dari hadapannya. Dia mencari ke sekitar heran.


"Tu-tunggu..."


"Kalau kau mencari Ye Long dia sudah ku pindahkan di dimensi ruangku."

__ADS_1


"Kau memiliki hal seperti itu juga? Seperti... Cincin ruang?"


"Hampir sama tapi bedanya dimensi ku bisa menyimpan apapun dalam jumlah tak terbatas."


"Kau menyimpan apa saja di dalamnya?" Xin Chen refleks bertanya. Selama ini dia menggunakan cincin ruang untuk menyembunyikan harta, pil-pil berharga, kitab dan pusaka di dalamnya. Jika dijual saja harganya sudah selangit. Kalau Rubah Petir menggunakan dimensi ruang itu sama sepertinya kemungkinan besar Rubah itu menyimpan banyak harta karun serta pusaka tingkat tinggi di dalamnya.


"Singkirkan saja pemikiranmu itu, dimensi ruang ku bukan gudang harta seperti yang kau pikirkan."


"Hahahaha kau selalu tahu apa yang kupikirkan, tolong jaga Ye Long dengan baik. Omong-omong apa ada cara untuk membantunya pulih? Lagipula ini semua salahku, seandainya aku tak memancing kekuatan petir tadi mungkin Ye Long masih bisa duduk tenang di sini."


"Memang salahmu. Aku tak menyuruhmu mengalirkan semua kekuatan seperti itu hingga mengganggu energi petir yang memang terkumpul di atas sana."


Xin Chen hanya bisa mendengus. Seharusnya dia sadar bahwa energi alam memang tak bisa dia kendalikan sama seperti Rubah Petir yang nyatanya adalah Siluman Penguasa Bumi. Dia memiliki kelebihan mengendalikan elemen petir sedangkan dirinya tidak.


"Tentang yang kau katakan tadi, memangnya Roh Dewa Petir benar-benar ada? Dan Roh Elemen juga, aku masih belum mengerti dengan itu semua."


Sambil mengatakannya dia mengajak Xin Chen untuk duduk di bawah pohon.


Xin Chen setengah mengumpat saat kakinya melewati genangan air, dia terperanjat kaget ketika aliran listrik ternyata telah mengalir dalam air-air tersebut. Jelas-jelas genangan air petir itu berbahaya jika dilewati orang lain. Entah hal ini akan menimbulkan masalah bagi mereka yang melewati tempat ini.


Sementara Rubah Petir menarik napas kecil sebelum mengatakan sesuatu pada Xin Chen, "Aku tahu kau tidak mau mendengar kisah panjangnya, lebih singkatnya Roh Elemen Air, Api, Angin dan Tanah memberikan kekuatan spesial terhadap Sepuluh siluman terpilih. Dan untuk memastikan kami tetap bertahan hidup lama mereka memberikan kekuatan tanpa banding. Dengan tujuan tidak terjadi lagi pertarungan antar Roh Elemen dan mereka mengandalkan kekuatan sepuluh siluman ini agar jiwa mereka tetap ada di dunia."


"Dalam artian lain jika salah satu dari Sepuluh Siluman terkuat ini mati maka akan digantikan dengan yang lain?"


Kepala Rubah menggeleng kecil, "Mencarinya tidak semudah itu Xin Chen, tidak semua siluman memiliki kekuatan yang cukup hebat untuk mendapatkannya."


Rubah Petir menjelaskan bahwa penguasaan elemen tak selamanya berjalan lancar. Beberapa siluman takkan mampu bertahan dengan kekuatan besar seperti yang dia miliki saat ini dan mati sia-sia walaupun usia mereka sudah menginjak ratusan ribu tahun.

__ADS_1


"Empat Roh Elemen memberikan sepuluh kekuatan itu kepada Sepuluh Siluman Penguasa Bumi. Singkatnya begitu, bukan?"


"Nah, kau cepat mengerti." Rubah menambahkan, "Berapa banyak Siluman Penguasa Bumi yang kau tahu?"


"Hah? Kau menanyakannya padaku? Hei yang benar saja. Aku ini manusia. Kecuali aku sebangsa dengan kalian baru bisa ku jawab–aduh duh! Ampun!" Xin Chen mencoba menyingkirkan capitan tangan Rubah Petir dari telinganya. Terasa seperti terbakar oleh petir.


"Aku serius berbicara. Kalau memang tidak bisa menjawab cukup jawab tidak."


"Ya... Ya! Yang aku tahu Rubah Petir, Naga Es dan Naga Air. Hanya itu saja. Tiga siluman kuat, aku sudah bertemu dengan salah satunya."


Ekspresi Rubah Petir seolah tak peduli lagi dengan apa yang dikatakan Xin Chen, dia hanya ingin menyelesaikan penjelasannya tadi. "Selama ini yang kau tahu hanya Sepuluh Siluman Penguasa Bumi terkuat, bukan? Masih ada satu siluman elemen lain yang berada di luar kesepuluh kekuatan tersebut. Yaitu Elemen Kegelapan."


"Elemen Kegelapan?" ulang Xin Chen mulai menampakan wajah seriusnya, "Jangan katakan itu yang akan menjadi musuh kita?"


"Memang dia musuhmu dan manusia yang berusaha mengendalikannya adalah musuhmu yang sebenarnya. Kukatakan saja, dalam Kitab Terlarang terdapat satu jurus untuk mengendalikan Siluman terkuat. Jika lembaran itu jatuh ke tangan yang salah dan mereka menemukan di mana siluman pemilik Elemen Kegelapan berada..."


Xin Chen mulai mengerti sampai di sini. Melihat Rubah Petir yang sangat kuat saja masih mengkhawatirkan ini semua jelas musuh mereka sangatlah kuat.


"Dan satu hal lagi yang perlu kau tahu, Naga Es memiliki kekuatan 'mencuri' kemampuan siluman lain. Jika kekuatannya diambil dan diberikan pada sang Siluman Kegelapan itu, dan pada akhirnya dia membunuh Sepuluh Siluman Penguasa Bumi terkuat. Aku sendiri bahkan belum tentu bisa menghentikannya."


Kini Xin Chen mengerti maksud pembicaraan Rubah Petir sejak awal kali mereka bertemu. Bukan hanya Rubah Petir, bahkan Ayahnya pun belum tentu bisa menghentikan Siluman Elemen Kegelapan tersebut.


****


seandainya waktu author seluang dulu mgkin bisa up 3-4 chap sehari, sayangnya...(╥﹏╥) seharian aja ampe lupa udh makan apa belom


maap curhat dikit wkwkkw, author jg gk tau kpn bisa up 2x sehari kyk dulu tpi diusahain novel ini akan dilanjutkan sampai tamat🙏

__ADS_1


trims~`


__ADS_2